Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock

Daftar Repository

8825 dokumen ditemukan

Reset
Cover Pengaruh Senam Otak (Brain-Gym) Terhadap  Kecakapan Matematika Siswa Sekolah Dasar Negeri 32 Kinali Kabupaten   Pasaman Barat Tahun 2015
Pengaruh Senam Otak (Brain-Gym) Terhadap Kecakapan Matematika Siswa Sekolah Dasar Negeri 32 Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2015

Aria Wahyuni, Wenny Lazdia, Nova Meli Santri · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Brain Gym adalah serangkaian latihan gerak yang sederhana untuk memudahkan kegiatan belajar dan penyesuaian dengan tuntutan sehari-hari. Brain Gym membuka bagian-bagian otak yang sebelumnya tertutup atau terhambat sehingga kegiatan belajar/bekerja berlangsung menggunakan seluruh otak atau whole brain. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh Senam Otak Brain-Gym terhadap kecakapan matematika siswa sekolah dasar negeri 32 kinali kabupaten pasaman barat tahun 2016. Penelitian ini dengan menggunakan desain Quasi Eksperimental dengan metode pendekatan Pretest – Postest. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Didapatkan sampel sebanyak 20 anak. Hasil penelitian didapatkan Rata-Rata kecakapan matematika siswa sebelum intervensi senam otak brain-gym Sekolah Dasar Negeri 32 Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2016 adalah 5,175. Rata-Rata Rata kecakapan matematika siswa setelah intervensi senam otak brain-gym Sekolah Dasar Negeri 32 Kinali Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2016 adalah 6,900. Pengaruh penerapan senam otak untuk meningkatkan kecakapan matematika pada siswa sekolah dasar negeri 32 kinali kabupaten pasaman barat dengan nilai mean -1,7250 dan p=0,000. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan senam otak efektif untuk meningkatkan kecakapan matematika siswa dasar negeri 32 kinali kabupaten pasaman barat tahun 2016. Jadi penerapan senam otak dapat menjadi pertimbangan para guru dan orang tua untuk meningkatkan kecakapan matematika pada siswa. Abstract (EN): Brain the gym was a series of exercise motion simple to ease learning activities and the adjustment of with the demands of daily.Brain the gym open parts of the brain who formerly covered or obstructed so as to learning activities / work held using all the brain or whole brain.The purpose of this research is to identify the effects brain-gym to skill mathematics primary school student land 32 Kinali of west Pasaman 2016. This research using design a quasi experimental with the approach pretestpostest. Technique the sample purposive sampling.Obtained samples from 20 children. The results of the study obtained the average skill mathematics of students before intervention gymnastic the brain brain-gym public primary schools 32 Kinali of west Pasaman 2016 is 5,175.The average flattened skill mathematics students after the intervention gymnastic the brain brain-gym public primary schools 32 Kinali of West Pasaman 2016 is 6,900.The influence of the application of gymnastic the brain to increase skill mathematics to their students public primary schools 32 Kinali of West Pasaman its mean value -1,7250 and p = 0,000. Based on the research done can be concluded that the implementation of gymnastic the brain effective to accelerate skill mathematics students public primary 32 Kinali of West Pasaman 2016.So the application of gym the brain can into consideration the teachers and parents to increase skill mathematics to their students.

Skripsi 2017
Detail
Cover Pengaruh Reminiscence Therapy Terhadap Penurunan Tingkat Stress Pada Lansia  Di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2016
Pengaruh Reminiscence Therapy Terhadap Penurunan Tingkat Stress Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2016

Evi Hasnita, Mardalinda, Imelda R. Kartiaka · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Stress pada lansia adalah perasaan tertekan, cemas dan tegang yang diakibatkan oleh stressor berupa perubahan fisik, mental, dan sosial lansia yang mempengaruhi status emosional dan dapat menimbulkan penyakit. Pengelolaan stress lansia dapat dilakukan dengan Reminiscence Therapy yang menggunakan memori dan kenangan masa lalu untuk menjaga kesehatan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Reminiscence Therapy terhadap stress lansia Desain pada penelitian ini adalah quasi-experimental dengan rancangan penelitian one grup pretest dan pos-test, dengan populasi 35 lansia, sampel terdiri dari 20 lansia yang dipilih secara purposive sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Depression Anxiety And Stress Scale (DASS). Hasil analisis uji dependen sample ttest dengan tingkat kemaknaan 95% menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan Reminiscence Therapy terhadap stress pada lansia, dibuktikan dengan nilai rata-rata tingkat stress sebelum intervensi 22.25 point dan setelah dilakukan intervensi berubah menjadi 16,60 point, berdasarkan analisis wilcoxon didapatkan P value 0,000. Kegiatan bercerita kenangan masa lalu dapat membantu lansia berinteraksi dan mengungkapkan perasaan kepada keluarga dan teman sehingga lansia mampu beradaptasi terhadap stress. Abstract (EN): Stress on elderly is feeling of distress anxious and straining caused by stressor of change in physical, mental, and social status elderly that affects emotional and can give rise to disease.Management stress elderly can be done by reminiscence therapy therapy that uses memory and memories to maintain the health of elderly .Research aims to understand the influence of reminiscence therapy to stress elderly a design on this research is quasi-experimental to the research one group pre-test and pos-test, with a population of 35 elderly, sample consisting of 20 elderly who, which were selected purposively sampling and data collection was carried out by using depression anxiety and stress scale (DASS). The results of the analysis test dependent sample t-test with a kemaknaan 95 % suggests the influence significant reminiscence therapy to stress on elderly, evidenced by value the average level of stress before intervention 22.25 point and after conducted intervention turned into 16,60 point, based on analysis of the wilcoxon obtained p value 0,000. Activities tells the memories can help elderly interact and expressed the feelings to friends and family so elderly capable of adapting to stress.

