Adriani, Azmiadi, Kartika, Imelda R, · 2017 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Keperawatan
Mobilisasi dini adalah suatu upaya mempertahankan kemandirian sedini mungkin dengan cara membimbing penderita untuk mempertahankan fungsi fisiologis.Spinal anestesi adalah merupakan salah satu teknik anestesi regional dengan cara penyuntikan obat anestesi local ke dalam ruang subarahnoid dengan tujuan untuk mendapatkan analgesi setinggi dermatom tertentu dan relaksasi otot rangka yang salah satu efeknya menyebabkan retensi urine. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah pasien pasca pembedahan dengan anestesi spinal yang berjumlah 16 orang dengan sampel 16 orang, 8 orang dijadikan kelompok eksperimen yaitu kelompok yang dilakukan mobilisasi dini dan 8 orang lagi dijadikan sebagai kelompok kontrol yaitu tidak dilakukan mobilisasi dini. Hasil penelitian ini didapatkan rata – rata peningkatan jumlah urine pada kelompok eksperimen adalah 499,125 cc. Rata – rata peningkatan Jumlah urine pada kelompok kontrol 7,5cc . Hasil uji statistik didapatkan perbedaan rata-rata peningkatan jumlah urine dengan nilai pvalue = 0,000, maka terlihat ada hubungan yang bermakna antara pengaruh mobilisasi dini dengan pemulihan kandung kemih pada kelompok eksperimen dan didapatkan perbedaan jumlah peningkatan jumlah urine dengan nilai pvalue = 0,816, maka tidak bermakna antara tanpa perlakuan pada mobilisasi dini terhadap pemulihan kandung kemih pada kelompok kontrol. Bagi rumah sakit, pembaca dan instansi pendidikan diharapkan penelitian ini sebagai masukan, menambah wawasan dan acuan tentang Pengaruh mobilisasi dini pasca pembedahan dengan anestesi spinal terhadap pemulihan kandung kemih. Abstract (EN): Early mobilization is an attempt to maintain independence as early as possible by guiding the patient to maintain anesthesia fisiologis.Spinal function is one of the regional anesthetic technique by means of the injection of local anesthetic into the subarachnoid space with the aim to get as high as dermatom specific analgesia and relaxation of skeletal muscle one effect causes urinary retention. The research design is quasi-experimental. The population in the study were patients with post surgery with spinal anesthesia sample of 16 people with 16 people, 8 are used as the experimental group: the group carried out early mobilization and eight others were used as a control group that did not do early mobilization. The results of this study, the increas of averages iamount of urine in the experimental group was 499,125 cc. Increas Averages amount of urine in the control group was 7,5 cc. Statistical test results obtained difference in the average increase in the amount of urine with a value pvalue = 0,000, then look no correlation between the effect of early mobilization with the recovery of the bladder in the experimental group and found differences in the amount of increase in the amount of urine with a value pvalue = 0.816, it is not meaningful between no treatment at early mobilization against the restoration of bladder control group. For hospitals, the reader is expected to research and educational institutions as an input, add insight and guidance on the Influence of early mobilization after surgery with spinal anesthesia to the recovery of the bladder