Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock

Daftar Repository

8825 dokumen ditemukan

Reset
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Persalinan Preterm di RSUP Dr M Djamil Padang Tahun 2023

Nurul Amalina, Shanty Dewitri Hakim · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Persalinan preterm merupakan salah satu penyumbang terbesar pada kematian perinatal dan kesakitan neonatus. Di RSUP DR M Djamil Padang terdapat 390 kasus persalinan preterm dari 569 persalinan tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi persalinan preterm di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jenis penelitian survei analitik dengan desain Case Control,. Dilakukan pada bulan Januari 2024 sampai Juni 2024 dengan memperoleh catatan medikal record dengan sampel sebanyak 644 orang. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok, 322 orang kelompok kontrol dan 322 orang kelompok kasus. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian 186 orang (28,9%) mengalami pre eklampsia, sedangkan 458 orang (71,1%) tidak. 108 orang (16,8%) pendarahan antepartum, sedangkan 536 orang (83,2%) lainnya tidak. 69 orang (10,7%) mengalami KPD sedangkan 575 orang (89,3%) lainnya tidak. Hasil analisis bivariat menggunakan Chi-square didapatkan p-value 0,000 untuk hubungan antara pre eklampsia berat dengan persalinan preterm, p-value 0,035 untuk hubungan antara pendarahan antepartum dengan persalinan preterm, dan 0,000 untuk hubungan antara ketuban pecah dini dengan persalinan preterm. Dapat disimpulkan ada hubungan pre eklampsia berat, pendarahan antepartum dan ketuban pecah dini dengan persalinan preterm dengan nilai p-value < 0,05. Disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan dan dokter, untuk meningkatkan skrining dan pemantauan terhadap ibu hamil dengan faktor risiko seperti hipertensi dalam kehamilan, ketuban pecah dini, dan perdarahan ante partum. Diperlukan edukasi berkelanjutan kepada ibu hamil terkait tanda bahaya kehamilan dan pentingnya pemeriksaan antenatal secara rutin guna menurunkan angka kejadian persalinan preterm. Abstract (EN): Preterm birth is one of the largest contributors to perinatal mortality and neonatal morbidity. At Dr. M. Djamil General Hospital, Padang, there were 390 cases of preterm birth out of 569 deliveries in 2022. This study aims to determine the factors influencing preterm birth at Dr. M. Djamil General Hospital, Padang. This study used an analytical survey with a case-control design. It was conducted from January 2024 to June 2024. Medical records were obtained from a sample of 644 patients. The sample was divided into two groups: 322 controls and 322 cases. Data analysis included univariate and bivariate analyses using the Chi-square test. The results showed that 186 (28.9%) women had preeclampsia, while 458 (71.1%) women did not. 108 (16.8%) women had antepartum hemorrhage. Meanwhile, 536 (83.2%) women did not. Sixty-nine (10.7%) women experienced PROM, while 575 (89.3%) women did not. Bivariate analysis using Chi-square analysis yielded a p-value of 0.000 for the association between severe preeclampsia and preterm delivery, a p-value of 0.035 for the association between antepartum hemorrhage and preterm delivery, and a p-value of 0.000 for the association between premature rupture of membranes and preterm delivery. It can be concluded that there is a relationship between severe preeclampsia, antepartum hemorrhage, and premature rupture of membranes and preterm delivery, with a p- value

Skripsi 2025
Detail
Pengaruh Mengkonsumsi Minuman Buah Bit (...
Pengaruh Mengkonsumsi Minuman Buah Bit (Beta Vulgaris) terhadap Kenaikan Kadar Hb Pada Ibu Hamil di Wilayah RSU Permata Hati Bungo Tahun 2024

