Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock

Daftar Repository

8825 dokumen ditemukan

Reset
Pengaruh (Duri Bambu) Edukasi Nutrisi da...
Pengaruh (Duri Bambu) Edukasi Nutrisi dan Booster ASI Melalui Buku Saku Terhadap Breastfeeding Self Efficacy Ibu Post SC Di RSIA Permata Bunda Solok Tahun 2024

Vitria Komala Sari, Silvia Marwina · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Menurut Survei Kesehatan Indonesia 2023 proporsi pemberian ASI di Indonesia adalah 68,8%. Di Kota Solok, masih terdapat kecamatan yang pemberian ASI nya dibawah target. Salah satu penyebab ibu tidak percaya diri memberikan ASI pada bayinya adalah masalah kurangnya produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh (Duri Bambu) Edukasi Nutrisi dan Booster ASI Melalui Buku Saku Terhadap Breastfeeding Self Efficacy Ibu Post SC Di RSIA Permata Bunda Solok Tahun 2024”. Jenis penelitian Quasy Eksperimen dengan desain pretest- posttest with control group design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu post SC di RSIA Permata Bunda Solok. Sampel berjumlah 60 orang terdiri dari 30 kelompok kontrol dan 30 kelompok intervensi. Pengambilan sampel secara Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner BSE-SF. Analisa data dengan univariat dan bivariat. Hasil penelitian univariat didapatkan nilai mean pretest dan posttest kelompok kontrol adalah 38,40 dan 41,97 dan kelompok intervensi dengan mean 37,73 dan 57,07. Uji berpasangan dengan uji wilcoxon didapatkan nilai p value pada kelompok kontrol adalah 0,007 dan kelompok intervensi 0,000 menunjukkan ada perbedaan rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil uji mann whitney diperoleh nilai p value 0.000 < 0,05 yang berarti pemberian edukasi nutrisi dan booster ASI melalui buku saku lebih efektif meningkatkan breastfeeding sef efficacy. Kesimpulan penelitian adalah edukasi nutrisi dan booster ASI melalui buku saku efektif meningkatkan breastfeeding sef efficacy ibu post SC di RSIA Permata Bunda Solok Tahun 2024. Bagi tenaga kesehatan agar aktif memberikan konseling ASI dan nutrisi dengan media yang menarik sehingga mampu meningkatkan efikasi diri dan cakupan pemberian ASI. Abstract (EN): According to the 2023 Indonesian Health Survey, the proportion of exclusive breastfeeding in Indonesia is 68.8%. In Solok, some subdistricts still fall short of this target. One factor contributing to mothers' lack of confidence in breastfeeding their babies is insufficient breast milk production. This study aims to determine "The Effect of Nutritional Education and Breast Milk Booster Through Pocket Book Media on Breastfeeding Self-Efficacy Among Post-Cesarean Mothers at Permata Bunda Maternal and Child Hospital, Solok, 2024. "This research used a quasi-experimental design with a pretest-posttest with control group design. The study population included all post-cesarean mothers at Permata Bunda Maternal and Child Hospital, Solok. The sample consisted of 60 participants, divided into 30 in the control group and 30 in the intervention group, selected through accidental sampling. Data collection was conducted using the Breastfeeding Self-Efficacy Short Form (BSE-SF) questionnaire. Data analysis included univariate and bivariate methods. The univariate analysis showed the mean pretest and posttest scores for the control group were 38.40 and 41.97, respectively, while for the intervention group, the means were 37.73 and 57.07. The Wilcoxon paired test revealed p-values of 0.007 for the control group and 0.000 for the intervention group, indicating significant differences before and after the intervention. The Mann-Whitney test produced a p-value of 0.000 (

Skripsi 2025
Detail
Pengaruh Edukasi Kepada Orang Tua Terhad...
Pengaruh Edukasi Kepada Orang Tua Terhadap Pencapaian Imunisasi Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Malalak Tahun 2024.

