Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock

Daftar Repository

8825 dokumen ditemukan

Reset
Cover Perbedaan Efektifitas Pemberian Madu dan NaCl Terhadap Penyembuhan Luka Pada Pasien Trauma dengan Luka Terbuka di RSUD Kota Solok Tahun 2016
Perbedaan Efektifitas Pemberian Madu dan NaCl Terhadap Penyembuhan Luka Pada Pasien Trauma dengan Luka Terbuka di RSUD Kota Solok Tahun 2016

Lisavina Juwita, Adriani, Desi Aprilia · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Menurut DepKes RI (2008) prevalensi di Indonesia untuk luka terbuka sebesar 25,4%,. Untuk itu dibutuhkan manajemen perawatan luka untuk meningkatkan penyembuhan dan pencegahan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas pemberian madu dan NaCl terhadap Penyembuhan Luka Pada Pasien Trauma dengan Luka Terbuka di RSUD Kota Solok Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre dan post test. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien dengan luka terbuka di RSUD Kota Solok. Pengambilan sampel menggunakan teknik pusposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 16 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi kondisi luka dan analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji t independent test yang dilakukan secara komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata kondisi luka sebelum dan sesudah pemberian madu adalah 4,125 dan pada kelompok NaCl sebesar 2,375. Terdapat perbedaan proses penyembuhan luka antara kelompok pemberian madu dan NaCl dengan beda rata-rata 1,75 dan p = 0,038, artinya terdapat perbedaan rata-rata proses penyembuhan luka antara kelompok pemberian madu dan NaCl. Dapat disimpulkan bahwa pemberian madu lebih efektif terhadap proses penyembuhan pada pasien trauma dengan luka terbuka. Untuk itu diharapkan kepada pihak institusi kesehatan untuk dapat menciptakan inovasi baru dengan memberikan madu pada perawatan luka pasien trauma dengan luka terbuka. Abstract (EN): According to indonesian department of health in 2008 prevalence in Indonesia to open wounds of 25,4 %,. To were a necessity management the treatment of injuries to promote healing and prevention infection. This study attempts to knows the difference the effectiveness of the provision of honey and NaCl to healing of a wound in patients trauma with an open sore on rsud city solok 2016. The kind of research this is quasi experiment with approach pre and post test. Population to research it is a whole patients with an open sore on rsud city solok . The sample collection using a technique pusposive sampling so obtained samples from 16 people .Data collection use sheets of observation condition wound and analysis of data covering analysis univariat and analysis bivariat use test t independent test conducted in computerized. The research results show that the differences the average condition wound before and after the provision of honey is 4,125 and in the NaCl of 2,375. There is a difference the healing process wound between the provision of honey and NaCl to the average 1,75 and p = 0,038, it means the average there was a gap in the process of healing of a wound between the granting of honey and NaCl. Can be concluded that the honey more effective against the healing process in patients trauma to the open. To is expected to the health institutions to create new innovations by giving honey on the treatment of injuries patients trauma with open wounds.

Skripsi 2017
Detail
Cover Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita Di Puskesmas Tanah Garam Kota Solok Tahun 2016
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita Di Puskesmas Tanah Garam Kota Solok Tahun 2016

