Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita Usia 9-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bingkung Kabupaten Solok.
- Penulis
- Zainab Efendi
- Pembimbing
- Wiwit Febrina
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kabupaten Solok, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 03 Februari 2026
Abstrak
Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, pencapaian Imunisasi Dasar Lengkap pada tahun 2022 adalah 80,89%, sedangkan di tahun 2023 pencapaian imunisasi dasar lengkap adalah 74,57%. Pencapaian imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Tanjung Bingkung pada tahun 2022 adalah 76,58% dan pada tahun 2023 pencapaian imunisasi dasar lengkap 55,92%. Puskesmas Tanjung Bingkung menjadi no 3 terendah dari 19 Puskesmas yang ada di Kabupaten Solok. Imunisasi adalah strategi yang bertujuan mengurangi terjadinya penyakit menular dengan meningkatkan sistem kekebalan masyarakat melalui penggunaan vaksinasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita usia 9-24 bulan di wilayah Puskesmas Tanjung Bingkung. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Jumlah sampel 69 orang ibu yang memiliki balita usia 9-24 bulan. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan item pertanyaan 12 untuk pengetahuan, pernyataan 22 untuk sikap, pernyataan 10 untik persepsi, pernyataan 12 untuk dukungan. Berdasarkan hasil Analisa univariat diperoleh hasil dari 69 responden, 52 (75%) responden memiliki pengetahuan tinggi, 43 (62%) responden memiliki sikap positif, 46 (67%) responden memiliki persepsi negative dan 39 (57%) responden tidak didukung oleh keluarga. Hasil analisis diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan nilai p value 0,001 (p< 0,05), sikap dengan nilai p value 0,001 (p< 0,05), persepsi dengan nilai p value 0,001 (p< 0,05) dan dukungan keluarga dengan nilai p value 0,000 (p< 0,05) terhadap pemberian imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Bingkung Kabupaten Solok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan pengetahuan, sikap, persepsi dan dukungan keluarga terhadap pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita usia 9-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Bingkung. Saran dari penelitian ini adalah untuk dapat meningkatkan tingkat penetahuan ibu mengenai kelengkapan imunisasi dengan cara meningkatkan penyuluhan-penyuluhan di setiap Posyandu dalam peningkatan penetahuan ibu balita mengenai imunisasi. Abstract (EN): The achievement of Complete Basic Immunization in Solok Regency Health Office was 80.89% in 2022 and decreased to 74.57% in 2023. At Tanjung Bingkung Public Health Center, the rate was 76.58% in 2022 and dropped to 55.92% in 2023, making it the third lowest among the 19 health centers in Solok Regency. Immunization is a strategy aimed at reducing the incidence of infectious diseases by enhancing community immunity through vaccination. This study aimed to identify the factors associated with the provision of complete basic immunization for toddlers aged 9–24 months in the working area of Tanjung Bingkung Public Health Center. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design. Sampling was done using purposive sampling, involving 69 mothers with toddlers aged 9–24 months. The research instrument was a questionnaire with 12 items for knowledge, 22 statements for attitude, 10 statements for perception, and 12 statements for support. Univariate analysis of the 69 respondents revealed that 52 (75%) had high knowledge, 43 (62%) had a positive attitude, 46 (67%) had a negative perception, and 39 (57%) lacked family support. Bivariate analysis showed significant relationships between knowledge (p = 0.001), attitude (p = 0.001), perception (p = 0.001), and family support (p = 0.000) with the provision of complete basic immunization in the working area of Tanjung Bingkung Public Health Center. The study concluded that knowledge, attitude, perception, and family support were significantly associated with the provision of complete basic immunization for toddlers aged 9–24 months in the working area of Tanjung Bingkung Public Health Center. It is recommended to improve mothers‟ knowledge about immunization completeness through increased outreach and education at community health posts (Posyandu).