Skripsi 2017
Detail
Cover Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Pinggang Pada Ibu Hamil Trimester III di wilayah kerja Puskesmas Biaro Kabupaten Agam Tahun 2016
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Pinggang Pada Ibu Hamil Trimester III di wilayah kerja Puskesmas Biaro Kabupaten Agam Tahun 2016

Aria Wahyuni, Oktavianis, Suci Asiska · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Perubahan fisiologis dalam kehamilan menyebabkan ibu merasakan ketidaknyamanan mudah lelah, nyeri punggung, nyeri pinggang, nyeri panggul. Oleh sebab itu, ibu hamil perlu menjaga kesehatan tubuhnya dengan berbagai cara berjalan dipagi hari, renang, olahraga ringan dan senam hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Pinggang Pada Ibu Hamil Trimester III. Desain penelitian quasi-eksperimen dengan rancangan pretest postest only design. Penelitian ini telah dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Biaro pada tanggal 2 Januari – 2 Februari 2016. Populasi adalah seluruh ibu hamil trimester III yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Biaro, berjumlah 20 orang. Sampel diambil secara purposive sampling, berjumlah 7 orang. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji t-test dependent. Hasil analisa univariat diketahui rerata nyeri pinggang ibu hamil sebelum intervensi adalah 4,43. Rerata nyeri pinggang ibu hamil sesudah intervensi adalah 2,57. Hasil analisa bivariat ada perbedaan rerata nyeri pinggang ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah pelaksanaan senam hamil (p = 0,000) Disimpulkan bahwa ada pengaruh senam hamil terhadap nyeri pinggang pada ibu hamil trimester III. Diharapkan pada pihak Puskesmas agar dapat melaksanakan kegiatan rutin senam hamil di polindes-polindes untuk mengurangi nyeri pinggang yang dialami ibu hamil trimester III dan mempersiapkan ibu dalam menghadapi persalinan. Abstract (EN): The physical changes in pregnancy cause mothers to feel discomfort such as exhaustion, back pain, low-back pain, and pelvic pain. Because of that, pregnant women need to take care of their body health in various ways, for example by walking every morning, swimming, simple exercises, and doing pregnancy exercises. The purpose of this research was to find out theeffects of pregnancy exercises toward low-back pain felt by pregnant women in their 3rd trimester. This research was quasi-experiment with non-randomize pretest posttest design. This research was carried out in the working area of Biaro Public Health Center from January 2nd until February 2nd, 2016. The population was all the pregnant women in their 3rd trimester in the working area of Biaro Public Health Center, consisting of 20 people. The samples were taken by using purposive sampling, which were 7 people in total. The data processing and analysis were computerized using t-test dependent. The results of univariate analysis showed that the average of low-back pain felt by pregnant women before the intervention was 4.43. The average of low-back pain felt by pregnant women after intervention was 2.57. The results of bivariate analysis showed that there was differences between the average of lowback pain felt by the pregnant women in their 3rd trimester before and after the implementation of the pregnancy exercises ( p = 0,000 ). In conclusion, there were some effects of pregnancy exercises toward the low-back pain felt by pregnant women in their 3rd trimester. Therefore, it is expected for the public health center to be able to conduct routine pregnancy exercises to reduce low-back pain felt by pregnant women in their 3rd trimester and to prepare them for the child-birth delivery.