Fitrianola Rezkiki, Silvia, Yulia Trisyani · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Imunisasi adalah upaya yang dilakukan dengan sengaja memberikan kekebalan (imunitas) pada bayi atau anak sehingga terhindar dari suatu penyakit. Tujuan faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada balita di Puskesmas Tanah Garam Kota Solok tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Analitik dengan rancangan Cross Sectional Study dengan jumlah sampel 54 ibu yang datang untuk melakukan imunisasi. Teknik pengambilan sampel dengan purposif Sampling dengan kriteria inklusi. Analisa data meliputi anlisa univariat dan analisa bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian tercatat dari 54 terdapat 20 responden dengan pengetahuan rendah ( 37%) 34 responden pengetahuannya Tinggi ( 63%). Dan terdapat 31 responden dengan dukungan keluarga ( 57,4%), 23 responden dengan tidak memiliki dukungan keluarga ( 41,6%). Analisa bivariat didapatkan antara pengetahuan (p=0,001) dan dukungan keluarga (p= 0,003) dengan kelengkapan imunisasi pada balita di Puskesmas Tanah Garam Kota Solok tahun 2016. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, dukungan keluarga berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada balita. Untuk itu diharapkan kepada semua lapisan masyarakat khususnya ibu yang memiliki balita untuk dapat lebih meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya imunisasi agar ibu termotivasi untuk melengkapi imunisasi dasar bagi balita dan diharapkan tenaga kesehatan dapat melakukan penyuluhan dengan cara yang lebih efektif dan mengevaluasi efektifitas kinerja setiap kader posyandu. Abstract (EN): Immunization is the efforts made deliberately gives immunity ( immunity ) on a baby or child in order to avoid of an illness.The purpose of the factors that deals with basic completeness immunization complete in toddlers in puskesmas salt city land solok 2016 . The kind of research this is descriptive analytic to a draft cross sectional study with the sample of the 54 mother who coming to do immunization.Technique the sample collection with a purposif of sampling criteria inclusion.Data analysis covering anlisa univariat and analysis of bivariat use test chi square. The results of the study recorded from 54 there were 20 respondents with knowledge low ( 37 % ) 34 respondents their knowledge high ( 63 % ).And there are 31 respondents with support families ( 57,4 % ) , 23 respondents by not having family encouragement ( 41,6 % ). Analysis bivariat obtained between knowledge ( p = 0,001 and family encouragement ( p = 0,003 with completeness immunization in toddlers at puskesmas saline soil city solok 2016. So can be concluded that knowledge , family encouragement relating to completeness immunization a base on toddlers.For it is expected to all levels of society especially mother that have toddlers to will further develop knowledge of the importance of immunization motivated to furnish immunization the basis for toddlers and is expected to health workers can do counseling by means of more effective and evaluate the effectiveness of any performance posyandu cadres for it.

Skripsi 2017
Detail
Cover Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Prestasi Belajar Murid Kelas IV dan V Sekolah Dasar Negeri 06 Pulai Anak Air Kota Bukittinggi Tahun 2015
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Prestasi Belajar Murid Kelas IV dan V Sekolah Dasar Negeri 06 Pulai Anak Air Kota Bukittinggi Tahun 2015

Rezi Arina Putri, Wenny Lazdia, Wiwit Febrina · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Tujuan pembangunan nasional adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilakukan secara berkelanjutan Salah satu upaya pokok dalam meningkatkan sumber daya manusia adalah melalui pendidikan yang dapat dinilai dari hasil belajar atau prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan prestasi belajar murid kelas IV dan kelas V Sekolah Dasar Negeri 06 Pulai Anak Air Kota Bukittinggi Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dan kelas V SDN 06 Pulai Anak Air yang berjumlah 55 orang siswa. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling sehingga diharapkan sampel sebanyak 55 orang. Namun pada penelitian ini jumlah sampel penelitian hanya sebanyak 53 orang karena ditemukan 2 orang siswa yang tidak memenuhi kriteria pengambilan sampel. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Pengolahan data hasil penelitian dilakukan secara komputerisasi meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa lebih dari separoh (52,8%) responden dengan status gizi baik, lebih dari separoh (52,8%) responden dengan motivasi belajar rendah, lebih dari separoh 69,8%) responden dengan minat belajar rendah dan sebagian besar (75,5%) responden dengan prestasi belajar kurang. Sedangkan hasil analisis univariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara status gizi ( p value = 0,02, OR = 7,441), motivasi ( p value= 0,031, OR = 5,556), dan minat (p value = 0,012, OR = 6,400) dengan prestasi belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa variabel status gizi, minat dan motivasi berhubungan dengan prestasi belajar siswa. Untuk itu, diharapkan kepada semua pihak baik orang tua maupun pihak sekolah untuk dapat melakukan berbagai upaya dalam peningkatan motivasi, minat dan status gizi siswa dengan memberikan arahan tentang pola makan yang sehat agar siswa menjadi lebih bersemangat dan berprestasi dalam belajar. Abstract (EN): An objective of national development is the increase in human resources improve our be done in sustainable basic one of the efforts to improve human resources are through education that can be assessed of study results or student learning achievements .Research aims to understand factors that deals with learning achievements students of grade 4 and grade 5 public primary schools 06 pulai children water kota bukittinggi 2015 The kind of research this is descriptive analytic with the approach cross sectional study .Population to research it is a whole students of grade 4 and grade 5 sdn 06 pulai children water were 55 students .The sample collection in this research using a technique total of sampling it is expected that samples from 55 people .But in this study the sample of the research just as much 53 people because found two people students who did not meet the criteria the sample collection .Data collection in this research using kuisioner and a observation .Data processing the results of the study be done in computerized covering analysis univariat and analysis bivariat use test chi square . Based on the research done known that more than half ( 52,8 % ) of respondents with the status of nutrition good , more than half ( 52,8 % ) of respondents with the motivation to study low , more than half 69,8 % ) of respondents with interest learn low and the majority ( 75,5 % ) of respondents with learning achievements less .While the results of the analysis univariat shows that there was a correlation between nutritional status of ( p = 0.02 , or = 7,441 ) , motivation ( p = 0,031 , or = 5,556 ) , and interest ( p = 0,012 , or = 6,400 with student learning achievements . Can be concluded that variable nutritional status, interest and motivation relating to student learning achievements.For it, expected to all parties either parent and the school to be able to do various efforts in increasing motivation, interest and nutritional status of students to giving directives about diet healthy that students became more motivated and performed well in learning.Reading list: 21 in 2001 - 2015 ) password: nutritional status, motivation, interest, achievement belajarberdasarkan the results of the study known that more than half ( 52,8 % ) of respondents with the status of nutrition good, more than half ( 52,8 % ) of respondents with the motivation to study low, more than half 69,8 % ) of respondents with interest learn low and the majority ( 75,5 % ) of respondents with learning achievements less.While the results of the analysis univariat shows that there was a correlation between nutritional status of ( p = 0.02, or = 7,441 ), motivation ( p = 0,031, or = 5,556 ), and interest ( p = 0,012, or = 6,400 ) by accomplishments.