Evi Hasnita, Tri Kasmawati · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Berdasarkan data capaian Kabupaten Agam Tahun 2023, dari 23 Puskesmas yang ada di Kabupaten Agam Malalak adalah Kecamatan dengan Capaian Imunisasi Dasar Lengkap yang paling rendah yaitu sekitar 14,7%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Kepada Orang Tua Terhadap Pencapaian Imunisasi Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Malalak Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah desain Quasy Eksperimen. Penelitian ini telah dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Malalak pada bulan September - November Tahun 2024. Populasi dalam penilitian ini adalah seluruh ibu/orang tua yang memiliki bayi usia 0-11 bulan yaitu sebanyak 83 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data yang digunakan adalah data primer yaitu dengan pemberian kuesioner kepada responden, Data diolah dan di analisa dengan uji dependent sample t-test. Setelah dilakukan uji t test dependent pada tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang imunisasi dasar bayi didapatkan nilai mean -6,78 Std Deviasi 2,72 dan P value 0,000 sedangkan pada sikap orang tua sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang imunisasi dasar bayi didapatkan nilai mean -19,9, Std Deviasi 4,72 dan P value 0,000. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh tingkat pengetahuan dan sikap orang tua sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang imunisasi dasar bayi dan meningkatnya capaian imunisasi dasar bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Malalak Tahun 2024 Abstract (EN): Based on the achievement data of Agam Regency in 2023, of the 23 Puskesmas in Agam Regency, Malalak is the sub-district with the lowest Complete Basic Immunization Achievement, which is around 14.7%. The purpose of this study was to determine the effect of education on parents on the achievement of infant immunization in the Malalak Health Center Working Area in 2024. The type of research used is Quasy Experiment design. This research was conducted in the Malalak Health Center Work Area in September - November 2024. The population in this study consisted of all mothers/parents who had babies aged 0- 11 months, namely 83 people, using a total sampling technique. The data used is primary data, namely by giving questionnaires to respondents, and the data is processed and analyzed using the dependent sample t-test test. After conducting a dependent t-test on the level of knowledge before and after being given education about basic immunization of infants, the mean value is -6.78, Std Deviation 2.72, and P value 0.000, while the attitude of parents before and after being given education about basic immunization of infants has a mean value of -19.9, Std Deviation 4.72 and P value 0.000. From the results of the study, it was concluded that there was an influence on the level of knowledge and attitudes of parents before and after being given education about basic immunization of infants and increasing the achievement of basic immunization of infants in the Malalak Health Center Working Area in 2024.

Skripsi 2025
Detail
Faktor Yang Berhubungan Dengan Deteksi D...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Deteksi Dini Depresi Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya tahun 2024.

VIsti Delvina, Tirta Ilona Shelfia · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Masalah psikologis setelah persalinan merupakan gejala emosional dan perasaan, dimana seseorang merasa murung, tidak bisa tidur, kelelahan fisik yang berlebihan, dan tidak mengetahui apa yang harus dilakukan atas perannya yang baru. Di wilayah kerja Puskesmas Sitiung terdapat 1 kasus baby blues pada tahun 2024. Tujuan penelitian mengetahui Faktor yang Berhubungan Dengan Deteksi Dini Depresi Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain crossectionaol study. Penelitian dilakukan bulan September- Desember 2024 di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sitiung. Populasi 82 orang dengan total sampling. Analisa data diolah menggunakan komputerisasi. menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan 47 (55,3%) ibu memiliki regulasi emosi yang baik, 57 (67,1%) ibu memiliki kepuasan pernikahan kurang baik, 54 (63,7%) ibu memiliki efikasi diri yang baik, 48 (56,5%) ibu mendapat dukungan social dengan baik. 47 (56,5%) ibu memiliki deteksi dini depresi risiko rendah. Analisa bivariate diperoleh Tidak ada Hubungan regulasi emosi (p=0,270) dengan deteksi dini Depresi postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Ada Hubungan kepuasan pernikahan (p=0,020), efikasi diri (p=0,003) dan dukungan social (p=0,009) dengan deteksi dini Depresi postpartum. Disimpulkan ada hubungan efikasi diri, kepuasan pernikahan, dukungan social dengan deteksi dini Depresi postpartum. Diharapkan kepada ibu untuk dapat menenangkan perasaan setelah melahirkan dan membicarakan keluhan yang ada dengan keluarga. Kepada bidan untuk dapat melaksanakan Deteksi Dini Postpartum Dengan Menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale agar meningkatkan kesadaran ibu yang menunjukkan gejala gangguan kesehatan mental setelah melahirkan meskipun tidak memiliki faktor risiko. Abstract (EN): Psychological problems after childbirth are emotional and emotional symptoms, where a person feels depressed, cannot sleep, is excessively physically tired, and does not know what to do in his new role. In the work area of the Sitiung Community Health Center there will be 1 case of baby blues in 2024. The aim of the research is to determine the factors associated with early detection of postpartum depression in the work area of the Sitiung District Health Center, Dharmasraya Regency. Type of quantitative research with a cross-sectional study design. The research was conducted in September-December 2024 in the Sitiung District Health Center Working Area. Population of 82 people with total sampling. Data analysis is processed using computerization. using the chi square test. The results showed that 47 (55.3%) mothers had good emotional regulation, 57 (67.1%) mothers had poor marital satisfaction, 54 (63.7%) mothers had good self-efficacy, 48 (56.5%) %) mother received good social support. 47 (56.5%) mothers had early detection of low risk depression. Bivariate analysis showed that there was no relationship between emotional regulation (p=0.270) and early detection of postpartum depression in the Working Area of the Sitiung District Health Center, Dharmasraya Regency. There is a relationship between marital satisfaction (p=0.020), self-efficacy (p=0.003) and social support (p=0.009) with early detection of postpartum depression. It was concluded that there was a relationship between self-efficacy, marital satisfaction, social support and early detection of postpartum depression. It is hoped that mothers can calm their feelings after giving birth and discuss existing complaints with the family. For midwives to be able to carry out Early Postpartum Detection Using the Edinburgh Postnatal Depression Scale to increase awareness of mothers who show symptoms of mental health disorders after giving birth even though they do not have risk factors.