Skripsi 2017
Detail
Cover Hubungan Pola Asuh Orang, Pendidikan, dan Status Sosial Ekonomi Orang Tua dengan Prestasi Belajar Murid Sekolah Dasar Negeri 06 Pulai Anak Air Kelas IV dan V Di Kota Bukittinggi Tahun 2016
Hubungan Pola Asuh Orang, Pendidikan, dan Status Sosial Ekonomi Orang Tua dengan Prestasi Belajar Murid Sekolah Dasar Negeri 06 Pulai Anak Air Kelas IV dan V Di Kota Bukittinggi Tahun 2016

Silvia, Yelmi Reni Putri, Putri Aina Lovianda · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Pada tahun 2011 diketahui bahwa HDI Indonesia berada pada peringkat 108 dunia menurun menjadi peringkat 124 dari 180 negara pada tahun 2012, dan peringkat 121 dari 185 negara pada tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang, Pendidikan, dan Status Sosial Ekonomi Orang Tua dengan Prestasi Belajar Murid Sekolah Dasar Negeri 06 Pulai Anak Air Kelas IV dan V Di Kota Bukittinggi Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dan kelas V SD Negeri 06 Pulai Anak Air yang berjumlah 52 orang siswa. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling sehingga diharapkan sampel sebanyak 52 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner dan lembar observasi prestasi belajar. Pengolahan data hasil penelitian dilakukan secara komputerisasi meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,8% responden dengan kategori pola asuh orang tua baik, 55,8% dengan tingkat pendidikan orang tua tinggi, 59,6% dengan status sosial ekonomi keluarga tinggi dan 51,9% responden dengan prestasi belajar kurang baik. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada hubungan pola asuh ( p = 0,025, OR = 4,371), pendidikan orang tua ( p = 0,011, OR = 5,383) dan status sosial ekonomi p = 0,042, OR = 3,958) dengan prestasi belajar siswa kelas IV dan V SDN 06 Pulai Anak Air. Dapat disimpulkan bahwa pola asuh, pendidikan dan status sosial ekonomi orang tua berhubungan dengan prestasi belajar siswa. Untuk itu diharapkan kepada semua pihak untuk lebih memperhatikan prestasi belajar sekolah, terutama untuk pihak sekolah agar dapat selalu memotivasi siswa untuk belajar baik di sekolah maupun di rumah serta kepada orang tua untuk dapat menerapkan pola asuh yang baik yang dapat membentuk karakter anak yang kreatif dan berkembanga dengan baik agar prestasi belajar anak dapat ditingkatkan. Abstract (EN): In 2011 it is known that HDI of Indonesia was ranked 108 in the world. The rank was dropped to number 124 out of 180 countries in 2012 and number 121 out of 185 countries in 2013. This research aimed to determine the relationship of parenting style, parents‟ education, and parents‟ socio-economic status with learning achievement of 4th and 5thgrade students in elementary school 06 PulaiAnak Air Bukittinggi 2016. This research was descriptive analytic with cross sectional study. The population in this research was all students of 4th and 5th grade in elementary school 06 PulaiAnak Air which was 52 students in total. The sampling in this research used total sampling technique, so the total sample was 52. The data collecting in this research used questionnaires and observation sheets of learning achievement. The data processing was computerized including the analysis of univariate and bivariate analysis using chi square test. The results showed that 53.8% of respondents had the category of good parenting style, 55.8% of respondents had high level of parents‟ education, 59.6% of respondents had high socio-economic status families, and 51.9% of respondents had less learning achievement. The statistical analysis showed that there was a relationship of parenting style (p = 0.025, OR = 4.371), parents‟ education (p = 0.011, OR = 5.383) and socio-economic status (p = 0.042, OR = 3.958) with learning achievement of 4th and 5th grade students in elementary school 06 PulaiAnak Air. In conclusion, the parenting style, parents‟ education, and socio-economic status of parents affectedstudents‟ learningachievement. Therefore, it is expected for all parties to pay more attention to students‟ learning achievement at schools. It is highly recommended for the schools to always motivate students to learn both at school and at home. In addition, it is also recommended for the parents to be able to apply good parenting style to build the creativity and the development of children so thatchildren‟s learning achievement can be improved.

Skripsi 2017
Detail
Cover Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Autisme di Sekolah Khusus Autisme Al-Ikhlas Bukittinggi Tahun 2016
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Autisme di Sekolah Khusus Autisme Al-Ikhlas Bukittinggi Tahun 2016