Skripsi 2017
Detail
Cover Efektivitas Pemberian Madu terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Tahun 2016
Efektivitas Pemberian Madu terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Tahun 2016

Yelmi Reni Putri, Nurhayati, Selvi Febrina · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Angka prevalensi penderita diabetes di Indonesia mencapai 5,7% atau sekitar 12,7 juta jiwa 2008 dan meningkat dua kali lipat pada tahun 2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian madu terhadap penurunan kadar gula darah pasien diabetes mellitus Tipe II Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Kota Bukittinggi Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Nilam Sari yaitu sebanyak 22 orang. Pengambilaln sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 10 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kasus dan kontrol. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji t-independent test yang dilakukan secara komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata kadar gula darah sebelum dan sesudah pemberian madu dengan beda rata-rata 12,6 mg/dl dan p = 0,001, ada perbedaan rata-rata kadar gula darah pada kelompok kontrol dengan beda rata-rata 2,8 mg/dl dan p = 0,005 serta ada perbedaan rata-rata penurunan kadar gula darah antara kelompok kasus dan kelompok kontrol dengan beda rata-rata 9,8 mg/dl dan p = 0,001 Dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi herbal menggunakan madu efektif terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Untuk itu diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang terapi herbal yang dapat mengontrol dan menurunkan kadar gula darah agar masyarakat khususnya penderita diabetes mellitus dapat termotivasi dan menjalani terapi herbal menggunakan madu dalam mengontrol dan menurunkan kadar gula darah Abstract (EN): The prevalence of diabetics in indonesia reached up to 5.7 % or approximately 12.7 million people 2008 and double in 2009.Research aims to understand effectiveness honey to a decrease in blood sugar patients diabetes mellitus type ii the working areas of puskesmas patchouli sari kota bukittinggi 2016. This type of research was quasi experimental with pretest-posttest approach with a control group. The population in this study are all the sufferers of diabetes mellitus in the working area Clinics Patchouli Sari i.e. as many as 22 people. Pengambilaln sample uses the technique of purposive sampling so that samples obtained as many as 10 people are divided into two groups, namely, cases and controls. Data analysis includes the univariate analysis and analysis using t-test bivariat independent tests done on computerization. The research results show that the difference the average blood sugar before and after the provision of honey with different the average 12.6 mg / dl and p = 0,001 , there is a difference in the average blood sugar in the control group to the average 2.8 mg / dl and p = 0,005 and there is a difference in the average the decline in blood sugar between the cases and the control group to the average 9.8 mg / dl and p = 0,001. Can be concluded that the therapy herbs use honey effective to a decrease in blood sugar in people with diabetes mellitus .To is expected to to health workers to be giving counseling to the public about therapy herbs who can control and sent down blood sugar that public especially diabetics mellitus can motivated and eventually get through herbs use honey in controlling and sent down blood sugar.