Skripsi 2025
Detail
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Peny...
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Penyimpangan Perilaku Seksual pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri 16 Padang Kudo Tahun 2024

Evi Hasnita, Silgia Novarima · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Kasus kekerasan pada anak saat ini sangat banyak dan mengkhawatirkan, dimana pada tahun 2022 tercatat sebanyak 567 kasus dengan jumlah korban 617 anak di Sumatra Barat dan sebagian besar merupakan kasus kekerasan seksual, sebagian kasus tersebut dilakukan oleh kelompok teman sebaya. Sebuah fakta mengejutkan juga datang dari anak usia sekolah di SDN 16 Padang Kudo yaitu ditemukannya kasus penyimpangan perilaku seksual yang dilakukan oleh anak kelas VI terhadap 8 orang adik kelasnya yang sama-sama laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Penyimpangan Perilaku Seksual pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri 16 Padang Kudo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah seluruh siswa dan orang tua siswa kelas 4, 5 dan kelas 6 yaitu sebanyak 81 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sehingga besaran sampel adalah sebanyak 81 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan 51,9% pola asuh orang tua baik, 82,7% tidak beresiko terhadap penyimpangan perilaku seksual dan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan penyimpangan perilaku seksual pada anak usia sekolah (p = 0,005, OR = 4,889). Disimpulkan bahwa pola asuh orang tua berhubungan signifikan dengan penyimpangan perilaku seksual pada anak usia sekolah, maka dari itu diharapkan kepada orang tua untuk dapat menerapkan pola asuh yang tepat yaitu pola asuh demokratis agar komunikasi antara anak dan orang tua dapat berjalan dengan baik termasuk dalam konteks pendidikan seksual di dalam keluarga. Abstract (EN): Child abuse cases are currently prevalent and alarming. In 2022, 567 cases with 617 child victims were reported in West Sumatra, most of which involved sexual violence. A surprising case was also discovered at SDN 16 Padang Kudo, where a 6th-grade male student exhibited deviant sexual behavior towards eight younger male students. This study aims to examine the relationship between parenting styles and sexual behavior deviations in school-age children at SD Negeri 16 Padang Kudo. The research used a descriptive analytic approach with a cross-sectional study design. The population included all students and their parents from grades 4, 5, and 6, totaling 81 individuals. The sample was determined using total sampling, with all 81 respondents participating. Data collection was conducted using questionnaires, and data analysis included univariate and bivariate analyses using the chi-square test. The results revealed that 51.9% of parents applied good parenting styles, 82.7% of the children showed no risk of sexual behavior deviations, and there was a significant relationship between parenting styles and sexual behavior deviations in school-age children (p = 0.005, OR = 4.889). Conclusion: Parenting styles have a significant relationship with sexual behavior deviations in school-age children. Therefore, it is recommended that parents adopt appropriate parenting styles, specifically democratic parenting, to foster effective communication between parents and children, including sexual education within the family context.