Wenny Lazdia, Yogi Strada, Efriza · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Autisme adalah gangguan yang terjadi sejak lahir, yang membuat anak tidak dapat membentuk hubungan, menutup diri secara total. Berdasarkan survey awal dari 15 orang anak autis di temukan 7 orang masalah komunikasi, 3 orang masalah emosi dan 5 orang masalah perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Autisme di Sekolah Khusus Autisme Al-Ikhlas Bukittinggi Tahun 2016. Desain penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah orang tua anak autis di Sekolah Khusus Al-Ikhlas Bukittinggi (sebanyak 124 orang) dengan sampel 55. penelitian ini dilakukan pada bulan februari. Sampel diambil secara accidental sampling. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat uji (chi-square). Hasil analisa univariat diketahui 52,7 % dengan komunikasi kurang baik, 49,1% dengan emosi labil, 63,6% perilaku pasif dan 49,1% dengan interaksi sosial tidak baik. Hasil analisa bivariat terdapat hubungan komunikasi (p = 0,042 dan OR = 3,091), dan hubungan emosi (p = 0,002 dan OR = 5,938) dengan kemampuan interaksi sosial, dan tidak ada hubungan perilaku (p = 0,308 dan OR = 1,781) dengan kemampuan interaksi sosial. Dapat di simpulkan ada hubungan fungsi komunikasi dan fungsi emosi dengan kemampuan interaksi sosial. Oleh sebab itu di harapkan kepada orang tua agar mengajarkan cara berkomunikasi yang lebih baik, serta mengajarkan cara mengontrol emosi pada anak. Dan di harapkan kepada Dinas Pendidikan agar memberikan perhatian khusus pada anak autis. Abstract (EN): Autism is disorder that occurs have been since birth , who makes son is able to form a connection , shutting out in total .Based on the preliminary survey than 15 autistic children found 7 people communication problems , 3 people problems emotions and 5 people for behavior problems .This research aims to understand the factors that related to the ability of social disaffiliation child autism in segregated schools autism al-ikhlas bukittinggi 2016. Design research descriptive analytic to a draft cross sectional .Population is parents children autis some special school al-ikhlas bukittinggi ( as many as 124 of people ) by sample 55 . The study is done in february .Sample was a sampling accidental .Analysis data using analysis univariat and bivariat the chi-square ). The results of the analysis univariat known 52.7 % with communication less than good, 49,1 % with emotion unstable, 63,6 % behavior passive and 49,1 % with social interaction not good .The results of the analysis bivariat there are relations communication ( p = 0,042 and or = 3,091 ) , and relations emotion ( p = 0,002 and or = 5,938 ) to the ability of social interaction , and there was no connection behavior ( p = 0,308 and or = 1,781 ) to the ability of social interaction. Can be concluded there was a correlation function communication and function emotion to the ability of social interaction.Therefore in expect to parents to teach how to communicate better, and teach how to control emotion on child.And in expect the education office so as to give special attention on child autis.

Skripsi 2017
Detail
Cover Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pasien HIV/AIDS Di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2016
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pasien HIV/AIDS Di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2016

Yelmi Reni Putri, Nurhayati, Elki Rizal Saputra · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Situasi yang di hadapi penderita HIV/AIDS sangat kompleks, selain harus menghadapi penyakitnya sendiri, mereka juga menghadapi stigma dan deskriminasi, sehingga mengalami masalah pada fisik, psikis, dan sosial yang memerlukan intervensi komprehensif meliputi medikametosa, nutrisi, dukungan sosial, dukungan keluarga maupun psikoterapi/konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini di lakukan di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi pada bulan juni sampai october 2015 dengan populasi seluruh pasien yang berada di RSUD Dr. Achmad Mochtar yang berjumlah 133 orang. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 32 orang. Pengumpulan data di lakukan secara komputerisasi meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa lebih dari sebagian responden (59,4 %) memiliki kualitas hidup kurang baik, lebih dari sebagian responden (50 %) memiliki kurang baik dalam kategori fisik, lebih dari sebagian responden (59,4 %) melakukan bersosial yang baik, lebih dari sebagian responden (56,2 %) memiliki lingkungan kurang baik. Sedangkan hasil analisis univariat menunjukkan bahwa ada pengaruh antara dukungan fisik (P= 0,012, OR= 7,222), dukungan sosial (P= 0,016, OR= 7,26), dukungan lingkungan (P= 0,016, OR= 7,562) terhadap kualitas hidup. Disimpulkan bahwa kualitas hidup sangat dipengaruhi oleh dukungan fisik, dukungan sosial, dan dukungan lingkungan. Untuk itu diharapkan upaya dari berbagai pihak, khususnya pihak keluarga untuk lebih meningkatkan perhatian serta motivasi agar penderita merasa lebih diperhatikan dan lebih bersemangat. Abstract (EN): The situation faced by people with HIV / AIDS is very complex, in addition to having to face the disease itself, they also face stigma and discrimination, and therefore experience problems in the physical, psychological, social and requiring comprehensive intervention includes medikametosa, nutrition, social support, family support and psychotherapy /counseling. This study aims to determine the factors associated with quality of life of patients with HIV / AIDS at the Hospital Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi 2016. This type of research is descriptive analytic with cross sectional approach. This research was conducted in Hospital Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi in June until October of 2015 the population of all patients in Hospital Dr. Achmad Mochtar totaling 133 people. sampling using purposive sampling to obtain a sample of 32 people. Data collection is done by computerized include univariate and bivariate analysis using chi square test. Based on the results of research in the know that more than the majority of respondents (59.4%) had a poor quality of life, more than the majority of respondents (50%) have less well in physical categories, more than the majority of respondents (59.4%) did bersosial the well, more than the majority of respondents (56.2%) had a poor neighborhood. whereas the results of the univariate analysis showed that there is influence between the physical support (P = 0.012, OR = 7.222), social support (P = 0.016, OR = 7.26), environmental support (P = 0.016, OR = 7.562) on the quality of life. It was concluded that the quality of life is influenced by the physical support, social support, and support the environment. for the expected efforts from various parties, especially the family to further increase the attention and motivation so that people feel more noticed and more excited.