Ainal Mardiah, Selvy Nabilla Harizta · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Anemia mengacu pada konsentrasi hemoglobin dibawah batas normal. Diprovinsi jambi tahun 2023, jumlah penderita anemia pada ibu hamil sebssar 60,45%, sementara di Muaro Bungo tercatat prevalensi anemia pada ibu hamil 67%. Berdasarkan survey awal yang peneliti lakukan di Hasil studi pendahuluan yang dilakukan di RSU Permata Hati Bungo jumlah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) rutin di bulan Oktober 2024 sebanyak 60 orang, terdiri dari ibu hamil trimester I 9 orang. Trimester II ada 20 orang, sedangkan untuk TrimesterIII 31 orang. Dari hasil wawancara kususnya ibu hamil Trimester III 10. Penelitian ini bertujuan untuk mengketahui Pengaruh Mengkonsumsi Minuman Buah Bit (Beta Vulgaris) terhadap Kenaikan Kadar Hb Pada Ibu Hamil di RSU Permata Hati Bungo Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen yang bersifat one group pretest-postest untuk melihat Pengaruh Mengkonsumsi Minuman Jus Buah Bit (Beta Vulgaris) terhadap Kenaikan Kadar Hb Pada Ibu Hamil.Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2024 sampai bulan Januari 2025 di Rumah Sakit Permata Hati. Populasi penelitian ini adalah seluruh kunjungan ibu hamil bulan Oktober di RSU Permata Hati Bungo sebanyak 60 orang. Sampel penelitian ini 30 orang ibu hamil yang mengalami penurunan Hb. Data yang dikumpulkan merupakan data primer diambil langsung dari responden dengan cara pengisian Lembar Observasi. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh Mengkonsumsi Minuman Jus Buah Bit (Beta Vulgaris) terhadap kenaikan Kadar Hb pada Ibu Hamil yang signifikan terhadap kaar Hb sebelum dan setelah diberikan minuman jus Buah Bit (Beta Vulgaris), Nilai rata-rata sebelum 96,61 dan sesudah diberikan Minuman Jus Buah Biit secara rata-rata 110,26. Hasil uji normalitas didapatkan hasil p value =0,03 atau p value Abstract (EN): Anemia refers to the number and size of red blood cells (erythrocytes) or hemoglobin concentration below normal limits. In Jambi province in 2023, the number of anemia sufferers in pregnant women was 60.45%, while in Muaro Bungo the prevalence of anemia in pregnant women was recorded at 67%. Based on the initial survey conducted by the researcher in the results of the preliminary study conducted at Permata Hati Bungo Hospital, the number of pregnant women who underwent routine Antenatal Care (ANC) checks in October 2024 was 60 people, consisting of 9 pregnant women in the first trimester. There were 20 people in the second trimester, while 31 people in the third trimester. From the results of the interview, there were 10 pregnant women in the third trimester. This study aims to determine the Effect of Consuming Beetroot Drinks (Beta Vulgaris) on the Increase in Hb Levels in Pregnant Women at Permata Hati Bungo Hospital in 2024. This research method uses a quasi-experimental design with a one group pretest- posttest nature to see the Effect of Consuming Beetroot Juice Drinks (Beta Vulgaris) on the Increase in Hb Levels in Pregnant Women. The study was conducted from October to December 2024 at Permata Hati Hospital. The population of this study was all visits by pregnant women in October at Permata Hati Bungo Hospital, totaling 60 people. The sample of this study was 30 pregnant women who experienced a decrease in Hb. The data collection collected was primary data taken directly from the source or respondents by filling out the Observation Sheet. The results of the study showed that there was an effect of Consuming Beetroot Juice Drinks (Beta Vulgaris) on the increase in Hb Levels in Pregnant Women which was significant against the Hb levels before and after being given Beetroot Juice Drinks (Beta Vulgaris), namely before being given health education the average value was 96,61 and after being given health education on average 110,26. The results of the normality test obtained a p value = 0.03 or p value

Skripsi 2025
Detail
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan...
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Cakupan Asi Ekslusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Limau Di Kabupaten Dharmasraya Tahun 2024