Skripsi 2025
Detail
Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Ke...
Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Komplikasi Persalinan di Rumah Sakit Permata Hati Muara Bungo Tahun 2024.

Novi Wulan Sari, Tifani Jasman · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Menurut data Maternal Perinatal Death Notification Indonesia, angka kematian ibu tahun 2023 sebanyak 4.129 kasus. Kematian ibu di Kabupaten Muara Bungo tahun 2023 sebanyak 9 kasus. Sedangkan angka kematian ibu di RS Permata Hati tahun 2023 sebanyak 3 kasus. Penyebab terbanyak ibu bersalin meninggal adalah preeklamsia dan eklamsia, pendarahan dan infeksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Komplikasi Persalinan di Rumah Sakit Permata Hati Muara Bungo Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain case control. Penelitian dilakukan bulan Oktober Tahun 2024 di RS Permata Hati Muara Bungo. Populasi semua ibu bersalin yang berjumlah 3.082 orang. Jumlah sampel 194 orang, untuk sampel kasus 97 orang dan sampel kontrol 97 orang. Hasil penelitian terdapat hubungan usia dengan komplikasi persalinan (p value = 0,000, OR 5,07), paritas dengan komplikasi persalinan (p value = 0,000, OR 5,40) dan pre eklampsia dengan komplikasi persalinan (p value = 0,000, OR 19,2). Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk terus memberikan penyuluhan kesehatan tentang pre eclampsia kepada ibu hamil dan perencanaan kehamilan sehat dan penyebab komplikasi pada saat persalinan. Abstract (EN): According to Indonesian Maternal Perinatal Death Notification data, the maternal death rate in 2023 will be 4,129 cases. There were 9 cases of maternal deaths in Muara Bungo Regency in 2023. Meanwhile, the maternal mortality rate at Permata Hati Hospital in 2023 is 3 cases. The most common causes of maternal death are preeclampsia and eclampsia, bleeding and infection. The aim of the research is to determine the risk factors associated with the incidence of childbirth complications at Permata Hati Muara Bungo Hospital in 2024. This type of research is quantitative with a case control design. The research was conducted in October 2024 at Permata Hati Muara Bungo Hospital. The population of all mothers giving birth is 3,082 people. The total sample was 194 people, for a case sample of 97 people and a control sample of 97 people. The results of the study showed a relationship between age and birth complications (p value = 0.000, OR 5.07), parity with birth complications (p value = 0.000, OR 5.40) and pre-eclampsia with birth complications (p value = 0.000, OR 19, 2). It is hoped that health workers will continue to provide health education about pre-eclampsia to pregnant women and planning a healthy pregnancy and the causes of complications during childbirth.

Skripsi 2025
Detail
Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Keku...
Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Tinggi Tahun 2024