Skripsi 2017
Detail
Cover Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Mekanisme Koping Pasien Hemodialisa di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2016
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Mekanisme Koping Pasien Hemodialisa di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2016

Adriani, Evi Hasnita, Desmita Yulia Sari · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Mekanisme koping adalah cara yang dilakukan individu dalam menyelesaikan masalah, menyesuaikan diri dengan perubahan, serta respon terhadap situasi yang mengancam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan mekanisme koping pada pasien hemodialisa di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2016 yaitu tingkat pendidikan, dukungan keluarga, status ekonomi, dan Self Efficacy. Desain penelitian adalah cross sectional Study. Populasi pada penelitian ini adalah pasien hemodialisa. Sampel yang diambil sebanyak 51 responden dengan metode pengambilan sampel total sampling. Pengambilan data menggunakan kuisioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat berupa uji Chi – Square. Pada hasil penelitian ini variabel yang berhubungan adalah tingkat pendidikan (p Value 0,003), dukungan keluaga (p Value 0,001), dan Self Efficacy (p value 0,003), sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah status ekonomi. Dari hasil penelitian didapatkan data bahwa mekanisme koping yang digunakan oleh pasien hemodialisa di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi adalah adaptif. Abstract (EN): Mechanism koping is the way done an individual in solve the problem, conform to change, and response to the threatening situation.Research aims to understand factors that deals with mechanism koping in patients hemodialisa at RSUDDr.AchmadMochtarBukittinggi2016 namely the levels of education, family encouragement, economic status, Self Efficacy. Design research is the cross sectional study.Population to research this is patientshemodialisa.Samples to be taken as many as 51 respondents with the methods the sample collection total of sampling.The data using kuisioner.Analysis the data used was analysis univariat and bivariat of test chi- Square. In the result of this research variable are associated are the education level of (p value 0,003 ), family support (p value 0,001 ), and Self Efficacy (p value 0,003 ) , while variable which does not related is economic status.The research or data that the mechanisms of koping used by patientshemodialisa at RSUD Dr.AchmadMochtarBukittinggiis adaptive.

Skripsi 2017
Detail
Cover Hubungan Pengetahuan, Pergaulan dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Penyalahgunaan Psikotropika Pada Remaja Laki-Laki di Nagari Durian Tinggi Kabupaten Pasaman Tahun 2016
Hubungan Pengetahuan, Pergaulan dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Penyalahgunaan Psikotropika Pada Remaja Laki-Laki di Nagari Durian Tinggi Kabupaten Pasaman Tahun 2016