VIsti Delvina, Seftria Utama · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Air Susu Ibu adalah makanan pertama dan terbaik bagi seorang bayi baru lahir. World Health Organization (WHO) telah merekomendasikan pemberian ASI Ekslusif sampai bayi berusia 6 bulan. Data WHO menunjukkan ASI ekslusif sebanyak 67,96% pada tahun 2023, di Indonesia memiliki persentase sebanyak 79-97%, data dari Riskesdas 12% ASI ekslusif, di Sumatera Barat sebanyak 75,84% ASI ekslusif. Target capaian ASI ekslusif di Puskesmas Sungai Limau sebanyak 80%. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Cakupan ASI Ekslusif Di Puskesamas Sungai Limau Kabupaten Dharmasraya Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitaif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 137 ibu menyusui. Teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 137 responden. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai p-value (0.004) < α (0.05), ada hubungan pengetahuan dengan cakupan ASI Ekslusif. Diperoleh nilai p-value (0.140) > α (0.05), tidak ada hubungan jarak kehamilan dengan cakupan ASI Ekslusif. Diperoleh nilai p-value (0.462) > α (0.05), tidak ada hubungan sikap dengan cakupan ASI Ekslusif. diperoleh nilai p-value (137) > α (0.05), tidak ada hubungan Dukungan Keluarga dengan cakupan ASI Ekslusif. Diperoleh nilai p- value (0.200) > α (0.05), tidak ada hubungan teknik menyusui dengan cakupan ASI Ekslusif. Dapat disimpulkan bahwa hanya pengetahuan yang mempengaruhi cakupan ASI ekslusif, sedangkan untuk jarkak kehamilan, sikap, dukungan keluarga, dan teknik menyusui tidak mempengaruhi cakupan ASI ekslusif. Disarankan untuk memperluas cakupan studi ASI eksklusif dengan mempertimbangkan faktor budaya, psikologis, dan sosial ekonomi yang memengaruhi keberhasilannya. Masyarakat perlu meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya ASI eksklusif melalui edukasi berbasis komunitas. Abstract (EN): Breast milk is the first and best food for a newborn baby. The World Health Organization (WHO) has recommended exclusive breastfeeding until the baby is 6 months old. WHO data shows that exclusive breastfeeding is 67.96% in 2023, in Indonesia it has a percentage of 79-97%, data from Riskesdas 12% exclusive breastfeeding, in West Sumatra as much as 75.84% exclusive breastfeeding. The target of exclusive breastfeeding achievement at Sungai Limau Health Center is 80%. This study aims to examine the Factors Related to Exclusive Breastfeeding Coverage at Sungai Limau Health Center, Dharmasraya Regency in 2024. This study uses a quantitative method with a cross-sectional design. The population of this study was 137 breastfeeding mothers. The total sampling technique was 137 respondents. Based on the results of the study, the p-value (0.004) α (0.05) was obtained, there is no relationship between pregnancy spacing and exclusive breastfeeding coverage. The p-value (0.462)> α (0.05) was obtained, there is no relationship between attitudes and exclusive breastfeeding coverage. The p-value (137)> α (0.05) was obtained, there is no relationship between Family Support and exclusive breastfeeding coverage. The p-value (0.200)> α (0.05) was obtained, there was no relationship between breastfeeding techniques and the coverage of exclusive breastfeeding. It can be concluded that only knowledge affects the coverage of exclusive breastfeeding, while for pregnancy spacing, attitudes, family support, and breastfeeding techniques do not affect the coverage of exclusive breastfeeding. It is recommended to expand the scope of exclusive breastfeeding studies by considering cultural, psychological, and socio-economic factors that influence its success. The community needs to increase understanding and awareness of the importance of exclusive breastfeeding through community-based education.

Skripsi 2025
Detail
Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Media...
Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Media Booklet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024

Nina Fitri, Saza Lina · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Dinas Kesehatan Sumatera Barat tahun 2023 di Kabupaten Pasaman Barat didapatkan 979 Ibu hamil KEK. Data dari Puskesmas Lembah Binuang Tahun 2023 415 ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK), dan data dari Puskesmas Sukamenanti terdapat sejumlah 313 ibu hamil mengalami KEK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh edukasi kesehatan dengan media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil KEK di Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian menggunakan desain quasi-experiment (pre-test dan post-test two group study), populasi seluruh ibu hamil KEK, dengan 32 ibu hamil KEK sebagai sampel. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli - Desember 2024. Pengambilan sampel dengan teknik Probability Sampling dengan metode Total Sampling. Analisis data dilakukan dengan Bivariat dan Univariat. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan ibu hamil tentang KEK sebelum edukasi adalah 42,97 (SD 14,966) dengan rentang skor 20- 75 yang mana tingginya kejadian KEK disebabkan karena rendahnya pengetahuan, dan meningkat menjadi 86,56 (SD 8,747) dengan rentang skor 70- 100 setelah diberikan edukasi kesehatan. Rata-rata tingkat sikap ibu hamil sebelum edukasi adalah 48,66 (SD 9,757) dengan rentang skor 31-77, meningkat menjadi 56,13 (SD 9,938) dengan rentang skor 40-85 setelah edukasi. Hasil analisis bivariat menunjukkan, edukasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan (p = 0,000) dan sikap (p = 0,000) ibu hamil tentang KEK. Dapat disimpulkan bahwa Edukasi melalui media booklet memiliki pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang KEK. Sehingga, edukasi kesehatan melalui media Booklet dapat dipergunakan dan disebarkan melalui fasilitas pelayanan kesehatan seperti, puskesmas, rumah sakit, dan posyandu untuk dipergunakan sebagai media informasi.

Skripsi 2025
Detail
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Ce...
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Cegah Stunting (Cesting) Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Silago Tahun 2024.

