Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Cover Peran kelompok dukungan sebaya dan petugas kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada penderita HIV/AIDS di Rumas sakit Dr.achmad mochtar Bukittinggi Tahun 2016

Dokumen (1)

Dokumen Utama
Skripsi 2017

Peran kelompok dukungan sebaya dan petugas kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada penderita HIV/AIDS di Rumas sakit Dr.achmad mochtar Bukittinggi Tahun 2016

Penulis
Ance Hendrika
Pembimbing
Yelmi Reni Putri; Adriani
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2017
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Keperawatan
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
—
Dipublikasikan
03 April 2017

Abstrak

Penggunaan ARV (antiretroviral) pada pasien dengan hasil tes HIV positif merupakan upaya untuk memperpanjang umur harapan hidup penderita HIV-AIDS yang dikenal dengan istilah ODHA (orang dengan HIV AIDS). ARV bekerja melawan infeksi dengan cara memperlambat reproduksi HIV dalam tubuh. Umumnya ARV efektif digunakan dalam bentuk kombinasi, bukan untuk menyembuhkan, tetapi untuk memperpanjang hidup ODHA, membuat mereka lebih sehat, dan lebih produktif dengan mengurangi viraemia dan meningkatkan jumlah sel-sel CD4+ Selain dalam bentuk kombinasi, penggunaan ARV harus terus menerus sehingga sangat rentan mengalami ketidak patuhan yang dapat menumbuhkan resistensi HIV. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif fenomenologi. Sebanyak 8 partisipan berpartisipasi menceritakan pengalamannya yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kelompok dukungan sebaya dan petugas kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada penderita HIV/AIDS. Metode wawancara mendalam dan observasi merupakan alat bantu pengumpulan data. Data dianalisis menggunakan metode Colaizi Penelitian ini mengidentifikasi tiga tema yaitu (1) kepatuhan dalam mengikuti terapi ARV, (2) peran kelompok dukungan sebaya yang optimal selanjutnya, dan (3) peran inti petugas kesehatan adalah konselor.hasil dari penelitian didapatkan peran kelompok dukungan sebaya adalah sebagai edukator,motivator dan konselor,sedangkan peran dominan petugas kesehatan adalah sebagai konselor untuk ODHA. Hasil penelitian menyarankan agar petugas kesehatan dan kelompok dukungan sebaya meningkatkan pendampingan kepada ODHA karena kepatuhan mengikuti terapi antiretroviral meningkatkan kualitas hidup ODHA. Abstract (EN): The use of ARV (antiretroviral) in patients with test results HIV positive is an effort to extend the life of life expectancy patients HIV-AIDS known with the term those living with hiv aids.ARV effective used in the combination,not to cure,but to lengthen life living,make them more healthy,and more productive by reducing viraemia and increase the number of cells cd4+besides in the form of combination,the use of ARV have to continuous so very vulnerable experienced it that can grow resistance HIV This research in a qualitative approach descrictive phenomenology.as many as 8 participants participate recounting her experience.a method of in-depth interviews and observation is a help data collection.data analyzed uses the method colaizi. Research identifies trhee themes which are (1) compliancein following therapy ARV, (2) the role of support age optimal next,and (3) the role of the nucleus health workers is konselor.hasil of study obtained the role of dominant health workers is as edukator,motivator and counselor to living. The results of the study suggested health workers and a support group age increase assistance to living because compliance follow therapy antiretroviral improve the quality of life living.

Kata Kunci

KDS Petugas Kesehatan kepatuhan terapi Antiretroviral