Silvia, Lisavina Juwita, M. Rizky Hidayatullah · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Masalah penyalahgunaan Psikotropika merupakan masalah perusakan masa depan sebuah generasi. Dari 10 orang yang ditemukan saat survey awal 6 orang diantaranya pernah mengkonsumsi psikotropika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pergaulan dan pola asuh orang tua dengan penyalahgunaan psikotropika. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pergaulan dan pola asuh orang tua dengan penyalahgunaan Psikotropika pada remaja laki- laki di Nagari Durian Tinggi. Penelitian dilakukan di Nagari Durian Tinggi pada tanggal1-3 Februari 2016 dengan jumlah populasi sebanyak 63 orang, sedangkan sampel sebanyak 63 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Dari hasil penelitian univariat didapatkan hasil 55,6% remaja laki-laki mempunyai pengetahuan rendah, 57,1% mempunyai pergaulan yang tidak baik, 63,5% mempunyai pola asuh yang tidak baik dan 30,2% pernah menggunakan psikotropika. Dari hasil analisa bivariat ada hubungan yang bermakna antara Tingkat Pengetahuan dengan penyalahgunaan Psikotropika (p=0,006 dan OR=7,018), ada hubungan antara Pergaulan dengan penyalahgunaan Psikotropika (p=0,000 dan OR=10,000), ada hubungan antara Pola Asuh Orang Tua dengan penyalahgunaan Psikotropika (p=0,011 dan OR=7,761). Penelitian ini dapat disimpulkan, ada hubungan yang bermakna antara Tingkat Pengetahuan dengan Penyalahgunaan Psikotropika dan ada hubungan yang bermakna antara Pergaulan dengan Penyalahgunaan Psikotropika serta ada hubungan yang bermakna antara Pola Asuh Orang Tua dengan Penyalahgunaan Psikotropika. Abstract (EN): Psychotropic abuse problem is a vandalism problem the future a generation. Of 10 people were found during preliminary survey 6 of them ever consume psychotropic. Research aims to understand relations knowledge, intercommunication and the pattern foster parents with abuse psychotropic. This research is descriptive analytic to know the relationship knowledge, promiscuity and the pattern foster parents by the abuse of psychotropic in adolescents male in Durian Tinggi district. The study was conducted at the Durian Tinggi district on 1-3 february 2016 with a population of 63 people, while samples from 63 people with the sample collection technique total of sampling. Data analysis using univariat analysis and bivariat by test chi-square. From the research was obtained the results of univariat 55,6 % teenage boys have low knowledge, 57,1 % have intercommunication that is not good, 63,5 % foster follow any pattern that were not good and 30,2 % have been using psychotropic. From the results of the analysis bivariat there is a significant correlation between the level of knowledge by the abuse of psychotropic (p = 0,006 and the OR = 7,018) , there was a correlation between intercourse with psychotropic abuse (p = 0,000 and the OR = 10,000), there was a correlation between a pattern foster parents by the abuse of psychotropic (p = 0,011 and the OR = 7,761). This research can be concluded, there was a significant correlation between the level of knowledge with abuse psychotropic and there was a significant correlation between intercourse with abuse psychotropic and there was a significant correlation between pattern foster parents with abuse psychotropic.

Skripsi 2017
Detail
Cover Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Usia Prasekolah Di Jorong Parit Lubang Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman Tahun 2016
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Usia Prasekolah Di Jorong Parit Lubang Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman Tahun 2016

Neila Sulung, Muhammad Amin, Harisnal · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Jumlah kasus anak usia prasekolah mengalami pola asuh orang tua yang signifikan. Dalam membagi pola asuh orang tua menjadi tiga yakni Otoriter, Permisif, dan Demokratis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak usia prasekolah di Jorong Parit Lubang Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman Tahun 2016. Desain penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia prasekolah di Jorong Parit Lubang, penelitian ini dilakukan pada tanggal 22-25 februari dengan jumlah sampel 55 orang. Sampel diambil secara total sampling. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisa univariat diketahui (51,0 %) menerapkan pola asuh otoriter yang negatif pada anak usia prasekolah, (54,9 %) menerapkan pola asuh permisif yang negatif, (58,8 %) menerapkan pola asuh demokratis yang pasif, (56,9 %) memiliki anak yang kurang mandiri. hasil analisa bivariat bahwa terdapat hubungan pola asuh orang tua yang otoriter terhadap kemandirian anak usia prasekolah, (p = 0,008 dan OR = 5,926), dan ada hubungan pola asuh premisif terhadap kemandirian anka usia prasekolah (p = 0,009 dan OR = 5,625), dan terdapat hubungan pola asuh demokratis (p = 0,002 dan OR = 8,214) terhadap kemandirian anak usia prasekolah. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Usia Prasekolah adalah pola asuh oteriter, premisif, demokratis. Oleh sebab itu, diharapkan pada pemerintah khususnya Dinas Pendidikan agar dapat memberikan perhatian khusus pada anak-anak usia prasekolah, sehingga anak usia prasekolah bisa mandiri dan orang tua bisa menerapkan pola asuh sesuai dengan tumbuh kembang anak. Abstract (EN): The number of cases children aged a preschool experienced pattern foster parents who significant . In dividing pattern foster parents into three the authoritarian , permissive , and democratic . Research aims to understand pattern foster parents to independence children aged a preschool in jorong parit lubang kecamatan tigo nagari kabupaten pasaman 2016 . Design research descriptive analytic to a draft cross sectional . Population was all the parents who had children aged a preschool in jorong trench holes , the study is done on the 22-25 february with the sample of the 51 people . Sample taken in total of sampling . Analysis data using analysis univariat and bivariat by test chi-square. The results of the analysis univariat known ( 51,0 % ) applying to foster pattern authoritarian negative in children aged a preschool, ( 54,9 % ) applying to foster pattern permissive negative, ( 58,8 % ) applying to foster pattern democratic passive, ( 56,9 % ) have children who less mandiri. The results of the analysis bivariat that there is relations pattern foster parents who authoritarian to independence children aged a preschool, ( p = 0,008 and or = 5,926 ), and there was a correlation pattern foster premisif to independence anka age a preschool ( p = 0,009dan or = 5,625 ), and there are relations foster pattern democratic ( p = 0,002dan or = 8,214 of independence children aged a preschool. Can be concluded that there was a correlation pattern foster parents to independence children aged a preschool is the pattern foster oteriter ,premisif , democratic .Therefore , is expected in the government especially the education office to be able to provide special attention to children aged a preschool , and the age a preschool could be independent and parents can apply pattern foster in accordance with are sprouting children .