Resty Noflidaputri, Zulni Zarfina · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Masalah kurang gizi dan stunting merupakan dua masalah yang saling berhubungan. Kejadian balita pendek atau stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita didunia saat ini. Data (World Health Organization, 2022) menunjukkan 5,7% balita di dunia mengalami gizi lebih, 6,7% mengalami gizi kurang dan gizi buruk, serta 22,2% atau 149,2 juta menderita stunting (malnutrisi kronik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui cegah stunting (cesting) terhadap pengetahuan dan sikap ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Silago Tahun 2024. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen research dan desain penelitian ini adalah pra eksperiment pre test dan post test menggunakan rancangan one group pre test post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita stunting, sebanyak 160 orang, diperoleh sampel sebanyak 47 responden, cara pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah teknik purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan rata-rata pengetahuan ibu balita stunting pretest yaitu sebanyak 8.72 dan rata-rata posttest yaitu sebanyak 12.19 dengan hasil P Value = 0.000 < 0,05, menunjukan bahwa pengetahuan ibu balita stunting terdapat peningkatan. Hasil penelitian didapatkan rata-rata sikap ibu balita stunting pretest yaitu rata-rata sebanyak 34.00 dan rata-rata posttest yaitu rata-rata sebanyak 38.62 dengan hasil P Value = 0.000 < 0,05, menunjukan bahwa sikap ibu balita stunting terdapat peningkatan. Berdasarkan hasil diatas disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap ibu. Diharapkan penelitian ini mampu menambah referensi baru bagi ibu balita dalam peningkatan pengetahuan dan sikap sehingga stunting dapat di cegah. Disarankan bagi puskesmas untuk memberikan pendidikan kesehatan berupa penyuluhan atau semacamnya sehingga bisa meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita. Abstract (EN): Malnutrition and stunting are two interrelated problems. The incidence of stunting is one of the nutritional problems experienced by toddlers in the world today. Data (World Health Organization, 2022) shows 5.7% of toddlers in the world are overnourished, 6.7% are undernourished and malnourished, and 22.2% or 149.2 million suffer from stunting (chronic malnutrition). The purpose of this study was to determine the effect of health education through preventing stunting (cesting) on the knowledge and attitudes of mothers in the Silago Health Center Working Area in 2024. This type of research is experimental research and This research design is a pre-experiment pre test and post test using the one group pre test post test design. Population in this study were all mothers of stunted toddlers, totaling 160 people, obtained a sample of 47 people. people, obtained a sample of 47 respondents, the sampling method used by researchers is purposive sampling technique. The results showed that the average knowledge of mothers of knowledge of mothers of stunting toddlers pretest was 8.72 and the average posttest was as much as 12.19 with the results of P Value = 0.000

Skripsi 2025
Detail
Faktor yang Berhubungan dengan Status Gi...
Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Tarok Kabupaten Agam Tahun 2024

Sari Ida Miharti, Sartika · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Capaian pemberian ASI Eksklusif di Provinsi Sumatra Barat di tahun 2023 adalah sebesar 81,6 dan angka ini berapa pada urutan 10 terendah secara nasional. Begitu juga di Puskesmas Padang Tarok yang mana pada tahun 2023 capaian ASI Eksklusif adalah 66,7% dan angka berapa pada urutan 3 terendah di Kabupaten Agam. Salah satu permasalahan permberian ASI eksklusif adalah ketidaklancaran produksi ASI yang salah satu penyebabnya adalah masalah gizi kurang pada ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan status gizi pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Padang Tarok tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini telah dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Padang Tarok pada bulan November 2024 dengan sampel sebanyak 69 ibu menyusui yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuisioner dan observasi IMT. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,1% responden berpengetahuan tinggi, 56,5% budaya pantang makanan negatif, 52,2% pola makan tidak seimbang dan 56,5% status gizi baik. Terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0,001), budaya pantang makanan (p = 0,026, OR = 3,559) dan pola makan (p = 0,004, OR = 4,911) dengan status gizi ibu menyusui. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan tentang nutrisi, budaya pantang makanan dan pola makan dengan status gizi ibu menyusui di Puskesmas Padang Tarok. Diharapkan kepada semua pihak terutama pihak petugas kesehatan untuk dapat lebih meningkatkan edukasi tentang jenis makanan bernutrisi dan makanan yang harus dihindari selama masa menyusui agar faktor budaya tidak mempengaruhi ibu untuk menerapkan pola makan yang tidak tepat.

Skripsi 2025
Detail
Pengaruh Woolwich Massage Terhadap Produ...
Pengaruh Woolwich Massage Terhadap Produksi Asi pada Ibu Post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Magek Kabupaten Agam Tahun 2024.

Vitria Komala Sari, Zamratul Khairiah · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Salah satu masalah pada saat menyusui yaitu produksi ASI yang kurang sehingga mempengaruhi pemberian ASI Ekslusif. Berdasarkan laporan dinas Kabupaten Agam pada tahun 2021 capaian pemberian ASI Ekslusif di Kabupaten Agam yaitu 69,68%, pada tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 69,11% dan pada tahun 2023 masih kembali mengalami penurunan menjadi 68,57%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh woolwich massage terhadap Produksi ASI pada ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Magek Kabupaten Agam Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain penelitian pretest and post test one group design. Pengumpulan data telah dilakukan pada bulan Oktober - November 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post partum pada bulan November di Wilayah Kerja Puskesmas Magek yang berjumlah 46 orang dan jumlah sampel 32 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive Sampling. Data dianalisis secara univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji t test paired. Hasil penelitian didapatkan rata-rata produksi ASI sebelum intervensi adalah 360,0 ml dan sesudah interevensi adalah 429,53 ml. Hasil uji statistik terdapat pengaruh woolwich massage terhadap Produksi ASI pada ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Magek Kabupaten Agam Tahun 2024 dengan nilai p value=0,000. Kesimpulan terdapat pengaruh woolwich massage terhadap Produksi ASI pada ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Magek Kabupaten Agam Tahun 2024. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk menganjurkan ibu menyusui melakukan woolwich massage untuk membantu meningkatkan produksi ASI. Abstract (EN): One of the problems during breastfeeding is insufficient breast milk production, which affects the provision of exclusive breastfeeding. According to the Agam Regency Health Office report, the achievement rate of exclusive breastfeeding in Agam Regency was 69.68% in 2021, decreased to 69.11% in 2022, and further declined to 68.57% in 2023. This study aims to determine the effect of Woolwich massage on breast milk production in postpartum mothers in the working area of Puskesmas Magek, Agam Regency, in 2024. This research is an experimental study using a pretest and posttest one-group design. Data collection was conducted from October to November 2024. The population in this study comprised all postpartum mothers in November in the working area of Puskesmas Magek, totaling 46 individuals, with a sample size of 32 participants selected through purposive sampling. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with a paired t-test. The results showed that the average breast milk production before the intervention was 360.0 ml, while after the intervention, it increased to 429.53 ml. Statistical tests revealed a significant effect of Woolwich massage on breast milk production in postpartum mothers in the working area of Puskesmas Magek, Agam Regency, in 2024, with a p-value of 0.000. In conclusion, Woolwich massage positively affects breast milk production in postpartum mothers in the working area of Puskesmas Magek, Agam Regency, in 2024. It is recommended that healthcare providers encourage breastfeeding mothers to perform Woolwich massage to help increase breast milk production.

Skripsi 2025
Detail
Faktor yang mempengaruhi Kejadian Kurang...
Faktor yang mempengaruhi Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil di Puskesmas Maek Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2024

Vitria Meilinda, Sari Hidayani · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Kurang Energi Kronis (KEK) masih menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Prevalensi KEK di Kabupaten Lima Puluh Kota meningkat dalam tiga tahun terakhir dan Puskesmas Maek merupakan Puskesmas yang tertinggi dengan angka 21,9%. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian KEK pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Maek Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2024. Jenis Penelitian ini adalah Deskriptif analitik dengan desain crossectional. Populasi semua ibu hamil yang ada di Puskesmas Maek pada bulan September yaitu 112 orang. Teknik pengambilan sampel Proporsional sampling yaitu 88 ibu hamil dengan menggunakan kuesioner. Analisa penelitian dilakukan dengan Analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh 27,3% ibu hamil KEK. 84,1% ibu berstatus gizi normal. 62,5% ibu berpengetahuan tinggi. 52,3% ibu merasakan akses sarana/faskes yang baik. 81,8% ibu merasakan kurangnya dukungan tenaga kesehatan. 52,3% ibu memiliki status ekonomi rendah. Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan Status gizi (p=0,000), Akses sarana/fasilitas kesehatan (p=0,002) dan dukungan petugas kesehatan (p=0,000) terhadap kejadian KEK pada ibu hamil. Dan tidak ada hubungan antara pengetahuan (p=0,013) dan status ekonomi (p=0,486) terhadap kejadian KEK pada Ibu hamil. Disimpulkan bahwa Faktor yang berpengaruh terhadap kejadian KEK pada Ibu hamil di Puskesmas Maek yaitu Status Gizi, Dukungan Petugas dan Akses Sarana/Faskes. Diharapkan Petugas Kesehatan memberikan edukasi dan deteksi dini tentang KEK dan bekerjasama untuk pengadaan akses sarana/faskes di wilayah Puskesmas Maek. Abstract (EN): Chronic Energy Deficiency (KEK) is still one of the causes of high maternal and infant mortality rates in Indonesia. The prevalence of SEZ in Limapuluh Kota Regency has increased in the last three years and the Maek Community Health Center is the highest Community Health Center with a figure of 21.9%. Many factors influence the incidence of CED in pregnant women. This study aims to determine the factors that influence the incidence of CED in pregnant women at the Maek Community Health Center, Limapuluh Kota Regency in 2024. This type of research is analytical descriptive with a cross- sectional design. The population of all pregnant women at the Maek Health Center in September was 112 people. Sampling technique: Proportional sampling, namely 88 pregnant women using a questionnaire. Research analysis was carried out using univariate and bivariate analysis. The research results showed that 27.3% of pregnant women had CED. 84.1% of mothers had normal nutritional status. 62.5% of mothers have high knowledge. 52.3% of mothers felt that access to facilities/health facilities was good. 81.8% of mothers felt a lack of support from health workers. 52.3% of mothers have low economic status. The results of statistical tests showed that there was a relationship between nutritional status (p=0.000), access to health facilities/facilities (p=0.002) and support from health workers (p=0.000) on the incidence of CED in pregnant women. And there is no relationship between knowledge (p=0.013) and economic status (p=0.486) on the incidence of CED in pregnant women. It was concluded that the factors that influence the incidence of CED in pregnant women at the Maek Community Health Center are Nutritional Status, Staff Support and Access to Health Facilities. It is hoped that Health Officers will provide education and early detection about KEK and collaborate to provide access to health facilities in the Maek Community Health Center area.

Skripsi 2025
Detail
Evaluasi Program Kunjungan Nifas Di Wila...
Evaluasi Program Kunjungan Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Kandis Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2024

Vitria Komala Sari, Sari Alia · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Kunjungan Nifas di Puskesmas Padang Kandis pada tahun 2022 terbilang masih jauh dibawah target yakni hanya 39,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kunjungan nifas lengkap di Puskesmas Padang Kandis Tahun 2024. Metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara mendalam , telaah dokumen dan observasi. Pemilihan informan penelitian dengan teknik purposive sampling. Komponen yang diteliti adalah input, proses, dan output kegiatan kunjungan nifas lengkap. Hasil penelitian ditemukan bahwa komponen input , dasar kebijakan khusus untuk kegiatan kunjungan nifas telah ada dan diterapkan . Dana , sarana dan prasarana belum memadai . Komponen proses perencanaan sudah ada , sedangkan pada komponen proses pelaksanaan belum optimal karena tingkat perpindahan domisili sasaran yang cukup tinggi. Komponen output belum tercapai . Kesimpulan dari penelitian ini adalah komponen input sudah terlaksana, sementara komponen proses dan output perlu ditingkatkan. Saran untuk mencapai hasil kegiatan yang maksimal diperlukan kelengkapan sarana dan prasarana yang memadai dan system komunikasi dan pelaksanaan kegiatan yang memastikan ibu dapat menerima layanan dalam berbagai hambatan untuk meningkatkan kesejahteraan. Abstract (EN): The achievement of the program at the Padang Kandis Health Center in 2022 is still far below the target, which is only 39.2%. The purpose of this study was to analyze the complete postpartum visit at the Padang Kandis Health Center in 2024. Qualitative research methods with in-depth interview techniques, document review and observation. Selection of research informants using purposive sampling technique. The components studied were input, process, and output of complete postpartum visit activities. The results of the study found that the input component, the basis of a special policy for postpartum visit activities has existed and implemented. Funds, facilities and infrastructure are not yet adequate. The planning process component is in place, while the implementation process component is not optimal due to the high level of displacement of the target domicile. The output component has not been achieved. The conclusion of this study is that the input component has been implemented, while the process and output components need to be improved. Suggestions to achieve maximum activity results require adequate facilities and infrastructure and a communication system and implementation of activities that ensure mothers can receive services in various obstacles to improve welfare.

Skripsi 2025
Detail
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pe...
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita Usia 9-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bingkung Kabupaten Solok.

