Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2016
- Penulis
- Musa
- Pembimbing
- Aria Wahyuni; Yelmi Reni Putri
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2017
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Keperawatan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- —
- Dipublikasikan
- 03 April 2017
Abstrak
Gagal Ginjal Kronis merupakan suatu proses patofisiologis dengan etiologi yang beragam, mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif dan berakhir dengan gagal ginjal. Hemodialisa merupakan suatu tindakan terapi dengan dialisis sebagai pengganti fungsi ginjal Untuk menurunkan kadar racun didalam darah. Kualitas hidup yang baik menjadi salah satu indikator keberhasilan terapi hemodialisa yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodilisa di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian adalah semua pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa sebanyak 85 orang. Penelitian ini dilakukan mulai bulan bulan desember 2015 sampai dengan januari 2016. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa Data dalam penelitian ini menggunakan analisa univarat dan bivariat. Hasil Penelitian ini didapatkan umur ≥ 45 tahun 33 responden (71,7%), jenis kelamin laki-laki 24 responden (52,2%), tingkat pendidikan tinggi 30 responden (65,2%), sudah lama menjalani hemodalisa 45 responden (91,3%), dukungan keluarga kurang baik 32 responden (69,6%), kualitas hidup kurang baik 29 responden (63,0%). Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa dan tidak ada hubungan yang signifikan antara karakteristik responden (umur, jenis kelamin, pendidikan) dan lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa. Uji statistik umur p= 0,181 dan OR= 0,373, Jenis kelamin p= 0,700 dan OR= 0,653, tingkat pendidikan p= 0,707 dan OR= 0,643, lama HD P= 0,135 dan OR= 0,167, dukungan keluarga p= 0,004 dan OR= 8, 929. Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa. Abstract (EN): Chronic Renal Failure is a pathophysiological process with diverse etiology, resulting in progressive decline in renal function and end up with kidney failure. Hemodialysis is an act of theraphy with dialysis as substitute for kidney function to reduce levels of toxins in the blood. Good quality of life is one indicator of the success of hemodialysis theraphy is done. This study aims to identify factors – factors related to the quality of life of patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis in the Hospital Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. This research is descriptive analytic using cross sectional design. The population in the study were all patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis 85 persons. This study was conducted starting in the month of December 2015 through to january 2016. Data were collected using a questionnaire. Data analysis in this study using univariat and bivariate analysis. This research results obtained ≥ 45 years of age 33 respondents (71,7%), male gender 24 respondents (52,2%), higher education level 30 respondents (65,2%), had long been undergoing hemodialysis 45 respondents (91,3%), family support is not ggod 32 respomdents (69,9%), poor quality of life for the 29 respondents (63,0%). These results indicate there is a significant correlation between family support with the quality of life of patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis and there is no significant relationship between the characteristics of respondents (age, sex, education) and old underwent hemodialysis with the quality of life of patients with chronic renal failure hemodialysis undergo. Statistical test age p = 0,181 and OR = 0,373, Gender p = 0,700 and OR = 0,653, education level p = 0,707 and OR = 0,643, old HD P = 0, 135 and OR = 0,167, family support p = 0,004 and OR = 8,929. Based on the above results it can be concluded that family support can affect the quality of life of patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis.