Efektivitas Pemberian Madu Terhadap Penderita Diare Akut Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Kabupaten Agam Tahun 2016
- Penulis
- Lusi Purnama Sari
- Pembimbing
- Yelmi Reni Putri; Oktavianis
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Keperawatan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 03 April 2017
Abstrak
Diare akut adalah buang air besar dengan frekuensi yang meningkat dan konsistensi tinja yang lembek atau cair yang bersifat mendadak datangnya dan berlangsung dalam waktu kurang dari dua minggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat adanya penurunan frekuensi diare sebelum dan sesudah pemberian madu pada penderita diare akut pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Kabupaten Agam Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-Eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas Biaro Kabupaten Agam dengan 10 sampel selama bulan Januari sampai Februari tahun 2016. Hasil penelitian ini menunjukkan semua responden mengalami penurunan frekuensi diare , dengan rata rata rekuensi diare sebelum pemberian madu pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Kabupaten Agam Tahun 2015 adalah 6,30 dengan standar deviasi 1,160. Dan rata rata frekuensi diare sesudah pemberian madu pada balita adalah 2,90 dengan standar deviasi 0,876. Dengan nilai perbedaan rata rata frekuensi diare sebelum dan sesudah 5,50 denganp value 0,004 < α yang berarti Ho di tolak. Ada perubahan pada saat sebelum diberikan madu dan sesudah diberikan madu pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Kabupaten AgamTahun 2016. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan frekuensi diare sebelum dan sesudah pemberian madu pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Kabupaten Agam Tahun 2016. Jadi madu dapat digunakan untuk mengobati diare pada pasien diare. Abstract (EN): Acute diarrheal is defecate with a frequency that increased and consistency stools pulpy or liquid is sudden the coming and lasting in less than two weeks. The purpose of this research is to see a decrease in frequency diarrhea before and after the provision of honey in people with acute diarrheal in toddlers in the work area of Biaro Community Health CenterAgamregency 2016. This study using design quasi-eksperimen to a draft one group pretest posttest.Was held in the region working Biaro community health center Agam Regency with 10 sample during the month of january ended in february 2016 This research result indicates all respondents decreased frequency diarrhea, with maximum frequency diarrhea before the provision of honey in toddlers in the work area of Biaro community health center Agam Regency 2016 is 6.30 with standard deviations 1,160.And on average frequency diarrhea after the provision of honey in toddlers is 2,90 with standard deviations 0,876.With the differences on average frequency diarrhea before and after 5.50 with p value 0,004< α which means ho been denied.There have been any changes at the time before it was given honey and after given honey in toddlers in the work area of Biaro community health center Agam regency 2016. Based on the research done can be concluded that there are differences frequency diarrhea before and after the provision of honey in toddlers in the work area of community health care Biaro Agam Regency 2016. So the provision of honey can be used to treat diarrhea in patients diarrhea.