Wiwit Febrina, Zainab Efendi · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, pencapaian Imunisasi Dasar Lengkap pada tahun 2022 adalah 80,89%, sedangkan di tahun 2023 pencapaian imunisasi dasar lengkap adalah 74,57%. Pencapaian imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Tanjung Bingkung pada tahun 2022 adalah 76,58% dan pada tahun 2023 pencapaian imunisasi dasar lengkap 55,92%. Puskesmas Tanjung Bingkung menjadi no 3 terendah dari 19 Puskesmas yang ada di Kabupaten Solok. Imunisasi adalah strategi yang bertujuan mengurangi terjadinya penyakit menular dengan meningkatkan sistem kekebalan masyarakat melalui penggunaan vaksinasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita usia 9-24 bulan di wilayah Puskesmas Tanjung Bingkung. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Jumlah sampel 69 orang ibu yang memiliki balita usia 9-24 bulan. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan item pertanyaan 12 untuk pengetahuan, pernyataan 22 untuk sikap, pernyataan 10 untik persepsi, pernyataan 12 untuk dukungan. Berdasarkan hasil Analisa univariat diperoleh hasil dari 69 responden, 52 (75%) responden memiliki pengetahuan tinggi, 43 (62%) responden memiliki sikap positif, 46 (67%) responden memiliki persepsi negative dan 39 (57%) responden tidak didukung oleh keluarga. Hasil analisis diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan nilai p value 0,001 (p< 0,05), sikap dengan nilai p value 0,001 (p< 0,05), persepsi dengan nilai p value 0,001 (p< 0,05) dan dukungan keluarga dengan nilai p value 0,000 (p< 0,05) terhadap pemberian imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Bingkung Kabupaten Solok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan pengetahuan, sikap, persepsi dan dukungan keluarga terhadap pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita usia 9-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Bingkung. Saran dari penelitian ini adalah untuk dapat meningkatkan tingkat penetahuan ibu mengenai kelengkapan imunisasi dengan cara meningkatkan penyuluhan-penyuluhan di setiap Posyandu dalam peningkatan penetahuan ibu balita mengenai imunisasi. Abstract (EN): The achievement of Complete Basic Immunization in Solok Regency Health Office was 80.89% in 2022 and decreased to 74.57% in 2023. At Tanjung Bingkung Public Health Center, the rate was 76.58% in 2022 and dropped to 55.92% in 2023, making it the third lowest among the 19 health centers in Solok Regency. Immunization is a strategy aimed at reducing the incidence of infectious diseases by enhancing community immunity through vaccination. This study aimed to identify the factors associated with the provision of complete basic immunization for toddlers aged 9–24 months in the working area of Tanjung Bingkung Public Health Center. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design. Sampling was done using purposive sampling, involving 69 mothers with toddlers aged 9–24 months. The research instrument was a questionnaire with 12 items for knowledge, 22 statements for attitude, 10 statements for perception, and 12 statements for support. Univariate analysis of the 69 respondents revealed that 52 (75%) had high knowledge, 43 (62%) had a positive attitude, 46 (67%) had a negative perception, and 39 (57%) lacked family support. Bivariate analysis showed significant relationships between knowledge (p = 0.001), attitude (p = 0.001), perception (p = 0.001), and family support (p = 0.000) with the provision of complete basic immunization in the working area of Tanjung Bingkung Public Health Center. The study concluded that knowledge, attitude, perception, and family support were significantly associated with the provision of complete basic immunization for toddlers aged 9–24 months in the working area of Tanjung Bingkung Public Health Center. It is recommended to improve mothers‟ knowledge about immunization completeness through increased outreach and education at community health posts (Posyandu).

Skripsi 2025
Detail
Hubungan Motivasi Ibu, Pengetahuan dan D...
Hubungan Motivasi Ibu, Pengetahuan dan Dukungan Bidan Terhadap Kunjungan Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Piladang Tahun 2024