Vittria Meilinda, Shinta Rulianita · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Kekurangan Energi Kronis (KEK) terjadi akibat kurangnya kesadaran dan perilaku hidup sehat terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi. Padahal KEK akan berpengaruh terhadap kesehatan ibu hamil maupun janin yang di kandung. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi terjadinya KEK pada ibu hamil, baik faktor langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Tinggi Tahun 2024. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Crossectional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan September – Desember 2024 di wilayah Kerja Puskesmas Koto Tinggi. Populasi semua ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Tinggi dengan metode pengambilan sampel secara total sampling yang berjumlah 81 orang. Analisis data menggunakan uji statistic chi- square. Hasil penelitian di dapatkan ada hubungan signifikan antara variabel penyakit infeksi (0,000) dan variabel pendapatan keluarga (0,003) nilai odds ratio 8,167 dengan kejadian KEK. Sementara variabel pengetahuan (0,161) nilai odds ratio 2,269, variabel aktivitas fisik (0,415) dan variabel jarak kehamilan (0,587) nilai odds ratio 0,552 tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK adalah penyakit infeksi dan pendapatan keluarga. Diharapkan adanya pemantauan yang lebih oleh tenaga kesehatan terhadap ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit infeksi dan untuk ibu hamil yang memiliki pendapatan rendah di berikan edukasi dan teknik pemenuhan kebutuhan gizi yang baik sesuai dengan kondisi pendapatannya. Abstract (EN): Chronic Energy Deficiency (CED) occurs due to a lack of awareness and unhealthy lifestyle behaviors, especially in meeting nutritional needs. CED affects both the health of pregnant women and the fetuses they carry. Various factors, both direct and indirect, can influence the occurrence of CED in pregnant women. This study aims to determine the factors influencing the occurrence of Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women in the working area of Koto Tinggi Public Health Center in 2024. This research employs a quantitative method with a cross-sectional approach. Data collection was conducted from September to December 2024 in the working area of Koto Tinggi Public Health Center. The population consists of all pregnant women in this area, with a total sampling method resulting in 81 participants. Data analysis was performed using the chi- square statistical test. The study results indicate a significant relationship between infectious diseases (p = 0.000) and family income (p = 0.003) with CED, with an odds ratio of 8.167. Meanwhile, no significant relationships were found for knowledge (p = 0.161, odds ratio = 2.269), physical activity (p = 0.415), and pregnancy spacing (p = 0.587, odds ratio = 0.552) with CED in pregnant women. Based on the study findings, it can be concluded that the factors related to the occurrence of CED are infectious diseases and family income. It is recommended that healthcare workers provide closer monitoring for pregnant women with a history of infectious diseases and offer education and techniques for meeting nutritional needs tailored to the economic conditions of low-income pregnant women.

Skripsi 2025
Detail
PengaruhVidioAnimasiInteraktifTerhadapPe...
PengaruhVidioAnimasiInteraktifTerhadapPeningkatanPengetahuantentang Deteksi Dini Resiko Tinggi Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Biaro Tahun 2024.

Ainal Mardiah, Tiara Syafaad · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Angka Kematian Ibu masih tinggi di dunia. World Health Organization (WHO) memperkirakan 800 perempuan meninggal setiap harinya akibat komplikasi kehamilan dan proses kelahiran. AKI di dunia mencapai angka 289.000 jiwa. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh dari vidio animasi interaktif terhadap peningkatan dan pengetahuan dan deteksi dini resiko tinggi kehamilan di Wilayah kerja Puskesmas Biaro Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode Quasi- Experiment dalam satu kelompok one group pre test post test design. Jumlah sampel dalam penelitian ini 30 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan September s/d Oktober 2024. Data dikumpulkan melalui kuesioner pretest dan posttes. Dengan menggunakan uji T – Test dengan kemaknaan signifikan p Abstract (EN): Maternal Mortality Rates (MMR) remain high globally. The World Health Organization (WHO) estimates that 800 women die daily due to pregnancy and childbirth complications, with global MMR reaching 289,000 annually. Indonesia has the highest MMR in Southeast Asia, with 214 maternal deaths per 100,000 live births. Data from the Family Health Program at the Ministry of Health recorded 4,627 maternal deaths in Indonesia in 2020. This study aims to examine the effect of interactive animation videos on increasing knowledge and early detection of high-risk pregnancies in the working area of the Biaro Community Health Center in 2024. The research used a quasi-experimental method with a one-group pre-test and post-test design. The sample size consisted of 30 participants, and the study was conducted from September to October 2024. Data were collected through pre-test and post-test questionnaires, and the T-Test was used for statistical analysis with a significance level of p < 0.05. The findings revealed that the mean pre-education knowledge score was 77.56 with a standard deviation of 9.344, while the mean post-education score increased to 89.56 with a standard deviation of 8.339. The average knowledge improvement before and after the education intervention showed a significant p-value of 0.000, which is below the significance threshold of 0.05. The study concludes that education through interactive animation videos significantly impacts increasing the knowledge of pregnant women. Based on these findings, it is recommended that healthcare workers incorporate technology advancements in delivering educational programs.

Skripsi 2025
Detail
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Ca...
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Capaian Tetanus Toksoid Catin Di Wilayah Kerja Puskesmas Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2024.

