Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Penyimpangan Perilaku Seksual pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri 16 Padang Kudo Tahun 2024
- Penulis
- Silgia Novarima
- Pembimbing
- Evi Hasnita
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kota Padang, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 03 Februari 2026
Abstrak
Kasus kekerasan pada anak saat ini sangat banyak dan mengkhawatirkan, dimana pada tahun 2022 tercatat sebanyak 567 kasus dengan jumlah korban 617 anak di Sumatra Barat dan sebagian besar merupakan kasus kekerasan seksual, sebagian kasus tersebut dilakukan oleh kelompok teman sebaya. Sebuah fakta mengejutkan juga datang dari anak usia sekolah di SDN 16 Padang Kudo yaitu ditemukannya kasus penyimpangan perilaku seksual yang dilakukan oleh anak kelas VI terhadap 8 orang adik kelasnya yang sama-sama laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Penyimpangan Perilaku Seksual pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri 16 Padang Kudo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah seluruh siswa dan orang tua siswa kelas 4, 5 dan kelas 6 yaitu sebanyak 81 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sehingga besaran sampel adalah sebanyak 81 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan 51,9% pola asuh orang tua baik, 82,7% tidak beresiko terhadap penyimpangan perilaku seksual dan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan penyimpangan perilaku seksual pada anak usia sekolah (p = 0,005, OR = 4,889). Disimpulkan bahwa pola asuh orang tua berhubungan signifikan dengan penyimpangan perilaku seksual pada anak usia sekolah, maka dari itu diharapkan kepada orang tua untuk dapat menerapkan pola asuh yang tepat yaitu pola asuh demokratis agar komunikasi antara anak dan orang tua dapat berjalan dengan baik termasuk dalam konteks pendidikan seksual di dalam keluarga. Abstract (EN): Child abuse cases are currently prevalent and alarming. In 2022, 567 cases with 617 child victims were reported in West Sumatra, most of which involved sexual violence. A surprising case was also discovered at SDN 16 Padang Kudo, where a 6th-grade male student exhibited deviant sexual behavior towards eight younger male students. This study aims to examine the relationship between parenting styles and sexual behavior deviations in school-age children at SD Negeri 16 Padang Kudo. The research used a descriptive analytic approach with a cross-sectional study design. The population included all students and their parents from grades 4, 5, and 6, totaling 81 individuals. The sample was determined using total sampling, with all 81 respondents participating. Data collection was conducted using questionnaires, and data analysis included univariate and bivariate analyses using the chi-square test. The results revealed that 51.9% of parents applied good parenting styles, 82.7% of the children showed no risk of sexual behavior deviations, and there was a significant relationship between parenting styles and sexual behavior deviations in school-age children (p = 0.005, OR = 4.889). Conclusion: Parenting styles have a significant relationship with sexual behavior deviations in school-age children. Therefore, it is recommended that parents adopt appropriate parenting styles, specifically democratic parenting, to foster effective communication between parents and children, including sexual education within the family context.