Skripsi 2017
Detail
Cover Hubungan Dukungan Keluarga, Dukungan Spritual, Motivasi Dengan Kondisi Psikologis Remaja Pengguna Narkoba Di Lapas  Kelas IIB Kota Payakumbuh Tahun 2016
Hubungan Dukungan Keluarga, Dukungan Spritual, Motivasi Dengan Kondisi Psikologis Remaja Pengguna Narkoba Di Lapas Kelas IIB Kota Payakumbuh Tahun 2016

Adriani, Khairul Abbas, Evi Hasnita · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Fenomena remaja penggunaan narkoba sekarang ini sering di jumpai di media sosial. Selama menjalani rehabilitasi, para pecandu seringkali stres dan tertekan. Berdasarkan hal tersebut, akan lebih baik ditanamkan sikap pantang menyerah. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan dukungan keluarga, dukungan spritual, motivasi dengan kondisi psikologis remaja pengguna narkoba di Lapas kelas IIB Kota Payakumbuh tahun 2016. Penelitian dilakukan di Lapas kelas IIB Kota Payakumbuh pada bulan Februari 2016. Metode penelitian deskriptif analitik dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 36 sampel. Hasil penelitian didapatkan responden memiliki dukungan keluarga buruk 12 (33,3%), dukungan spritual buruk 13 (36,1%), motivasi buruk 10 (27,8%), kondisi psikologis mal adaptif 11 (30,6%). Tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan kondisi psikologis dengan nilai p=1,000. Tidak ada hubungan dukungan spritual dengan kondisi psikologis dengan nilai p=0,475. Ada hubungan motivasi dengan kondisi psikologis dengan nilai p=0,039 dan OR=6,300. Berdasarkan hal di atas, disimpulkan bahwa ada hubungan motivasi dengan kondisi psikologis remaja pengguna narkoba di Lapas kelas IIB Kota Payakumbuh tahun 2016. Diharapkan kepada keluarga agar memberikan dukungan keluarga, dukungan spritual, motivasi secara maksimal demi kebaikan remaja. Abstract (EN): Phenomena teenagers drug use now is often in find in social media. During undergo rehabilitation, junkies are often stress and depressed. Based on it, it would be better implanted attitude unyielding. The purpose of research to know whether there was an association family encouragement, support spiritual, motivation with the psychological state of teenagers junkies in Lapas Class IIB City Payakumbuh 2016. Research conducted in Lapas Class IIB City Payakumbuh in February 2016. The methodology descriptive analytic to technique the sample accidental sampling use. The number of the sample sample about 36. Research results obtained respondents own support the bad 12 (33,3%), support spiritual bad 13 (36,1%), motivation bad 10 (27,8%), the psychological state mal adaptive 11 (30,6%). No relation support family psychological state of p=1,000. No relation to support spiritual psychological state of p=0,475. There is a psychological motivation with its worth p=0,039 and OR=6,300. Based on thing over, concluded that there is a psychological motivation the teen drug users in lapas class iib city payakumbuh years 2016. Expected to family to provide support family, support spiritual, motivation to the full for the good of teenagers.

Skripsi 2017
Detail
Cover Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan  Pemeriksaan HIV Pada Ibu Hamil Di Kelurahan Simpang Rumbio Wilayah Kerja Puskesmas KTK (Kampai Tabu Karambia) Kota Solok Tahun 2016
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemeriksaan HIV Pada Ibu Hamil Di Kelurahan Simpang Rumbio Wilayah Kerja Puskesmas KTK (Kampai Tabu Karambia) Kota Solok Tahun 2016