Skripsi 2017
Detail
Cover Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2016
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2016

Aria Wahyuni, Yelmi Reni Putri, Musa · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Gagal Ginjal Kronis merupakan suatu proses patofisiologis dengan etiologi yang beragam, mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif dan berakhir dengan gagal ginjal. Hemodialisa merupakan suatu tindakan terapi dengan dialisis sebagai pengganti fungsi ginjal Untuk menurunkan kadar racun didalam darah. Kualitas hidup yang baik menjadi salah satu indikator keberhasilan terapi hemodialisa yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodilisa di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian adalah semua pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa sebanyak 85 orang. Penelitian ini dilakukan mulai bulan bulan desember 2015 sampai dengan januari 2016. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa Data dalam penelitian ini menggunakan analisa univarat dan bivariat. Hasil Penelitian ini didapatkan umur ≥ 45 tahun 33 responden (71,7%), jenis kelamin laki-laki 24 responden (52,2%), tingkat pendidikan tinggi 30 responden (65,2%), sudah lama menjalani hemodalisa 45 responden (91,3%), dukungan keluarga kurang baik 32 responden (69,6%), kualitas hidup kurang baik 29 responden (63,0%). Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa dan tidak ada hubungan yang signifikan antara karakteristik responden (umur, jenis kelamin, pendidikan) dan lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa. Uji statistik umur p= 0,181 dan OR= 0,373, Jenis kelamin p= 0,700 dan OR= 0,653, tingkat pendidikan p= 0,707 dan OR= 0,643, lama HD P= 0,135 dan OR= 0,167, dukungan keluarga p= 0,004 dan OR= 8, 929. Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa. Abstract (EN): Chronic Renal Failure is a pathophysiological process with diverse etiology, resulting in progressive decline in renal function and end up with kidney failure. Hemodialysis is an act of theraphy with dialysis as substitute for kidney function to reduce levels of toxins in the blood. Good quality of life is one indicator of the success of hemodialysis theraphy is done. This study aims to identify factors – factors related to the quality of life of patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis in the Hospital Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. This research is descriptive analytic using cross sectional design. The population in the study were all patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis 85 persons. This study was conducted starting in the month of December 2015 through to january 2016. Data were collected using a questionnaire. Data analysis in this study using univariat and bivariate analysis. This research results obtained ≥ 45 years of age 33 respondents (71,7%), male gender 24 respondents (52,2%), higher education level 30 respondents (65,2%), had long been undergoing hemodialysis 45 respondents (91,3%), family support is not ggod 32 respomdents (69,9%), poor quality of life for the 29 respondents (63,0%). These results indicate there is a significant correlation between family support with the quality of life of patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis and there is no significant relationship between the characteristics of respondents (age, sex, education) and old underwent hemodialysis with the quality of life of patients with chronic renal failure hemodialysis undergo. Statistical test age p = 0,181 and OR = 0,373, Gender p = 0,700 and OR = 0,653, education level p = 0,707 and OR = 0,643, old HD P = 0, 135 and OR = 0,167, family support p = 0,004 and OR = 8,929. Based on the above results it can be concluded that family support can affect the quality of life of patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis.

Skripsi 2017
Detail
Cover Pengalaman Hidup Suami/Istri Dengan Pasangan Yang Positif HIV/AIDS di Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bukittinggi Tahun 2016
Pengalaman Hidup Suami/Istri Dengan Pasangan Yang Positif HIV/AIDS di Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bukittinggi Tahun 2016