Nurul Amalina, Tetri Yuliana · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Puskesmas Mungka merupakan salah satu puskesmas di Kabupaten Lima Puluh Kota Mencatat bahwa sebanyak 128 catin di tahun 2023, hanya 52 catin yang melaksananakan suntik Tetanus Toksoid, sedangkan sedangkan 76 catin lainnya tidak melaksanakannya. Pada tahun 2024 dari bulan Januari-Agustus terdapat 87 orang catin yang telah terdata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Capaian Tetanus Toksoid Catin Di Wilayah Kerja Puskesmas Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2024”. Jenis penelitian adalah Deskriptif analitik dengan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini populasinya adalah seluruh catin diwilayah kerja puskesmas Mungka pada bulan Januari-Agustus 2024 sebanyak 87 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan analisa univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil uji statistik diperoleh 42 orang (48,3%) dengan pengetahuan kurang p_value=0,026, 50 orang (57,5%) dengan Sikap kategori negatif p_value=0,039, Capaian Tetanus Toksoid Catin sebanyak 45 orang (51,7%). Kesimpulan penelitian ini adanya Hubungan Pengetahuan, Sikap dengan Capaian Tetanus Toksoid Catin. Saran perlu menginformasikan kepada petugas Kesehatan untuk lebih giat lagi menberikan informasi pada calon pengantin dan keluarga untuk dapat dapat memberikan dukungan pada calon pengantin dalam imunisasi Tetanus Toksoid. Abstract (EN): The Mungka Health Center is one of the health centers in Fifty Cities Regency It was noted that as many as 128 catins in 2023, only 52 catins carried out Tetanus Toxoid injections, while the other 76 catins did not carry out them. In 2024 from January to August, there will be 87 people who have been recorded. This study aims to find out "The Relationship between Knowledge and Attitude with the Achievement of Catin Toxoid Tetanus in the Working Area of the Mungka Health Center, Fifty Cities Regency in 2024". The type of research is Descriptive analytical with cross sectional study. The population in this study is 87 people in the working area of the Mungka Health Center in January-August 2024. Sampling was done using the Total Sampling technique. Data collection uses questionnaires with univariate and bivariate analysis. Based on the results of the study, it is known that the results of the statistical test were obtained by 42 people (48.3%) with less knowledge p_value=0.026, 50 people (57.5%) with negative category attitudes p_value=0.039, and 45 people (51.7%) achieved Tetanus Toxoid Catin. The conclusion of this study is the Relationship between Knowledge, Attitude and the Achievement of Catin Toxoid Tetanus. The advice is to inform health workers to be more active in providing information to the bride and groom and their families to be able to provide support to the bride and groom in Tetanus Toxoid immunization

Skripsi 2025
Detail
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Antenatal Care Ibu Hamil di Wilayah kerja Puskesmas Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2024

Detty Afriyanti Sukandar, Shilvera Zenita · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Kunjungan antenatal care (ANC) merupakan upaya penting untuk memantau kesehatan ibu hamil dan janin. Namun, di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, cakupan kunjungan ANC masih belum optimal. Hal ini dapat berisiko meningkatkan angka kematian ibu dan bayi Pada tahun 2023 pencapaian K1 71,62%, K4 dengan 67,99% dan K6 capaian 60,40 % dengan target tahunan 100%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ANC pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kampung Dalam tahun 2024. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2024 di wilayah kerja Puskesmas Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman. Populasi Seluruh Ibu Bersalin tahun 2024 di wilayah kerja Puskesmas Kampung yaitu berjumlah 349 ibu. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Pengambilan Sampel menggunakan teknik systematic random sampling dengan jumlah sampel 78 ibu hamil. . Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan Uji Chisquer. Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kampung Dalam merupakan primipara (64,1%), sedangkan pengetahuan (59%), sikap (59%), dan dukungan suami (60,3%) yang kurang baik. Kunjungan ANC umumnya tidak lengkap (61,5%). Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dan dukungan suami memiliki hubungan yang signifikan dengan kunjungan antenatal care (p- value 0,5). Diharapkan ibu ibu hamil bisa melakukan kunjungan Antenatal Care sesuai standar melalui informasi yang diperoleh dari Tenaga Kesehatan, agar nantinya program pemerintah bisa tercapai sesuai target dan mengurangi angka kesakitan dan kematian dimasa depan. Abstract (EN): Antenatal care (ANC) visits are an essential effort to monitor the health of pregnant women and their fetuses. However, in Indonesia, including in the working area of the Kampung Dalam Community Health Center, Padang Pariaman District, the coverage of ANC visits remains suboptimal. This poses a risk of increasing maternal and infant mortality rates. In 2023, the achievement rates for K1 were 71.62%, K4 at 67.99%, and K6 at 60.40%, against an annual target of 100%. The purpose of this study is to identify the factors associated with ANC visits among pregnant women in the working area of Kampung Dalam Community Health Center in 2024. The study was conducted in September 2024 in the working area of Kampung Dalam Community Health Center, Padang Pariaman District. The population consisted of all postpartum mothers in 2024 within the Kampung Dalam Community Health Center working area, totaling 349 mothers. The study employed a cross- sectional design. Sampling was done using systematic random sampling, with a total sample size of 78 pregnant women. Data were collected through questionnaires. Data analysis included univariate and bivariate analyses using the Chi-square test. The study found that most pregnant women in the working area of Kampung Dalam Community Health Center were primiparous (64.1%), while knowledge (59%), attitudes (59%), and husband support (60.3%) were found to be inadequate. ANC visits were generally incomplete (61.5%). The analysis revealed that knowledge, attitudes, and husband support were significantly associated with antenatal care visits (p-value < 0.05). However, parity did not show a significant relationship (p-value > 0.05). It is hoped that pregnant women can attend ANC visits according to standards by utilizing information provided by healthcare workers so that government programs can achieve their targets and reduce morbidity and mortality rates in the future.