Yelmi Reni Putri, Adriani, Neneng Surya Ariani · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Infeksi HIV pada ibu hamil dapat mengancam kehidupan ibu serta ibu dapat menularkan virus kepada bayinya. Virus HIV dapat ditularkan ibu yang terinfeksi HIV kepada anaknya selama kehamilan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan HIV pada ibu hamil di Kelurahan Simpang Rumbio Wilayah Kerja Puskesmas KTK (Kampai Tabu Karambia) Kota Solok tahun 2016. Penelitian yang bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan metode cross sectional. Penelitian telah dilakukan pada tanggal 2 sampai 30 Maret 2016 dengan populasi pada penelitian adalah seluruh ibu hamil yang ada di Kelurahan Simpang Rumbio Wilayah Kerja Puskesmas KTK yang berjumlah 42 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah tota sampling data dikumpulkan dengan cara wawancara kemudian data diolah secara komputerisasi. Dari hasil penelitian menunjukan lebih dari sebagian (59,5 %) responden mempunyai pengetahuan tinggi tentang pemeriksaan HIV pada ibu hamil, lebih dari sebagian (57,1 %) responden mempunyai sikap positif tentang pemeriksaan HIV, lebih dari sebagian (52,4 %) responden mempunyai motivasi tinggi, lebih dari sebagian (61,9 %) responden mendapatkan konseling tentang pemeriksaan HIV dan Lebih dari sebagian (54,8%) responden telah melaksanakan pemeriksaan HIV pada ibu hamil. Berdasarkan analisis diperoleh ada hubungan pengetahuan, sikap, motivasi dan konseling dengan pemeriksaan HIV pada ibu hamil di Kelurahan Simpang Rumbio Wilayah Kerja Puskesmas KTK Kota Solok tahun 2016. Diharapkan puskesmas mempertahankan dan meningkatkan frekuensi penyuluhan secara berkala setiap kegiatan Posyandu kepada ibu hamil dan ibu bayi serta keluarga tentang manfaat pemeriksaan HIV pada ibu hamil diwilayahnya guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya melakukan pemeriksaan HIV selama hamil serta dampak pada bayi jika ibu hamil tidak terdeteksi mengidap HIV. Abstract (EN): HIV infection in pregnant women can threaten the life of the mother and the mother can transmit the virus to their babies. Programs to prevent HIV transmission from mother to child (PPIA) has proven to be highly effective interventions to prevent HIV transmission from mother to child. The aim of research to identify factors - factors related to HIV testing of pregnant women in the village of Simpang Rumbio PHC KTK (Kampai Tabu Karambia) Solok 2016. Descriptive analytic research using cross sectional method. Research has been conducted on August 2 through March 30, 2016 with the population in the study were all pregnant women in the village of Simpang Rumbio PHC KTK totaling 42 people with the sampling technique is tota sampling data were collected by interview later the processed data is computerized. From the research showed more than most (59.5%) of respondents have a high knowledge of HIV testing of pregnant women, more so than most (57.1%) of respondents have a positive attitude about HIV testing, more than the majority (52.4%) respondents have high motivation, more than the majority (61.9%) of respondents receive counseling about HIV testing and more than most (54.8%) of respondents have implemented HIV testing of pregnant women. Based on the analysis obtained no correlation between knowledge, attitude, motivation and counseling to HIV testing of pregnant women in the village of Simpang Rumbio PHC KTK Solok 2016. Expected health centers to maintain and increase the frequency of counseling regularly every Posyandu activities to pregnant women and mothers of infants and families on the benefits of HIV testing of pregnant women in their area to improve knowledge and understanding of the importance of HIV testing during pregnancy and the effects on the baby if the mother is not detected suffer HIV.

Skripsi 2017
Detail
Cover Hubungan Pola Makan, Paritas Dan Status Sosial Ekonomi Keluarga  Dengan Kejadian Obesitas Di SMA Negeri 1 X Koto Diatas,  Kabupaten Solok Tahun 2016
Hubungan Pola Makan, Paritas Dan Status Sosial Ekonomi Keluarga Dengan Kejadian Obesitas Di SMA Negeri 1 X Koto Diatas, Kabupaten Solok Tahun 2016

