Efektivitas Pemberian Madu terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Tahun 2016
- Penulis
- Selvi Febrina
- Pembimbing
- Yelmi Reni Putri; Nurhayati
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Keperawatan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 01 April 2017
Abstrak
Angka prevalensi penderita diabetes di Indonesia mencapai 5,7% atau sekitar 12,7 juta jiwa 2008 dan meningkat dua kali lipat pada tahun 2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian madu terhadap penurunan kadar gula darah pasien diabetes mellitus Tipe II Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Kota Bukittinggi Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Nilam Sari yaitu sebanyak 22 orang. Pengambilaln sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 10 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kasus dan kontrol. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji t-independent test yang dilakukan secara komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata kadar gula darah sebelum dan sesudah pemberian madu dengan beda rata-rata 12,6 mg/dl dan p = 0,001, ada perbedaan rata-rata kadar gula darah pada kelompok kontrol dengan beda rata-rata 2,8 mg/dl dan p = 0,005 serta ada perbedaan rata-rata penurunan kadar gula darah antara kelompok kasus dan kelompok kontrol dengan beda rata-rata 9,8 mg/dl dan p = 0,001 Dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi herbal menggunakan madu efektif terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Untuk itu diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang terapi herbal yang dapat mengontrol dan menurunkan kadar gula darah agar masyarakat khususnya penderita diabetes mellitus dapat termotivasi dan menjalani terapi herbal menggunakan madu dalam mengontrol dan menurunkan kadar gula darah Abstract (EN): The prevalence of diabetics in indonesia reached up to 5.7 % or approximately 12.7 million people 2008 and double in 2009.Research aims to understand effectiveness honey to a decrease in blood sugar patients diabetes mellitus type ii the working areas of puskesmas patchouli sari kota bukittinggi 2016. This type of research was quasi experimental with pretest-posttest approach with a control group. The population in this study are all the sufferers of diabetes mellitus in the working area Clinics Patchouli Sari i.e. as many as 22 people. Pengambilaln sample uses the technique of purposive sampling so that samples obtained as many as 10 people are divided into two groups, namely, cases and controls. Data analysis includes the univariate analysis and analysis using t-test bivariat independent tests done on computerization. The research results show that the difference the average blood sugar before and after the provision of honey with different the average 12.6 mg / dl and p = 0,001 , there is a difference in the average blood sugar in the control group to the average 2.8 mg / dl and p = 0,005 and there is a difference in the average the decline in blood sugar between the cases and the control group to the average 9.8 mg / dl and p = 0,001. Can be concluded that the therapy herbs use honey effective to a decrease in blood sugar in people with diabetes mellitus .To is expected to to health workers to be giving counseling to the public about therapy herbs who can control and sent down blood sugar that public especially diabetics mellitus can motivated and eventually get through herbs use honey in controlling and sent down blood sugar.