Skripsi 2025
Detail
Faktor-faktor yang mempengaruhi Penyembu...
Faktor-faktor yang mempengaruhi Penyembuhan Luka Perieum pada ibu pasca Persalinan di Wilayah kerja Puskesmas Lubuk Basung Tahun 2024

VIsti Delvina, Sherlina · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Infeksi pada masa nifas disebabkan oleh kurang gizi/mal nutrisi, kurangnya pengetahuan, hygine yang kurang baik, perawatan nifas yang kurang baik, serta pantangan makan. Hasil survey pendahuluan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Basung Kabupaten Agam diperoleh data jumlah kunjungan ibu nifas pada bulan Januari-Agustus tahun 2024 sebanyak 120 orang. Berdasarkan hasil wawancara awal terhadap 10 ibu yang mengalami ruptur perineum terdapat 3 ibu yang mengalami penyembuhan luka perineum lebih cepat dan terdapat 7 ibu yang mengalami penyembuhan luka perineum lebih lambat dikarenakan adanya infeksi yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka perineum pada ibu pasca persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Basung tahun 2024. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel adalah ibu nifas yang berjumlah 54 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Chi Square diperoleh p-value sebesar 0,009 Abstract (EN): Postpartum infections can be caused by malnutrition, lack of knowledge, poor hygiene, inadequate postpartum care, and dietary restrictions. A preliminary survey conducted in the working area of Lubuk Basung Community Health Center, Agam Regency, found that from January to August 2024, 120 postpartum mothers sought medical attention. Based on initial interviews with 10 mothers who experienced perineal rupture, 3 mothers had faster wound healing, while 7 mothers experienced delayed healing due to infection. This study aims to determine the factors influencing perineal wound healing in postpartum mothers in the working area of Lubuk Basung Community Health Center in 2024. The research uses a quantitative cross-sectional design, with a sample of 54 postpartum mothers, selected using consecutive sampling techniques. Using Chi- Square statistical analysis, the study found significant associations between: Nutrition and perineal wound healing (p-value = 0.009 < 0.05). Knowledge and perineal wound healing (p-value = 0.040 < 0.05). Personal hygiene and perineal wound healing (p-value = 0.014 < 0.05). Wound care and perineal wound healing (p-value = 0.019 < 0.05). Dietary restrictions and perineal wound healing (p- value = 0.000 < 0.05). Conclusion: There is a significant relationship between nutrition, knowledge, personal hygiene, wound care, and dietary restrictions with perineal wound healing in postpartum mothers at Lubuk Basung Community Health Center in 2024. Recommendations: Postpartum mothers are encouraged to improve their nutritional status, knowledge, personal hygiene, wound care, and dietary habits to promote faster perineal wound healing and prevent infections.

Skripsi 2025
Detail