Fitrianola Rezkiki, Faidlur Rahman, Nurhayati · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Obesitasmulaimenjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Jumlah orang didunia yang dikategorikan kelebihan berat badan pada tahun 2014 telahmelampaui 2,1 miliar atau naik 875 jutadari 1980 dan tidak ada satupun Negara yang sukses mengatasi masalah itu. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahuihubunganpolamakan, paritas, status sosialekonomikeluargadengankejadianobesitaspadaanakberusiaremaja di SMAN I X Koto DiatasKabupatenSolokTahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan desain cros sectional Adapun sampel penelitian ini adalah seluruh siswa yang mengalami obesitas di SMAN 1 X Koto Diatas Kabupaten Solok Tahun 2016 dengan populasinya 180 orang. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Hasil penelitian didapatkan Pola makan yang baik sebanyak 84 orang (56,0 %), Paritas banyak sebanyak 111 orang (74,0 %), Sosial ekonomi baik sebanyak 87 orang (58,0 %), IMT normal sebanyak 106 orang (70,7%). Ada Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Obesitas di SMAN 1 Sulit Air Kabupaten Solok Tahun 2016 dengan nilai p= 0,027 dan OR= 2,383. Ada Hubungan Paritas dengan kejadian Obesitas dengan nilai p= 0,039 dan OR= 2,404 dan Ada Hubungan Status Sosial Ekonomi dengan kejadian Obesitas dengan nilai p=0,001 dan OR=4,038. Berdasarkanhal di atasdapatdisimpulkanbahwaada hubunganpolamakan, paritas, status sosialekonomikeluargadengankejadianobesitaspadaanakberusiaremaja di SMAN I X Koto DiatasKabupatenSolokTahun 2016. Disarankan kepada remaja agar menyeimbangkan antara konsumsi makanan dengan aktivitas fisik serta bagi guru agar memperhatikan kesehatan fisik siswa siswi seperti melakukan penimbangan berat badan dan mengukuran tinggi badan siswa siswi secara berkala. Abstract (EN): Obesity is starting to become a worldwide health problem. The aim this study is determining the relationship of diet, parity, socioeconomic status of families with obesity in children aged adolescent in SMAN I Koto Diatas Kabupaten Solok year 2016. This type of research is descriptive analytic using cross sectional design The study sample was all students who are obese n SMwith a population of 180 people . How sampling in this study using total sampling SMAN I Koto Diatas Kabupaten Solok year 2016.. with a population of 180 people . How sampling in this study using total sampling. The result showed good diet as many as 84 people ( 56.0 % ) , Parity many as 111 people ( 74.0 % ) , Socio-economics well as 87 people ( 58.0 % ) , Normal BMI were 106 people ( 70.7 % ) . No Relationship With Genesis Diet Obesity in SMAN I Koto Diatas Kabupaten Solok year 2016 with a value of p = 0.027 and OR = 2.383. No Parity relationship with the incidence of obesity with p = 0.039 and OR = 2.404 and Socio-Economic Status No relationship with the incidence of obesity with p = 0.001 and OR = 4,038 . Based on the above it can be concluded that there is a relationship of diet, parity , socioeconomic status of families with obesity in children aged adolescents SMAN I Koto Diatas Kabupaten Solok Tahun 2016.It is advisable to adolescents in order to strike a balance between food intake with physical activity .

Skripsi 2017
Detail
Cover Hubungan Kinerja Tenaga Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSUD Kota Padang Panjang Tahun 2016
Hubungan Kinerja Tenaga Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSUD Kota Padang Panjang Tahun 2016