Yelmi Reni Putri, Nova Helma Neli, Oktavianis · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah sejenis virus yang menyerang atau menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia dan menjadi penyebab Aqciured Immunodeficiency Symndrome (AIDS). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengalaman hidup Suami/Istri dengan pasangan yang positif HIV/AIDS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan melalui observasi pada lima partisipan dari bulan JanuariFebruari 2016 di Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bukittinggi. Wawancara direkam kemudian dibuat dalam bentuk verbatim, selanjutnya dianalisis menggunakan metode Cresswell. Hasil penelitian ini mengidentifikasi 5 tema dari pengalaman hidup Suami/Istri dengan pasangan yang positif HIV AIDS yaitu 1) Respon Emosional, 2) Sikap keluarga terhadap ODHA, 3) Dukungan keluarga terhadap ODHA, 4) Ekonomi keluarga dan 5) Diskriminasi terhadap ODHA. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya berbagai macam respon dari Partisipan dan lingkungan dalam menanggapi penyakit HIV/AIDS, untuk itu disarankan kepada keluarga, masyarakat, pemerintah dan petugas kesehatan untuk memberikan dukungan baik moril maupun materi sehingga dapat mengurangi beban hidup dari pasangan ODHA. Abstract (EN): The Human Immunodeficiency Virus (HIV) is a kind of the virus that attacked or infect white blood cells that decrease the human immune and a cause Aqciured Immunodeficiency Syndrome (AIDS). The purpose of this research is to explore experience husband/ wife with the couples HIV/AIDS positive. The research is qualitative study using descriptive phenomenology approach. Data collection was carried out by means of in depth interviews and through observation on five participants from the moon in January-February 2016 in AIDS commission (KPA). Interview recorded later made in the verbatim, then analyzed uses the Cresswell Method. The result of this research identified 5 theme of experience life husband / wife with the couples HIV/AIDS positive wich are 1) an emotional response, 2) attitude against living family, 3) support against living family, 4) family economy and 5) discrimination against living. Based on the research done can be concluded that of these various kinds of a response from participants and environment in response to of HIV/AIDS, for it was recommended to the family, the community, the government and health workers to give support both moral and material so can reduce the burden of life of couples living.

Skripsi 2017
Detail
Cover Pengaruh polusi udara aktivitas kendaraan bermotor terhadap kasus ISPA pada penduduk yang beraktifitas di sekitaran jalan raya simpang By Pass Kota Bukittinggi tahun 2016
Pengaruh polusi udara aktivitas kendaraan bermotor terhadap kasus ISPA pada penduduk yang beraktifitas di sekitaran jalan raya simpang By Pass Kota Bukittinggi tahun 2016

Evi Hasnita, Nila Sovia, Billy Harnaldo Putra · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kejadian ISPA di Bukittinggi meningkat dari tahun ke tahun dan menduduki peringkat pertama dari 10 penyakit terbesar, pada masyarakat untuk itu perlu dilakukan tindakan penelitian, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh polusi udara aktivitas kendaraan bermotor terhadap kasus ISPA pada penduduk yang beraktifitas di sekitaran jalan raya. Jenis penelitian ini adalah Study control dalam penelitian ini peneliti mengukur polusi udara pada kelompok kasus dan kelompok kontrol. Populasi penelitian ini adalah masyarakat yang terdiagnosa dari data Puskesmas yang sudah di dapat, dan 3x dalam se hari, di mulai dri hari minggu – jum’at pengambilan. Teknik pengambilan sampel dengan Simple Random Sampel, sampel udara dan sampelnya pengambilan 4 titik di dekat jalan raya dan 6 titik yang jauh dari jalan raya Rata-rata kelompok kasus partikulat mencapai 65µg, kelembaban 76% dan suhu 240C. Rata- rata kelompok kontrol partikulat mencapai 65 µg, kelembaban 76% dan suhu 240C. Perbedaan partikulat antara kelompok kasus dengan kelompok kontrol yaitu kelompok kasus rata-rata mencapai 75 µg sedangkan pada kelompok kontrol hanya mencapai 65 µg. Dari hasil bacaan diatas dapat disimpulkan bahwa polusi udara di kelompok kasus lebih tinggi dari kelompok kontrol. Kepada petugas untuk dapat memberikan informasi kepada pengguna jalan raya untuk memakai alat pelindung seperti masker dan mamfaat pemakaian masker bagi kesehatan. Abstract (EN): This event will be based on research by the high numbers of ISPA events in Bukittinggi is increasing from year to year and tops the list of the 10 biggest disease on society, for it needs to be done action research, the purpose of this research is to know the influence of air pollution of motor vehicle activity against ISPA cases in the population who work in the highway environment. The kind of research this is study control in this research researchers measuring the air quality in group cases and the control group .Population this research is the community diagnosed with from the data community health centers that have in be , and three times into se day , begins from Sunday-friday at the .Technique the sample collection with simple random sample , sample air and sampelnya the 4 points on the highway and 6 point that away from the main road The average group cases particulate 65µg , moisture 76% and temperature 240C .Average the control group particulate 65µg , moisture 76% and temperature 240C .Particulate differences between the cases with the control group, are the groups of cases an average of 75 µg while in the control group only reach 65 µg. Reading from the results of the above we can conclude that air pollution in the group cases higher than the control group .To officers for can inform us to the owner of a highway to wear protective instrument like mask and corner his .

Skripsi 2017
Detail