Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Tinggi Tahun 2024
- Penulis
- Shinta Rulianita
- Pembimbing
- Vittria Meilinda
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 03 Februari 2026
Abstrak
Kekurangan Energi Kronis (KEK) terjadi akibat kurangnya kesadaran dan perilaku hidup sehat terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi. Padahal KEK akan berpengaruh terhadap kesehatan ibu hamil maupun janin yang di kandung. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi terjadinya KEK pada ibu hamil, baik faktor langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Tinggi Tahun 2024. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Crossectional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan September – Desember 2024 di wilayah Kerja Puskesmas Koto Tinggi. Populasi semua ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Tinggi dengan metode pengambilan sampel secara total sampling yang berjumlah 81 orang. Analisis data menggunakan uji statistic chi- square. Hasil penelitian di dapatkan ada hubungan signifikan antara variabel penyakit infeksi (0,000) dan variabel pendapatan keluarga (0,003) nilai odds ratio 8,167 dengan kejadian KEK. Sementara variabel pengetahuan (0,161) nilai odds ratio 2,269, variabel aktivitas fisik (0,415) dan variabel jarak kehamilan (0,587) nilai odds ratio 0,552 tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK adalah penyakit infeksi dan pendapatan keluarga. Diharapkan adanya pemantauan yang lebih oleh tenaga kesehatan terhadap ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit infeksi dan untuk ibu hamil yang memiliki pendapatan rendah di berikan edukasi dan teknik pemenuhan kebutuhan gizi yang baik sesuai dengan kondisi pendapatannya. Abstract (EN): Chronic Energy Deficiency (CED) occurs due to a lack of awareness and unhealthy lifestyle behaviors, especially in meeting nutritional needs. CED affects both the health of pregnant women and the fetuses they carry. Various factors, both direct and indirect, can influence the occurrence of CED in pregnant women. This study aims to determine the factors influencing the occurrence of Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women in the working area of Koto Tinggi Public Health Center in 2024. This research employs a quantitative method with a cross-sectional approach. Data collection was conducted from September to December 2024 in the working area of Koto Tinggi Public Health Center. The population consists of all pregnant women in this area, with a total sampling method resulting in 81 participants. Data analysis was performed using the chi- square statistical test. The study results indicate a significant relationship between infectious diseases (p = 0.000) and family income (p = 0.003) with CED, with an odds ratio of 8.167. Meanwhile, no significant relationships were found for knowledge (p = 0.161, odds ratio = 2.269), physical activity (p = 0.415), and pregnancy spacing (p = 0.587, odds ratio = 0.552) with CED in pregnant women. Based on the study findings, it can be concluded that the factors related to the occurrence of CED are infectious diseases and family income. It is recommended that healthcare workers provide closer monitoring for pregnant women with a history of infectious diseases and offer education and techniques for meeting nutritional needs tailored to the economic conditions of low-income pregnant women.