Aria Wahyuni, Yulfiona Fitri, Lisavina Juwita · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Kepuasan pasien banyak dipengaruhi secara langsung oleh mutu pelayanan dan sumber daya yang diberikan rumah sakit, sebagian besar keluhan pasien menyangkut tentang keberadaan petugas yang dinilai pasien tidak profesional dalam memberikan pelayanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kinerja tenaga kesehatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD Kota Padang Panjang. Metode Penelitian yang di gunakakan adalah deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional dan dilaksanakan pada tanggal 1 s/d 30 Juni 2016 dengan jumlah sampel 60 orang melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan kuesioner dan observasi, dan diolah serta dilakukan analisa univariat dan bivariat melalui uji chi-square pada program komputer. Hasil penelitian untuk tenaga kesehatan secara keseluruhan dengan kepuasan pasien diperoleh nilai p value = 0.3 dan apabila di rinci nilai p value = 0.087 kinerja perawat dengan kepuasan pasien, p value = 0.004 OR = 0.21 kinerja dokter dengan kepuasan pasien, p value = 0.03 OR = 3.33 antara kinerja farmasi dengan kepuasan pasien dan pvalue = 0.23 OR= 0.52 antara hubungan kinerja gizi dengan kepuasan pasien dengan nilai α= 0.05. Kesimpulan dalam penelitian ini tidak ada hubungan antara kinerja tenaga kesehatan, kinerja perawat dan tenaga gizi dengan kepuasan pasien sedangkan kinerja dokter dan tenaga farmasi terdapat hubungan dengan kepuasan pasien rawat inap. Disarankan untuk tenaga kesehatan saling mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan secara optimal melalui kerjasama tim sehingga terbentuk gugus kendali mutu serta meningkatkan komunikasi teraupetik terhadap pasien di ruang rawat inap. Abstract (EN): Patient satisfaction is heavily influenced directly by the quality of services and resources provided hospitals, most patient complaints concerning the presence of the officer who assessed the patients are not professional in providing services. The purpose of this study to determine the relationship of the performance of health workers with patient satisfaction at Ward RSUD Padang Panjang. Research methods in gunakakan is descriptive cross sectional analytic approach and held on 1st s / d June 30th, 2016 with a sample of 60 people with purposive sampling technique. Data obtained by questionnaire and observation, and processed and analyzed using univariate and bivariate with chi-square test on a computer program. Results of research for health workers overall with patient satisfaction obtained p value = 0.3, and if in the detailed p value = 0.087 performance of nurses with patient satisfaction, p value = 0.004 OR = 0:21 performance of physicians with patient satisfaction, p value = 0:03 OR = 3:33 between the performance of the pharmaceutical and patient's satisfaction and pvalue OR = 0:23 = 0:52 performance relationship between nutrition and patient's satisfaction with the value of α = 0:05. The conclusion in this study there was no correlation between the performance of health workers, nurses and performance nutrition with patient satisfaction, while the performance of doctors and pharmacists correlation with patient satisfaction. Suggested for health professionals mutually supporting optimal health care through teamwork, forming quality control as well as improve communication teraupetik to patients in the inpatient unit.

Skripsi 2017
Detail
Cover PengaruhPendidikanKesehatan Terhadap Efikasi Diri Pasien Diabetes MilitusTipe 2 Di RawatInap Interne RSUD Achmad Mokhtar Bukittinggi Tahun 2016
PengaruhPendidikanKesehatan Terhadap Efikasi Diri Pasien Diabetes MilitusTipe 2 Di RawatInap Interne RSUD Achmad Mokhtar Bukittinggi Tahun 2016

Aria Wahyuni, Yenni, Teguh Duanda Putra · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Menurut Internasional Diabetes Federation (2014), penderita Diabetes Melitus di dunia meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2013 mengalami peningkatan menjadi 382 juta jiwa, sedangkan angka ini terus meningkat menjadi 387 juta jiwa pada tahun 2014 di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Efikasi Pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Ruang Rawat Inap Interne RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2016. . Penelitian dilakukan pada tanggal 08 Desember 2015 sampai 8 Januari 2016. Penelitian ini dilakukan agar bisa menjadi acuan dalam penalaksanaan pada DM tipe 2 dan meningkatkan Efikasi diri. Cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasy Eksperimen dengan desain one group pre-test dan post-test desain. Pengolahan data dilakukan dengan mengunakan program komputer. Hasil penelitian didapatkan Rata-Rata Efikasi Pasien Diabetes Militus sebelum Pendidikan Kesehatan Di Rawat Inap Interne RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2016 adalah 26,90 dengan standar deviasi 5,915. Nilai minimal adalah 20 dan nilai maksimal adalah 35. Rata-Rata Efikasi Pasien Diabetes Militus setelah Pendidikan Kesehatan Di Rawat Inap Interne RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2016 adalah 35,00 dengan standar deviasi 2,357. Nilai minimal adalah 31 dan nilai maksimal adalah 39. Dengan nilai p adalah 0,005. Dapat disimpulkan ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Efikasi Pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Ruang Rawat Inap Interne RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2016. Petugas kesehatan sebaiknya memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien Diabetes Mellitus. Abstract (EN): According to the International Diabetes Federation (2014), patients with diabetes mellitus in the world increased from year to year. By 2013 it had increased to 382 million, while this figure is rising to 387 million by 2014 worldwide. The purpose of this study to determine the effect of health education on the Efficacy of Type 2 Diabetes Mellitus Patients in patient wards of hospitals Interne Achmad Mochtar Bukittinggi 2016. The study was conducted on December 8, 2015 until January 8, 2016. This study was conducted in order to become a reference in patient on type 2 diabetes and improve self-efficacy. This was samples using purposive sampling. This study uses research methods quasy Experiment with the design of one group pre-test and post-test desaign. Data processing is done by using a computer program. The result showed average Efficacy Diabetes mellitus before the Health Education in Hospital Inpatient Interne Achmad Mochtar Bukittinggi 2016 was 26.90 with a standard deviation of 5,915. A minimum value of 20 and a maximum value of 35. Average Efficacy Diabetes mellitus after Health Education in Hospital Inpatient Interne Achmad Mochtar Bukittinggi 2016 was 35.00 with a standard deviation of 2.357. A minimum value of 31 and a maximum value of 39. With the p-value was 0.005. It can be concluded there Efficacy Effects of Health Education on Patients with Diabetes Mellitus Type 2 in Room Inpatient Hospital Interne Achmad Mochtar Bukittinggi Year 2016. The health care provider should provide health education to patients with Diabetes Mellitus