Vitria Komala Sari, Sapta Rosida · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Kunjungan nifas di Pukesmas Piladang pada tahun 2023 terbilang masih jauh dibawah target yakni 60% yang rendah sehingga dapat meningkatkan resiko komplikasi setelah melahirkan yang tidak terdeteksi dan tertangani dengan baik pada ibu nifas.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Motivasi Ibu, Pengetahuan dan Dukungan Bidan Terhadap Kunjungan Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Piladang Tahun 2024. Penelitian dilakukan dengan metode Deskriptif Analitik dengan rancangan cross sectional bulan Oktober sampai November 2024 di Puskesmas Piladang, populasi dalam penelitian ini 106 orang, dan sampel penelitian sebanyak 106 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling dan data di olah secara univariate dan bivariate. Hasil univariat didapatkan 69 orang (65,1%) responden memiliki motivasi Negatif, 66 orang (62,3%) responden memiliki pengetahuan Rendah, 63 orang (59,4%) responden tidak memiliki dukungan bidan, 62 orang (58,5%) responden memiliki kunjungan nifas tidak lengkap. Hasil bivariate didapatkan p value 0,000 artinya ada Hubungan Motivasi Ibu, Pengetahuan dan Dukungan Bidan Terhadap Kunjungan Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Piladang Tahun 2024. Kesimpulan dari penelitian ini adanya Hubungan Motivasi Ibu, Pengetahuan dan Dukungan Bidan Terhadap Kunjungan Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Piladang Tahun 2024. Disarankan pada puskesmas agar dapat memberikan pendidikan kesehatan pada semua ibu nifas tentang pentingnya kunjungan nifas agar tidak terjadinya komplikasi masa nifas dimasa akan datang. Kata Kunci : Motivasi Ibu, Pengetahuan, Abstract (EN): Postpartum visits at Community Health Center Piladang in 2023 were still significantly below the target of 60%, which is low and can increase the risk of undetected and poorly managed complications after childbirth in postpartum mothers. The purpose of this study is to examine the relationship between maternal motivation, knowledge, and midwife support with postpartum visits in the work area of Community Health Center Piladang in 2024. The research was conducted using a descriptive analytical method with a cross- sectional design from October to November 2024 at Community Health Center Piladang. The study population consisted of 106 people, and the sample size was 106 people, with total sampling as the sampling technique. The data were analyzed univariately and bivariately. The univariate results showed that 69 people (65.1%) of the respondents had negative motivation, 66 people (62.3%) had low knowledge, 63 people (59.4%) lacked midwife support, and 62 people (58.5%) had incomplete postpartum visits. The bivariate results revealed a p-value of 0.000, indicating a significant relationship between maternal motivation, knowledge, and midwife support on postpartum visits in the work area of Community Health Center Piladang in 2024. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between maternal motivation, knowledge, and midwife support on postpartum visits in the work area of Community Health Center Piladang in 2024. It is recommended that the Community Health Center provide health education to all postpartum mothers about the importance of postpartum visits to prevent future postpartum complications.

Skripsi 2025
Detail
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Imu...
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Imunisasi Dasar Lengkap dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas X Koto I.

Rahmi Sari Kasoema, Yunita Sari · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Stunting ini bukan hanya urusan tinggi badan, tetapi perlu mendapat perhatian, karena efek yang ditimbulkan sangat kompleks dan mempengaruhi kehidupan. Angka prevalensi stunting Puskesmas X Koto I berada di posisi 3 tertinggi sebesar 23,6% dari 23 Puskesmas di Kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Imunisasi Dasar Lengkap dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas X Koto I. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional analitik terhadap 86 ibu balita usia 24-59 bulan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September – Desember 2024, data diolah menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan angka kejadian stunting 15,1%, pemberian ASI yang tidak ekslusif 38,4%, dan pemberian imunisasi dasar lengkap yang tidak IDL 55,8%. Hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan bermakna antara pemberian ASI eksklusif dan imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting dengan p value ASI Eksklusif 0,004, p value imunisasi dasar lengkap 0,010. Oleh sebab itu disarankan perlu peningkatan sosialisasi tentang stunting terhadap ibu dan keluarga, memperbanyak informasi tentang stunting dan penyebabnya melalui media sosial dengan tujuan untuk menurunkan angka kejadian stunting. Abstract (EN): Stunting is not just an issue of height but requires attention because its effects are very complex and affect overall life. The prevalence of stunting at Puskesmas X Koto I is the third highest at 23.6% among the 23 Puskesmas in Tanah Datar Regency. This study aims to determine the relationship between exclusive breastfeeding, complete basic immunization, and the incidence of stunting in toddlers in the Work Area of UPT Puskesmas X Koto I. The study uses an analytical cross-sectional design with 86 mothers of toddlers aged 24-59 months. The research was conducted from September to December 2024, and the data were processed using the chi-square statistical test. The results showed that the incidence of stunting was 15.1%, non-exclusive breastfeeding was 38.4%, and the rate of incomplete basic immunization was 55.8%. The study concluded that there is a significant relationship between exclusive breastfeeding and complete basic immunization with the incidence of stunting, with p-values of 0.0004 for exclusive breastfeeding and 0.010 for complete basic immunization. Therefore, it is recommended to increase socialization about stunting to mothers and families, and to provide more information about stunting and its causes through social media to reduce the incidence of stunting.

Skripsi 2025
Detail