Skripsi 2017
Detail
Cover Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Ibu Membawa Balita ke Posyandu di Nagari Sibakur  Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung Tahun 2016
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Ibu Membawa Balita ke Posyandu di Nagari Sibakur Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung Tahun 2016

Fitrianola Rezkiki, Syamsidar, Yenni · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Kegiatan penimbangan balita di Posyandu (D/S) berkaitan dengan cakupan pelayanan gizi pada balita. Data kunjungan posyandu di Nagari Sibakur diketahui bahwa kunjungan posyandu anak usia 2 – 5 tahun hanya 61.9 %. Survey awal terhadap 10 orang ibu, 60 % diantaranya sudah jarang melakukan kunjungan posyandu, mereka beranggapan bahwa pada usia > 2 tahun kunjungan posyandu sudah tidak diperlukan, 4 orang menyatakan bahwa kader tidak ada memberi informasi dan mereka malas pergi ke posyandu karena letaknya yang jauh dari rumah. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi ibu membawa anak balita ke Posyandu. Metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita usia 2 – 5 tahun di Nagari Sibakur berjumlah 128 orang, sampel 56 orang diambil secara sistematik random sampling. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi Hasil analisa univariat diketahui 78,6 % responden memiliki sikap positif, 57,1 % peran kader posyandu baik, 76,8 % menyatakan tempat pelayanan posyandu tidak terjangkau, dan 57,1 % memiliki partisipasi baik dalam membawa balita ke posyandu. Hasil bivariat diketahui faktor yang berhubungan dengan partisipasi ibu adalah sikap (p = 0,027 dan OR = 5,8), peran kader (p = 0,021 dan OR -= 4,3), dan keterjangkauan pelayanan (p = 0,049 dan OR = 5,8). Disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan partisipasi ibu adalah sikap, peran kader dan keterjangkauan pelayanan. Diharapkan pada pihak Puskesmas agar dapat membentuk posyandu tambahan yang dekat dengan pemukiman warga, sehingga jarak tidak menjadi masalah bagi ibu balita untuk membawa anaknya ke posyandu. Abstract (EN): A child's weight in Posyandu activities related to the coverage of nutrition in infants. Data traffic in Sibakur village posyandu known that the visit posyandu children aged 2-5 years only 61.9%. Initial survey of the 10 mothers, 60% of which are rarely visited Posyandu, they consider that in those aged> 2 years of visits Posyandu is not required, four people claimed that the cadre was no give information and they are lazy to go to Posyandu because of the remoteness of home. The aim of research to determine the factors associated with the participation of mothers carrying young children to Posyandu. Descriptive analytic method with cross sectional approach. The population is all mothers with children under the age of 2-5 years in Sibakur village of 128 people, 56 samples were taken in a systematic random sampling. Processing and analysis of data is computerized Results of univariate analysis known to 78.6% of respondents have a positive attitude, 57.1% good role Posyandu cadres, 76.8% expressed a Posyandu services is not affordable, and 57.1% had good participation in bringing toddlers to Posyandu. The results of the bivariate known factors related to the mother's participation is an attitude (p = 0.027 and OR = 5.8), the role of cadres (p = 0.021 and OR - = 4.3), and affordability of care (p = 0.049 and OR = 5, 8). It was concluded that factors related to the mother's participation is the attitude, the role of cadres and affordability of care. Expected at the health center in order to establish additional posyandu close to the residential area, so the distance was not an issue for mothers to bring their children to Posyandu.

Skripsi 2017
Detail