Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock

Daftar Repository

8825 dokumen ditemukan

Reset
Faktor- Faktor yang Berhubungan Dengan K...
Faktor- Faktor yang Berhubungan Dengan Kunjungan ANC pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Kabupataen Pasaman Barat Tahun 2024

Nurhayati, Risanawati · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan ibu adalah dengan memperluas pelayanan antenatal care ( ANC ). Berdasarkan profil kesehatan Indonesia, pencapaian K6 di Indonesia masih belum mencapai target Renstra tahun 2023 (80 %) dan di Puskesmas Silaping 36,5 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan kunjungan ANC di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini telah dilakasanakan pada bulan November dan Desember Tahun 2024 yang bertempat di wilayah kerja Puskesmas Silaping Kabupaten Pasaman Barat. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester tiga yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Silaping, teknik pengambilan sampel dalam penelitian adalah probability sampling. Hasil analisis bivariat, hubungan usia dengan kunjungan ANC p value 0,000, hubungan paritas dengan kunjungan ANC p value 0,000, hubungan antara pengetahuan dan kunjungan ANC p value 0,002, hubungan antara dukungan keluarga dengan kunjungan ANC p value 0,000, hubungan antara sikap dan kunjungan ANC p value 0,003, hubungan antara ekonomi ddan kunjungan ANC p value 0,004, hubungan antara jarak dan kunjungan ANC p value 0,003. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara usia, paritas, pengetahuan, ekonomi, dukungan keluarga, sikap, jarak dengan kunjungan ANC. Petugas kesehatan di Puskesmas Silaping perlu melakukan peningkatan penyuluhan, dan menjadi motivator yang baik kepada ibu hamil sehingga cakupan kunjungan ANC bisa tercapai Abstract (EN): One of the efforts to reduce maternal mortality and morbidity is by expanding antenatalcare (ANC) services. According to Indonesia's health profile, the achievement of K6 ANC visits has not yet met the 2023 Strategic Plan target (80%), with only 36.5% coverage at Silaping Community Health Center. This study aims to identify the factors associated with ANC visits in the working area ofSilaping CommunityHealthCenter, West PasamanRegency, in2024. This is a quantitative study with a cross-sectional design, conducted in November and December 2024 in the working area of Silaping Community Health Center. The study population consists of all third-trimester pregnant women residing in the area, with samples selected using a probability sampling technique. Bivariate analysis results show the following relationships with ANC visits: age (p-value = 0.000), parity (p-value = 0.000, knowledge (p-value = 0.002), family support (p- value = 0.000), attitude (p-value = 0.003, economic status (p-value = 0.004), distance to healthcare facilities (p-value = 0.003). The findings conclude that age, parity, knowledge, economic status, family support, attitude, and distance are significantly associated with ANC visits. Health workers at Silaping Community Health Center need to enhance educational outreach and act as motivators for pregnant women to increase ANC visit coverage.

Skripsi 2025
Detail
Efektifitas Hipnosis Lima Jari terhadap...
Efektifitas Hipnosis Lima Jari terhadap Kecemasan Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Dangung-Dangung Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2024.

Nurul Amalina, Yessy Riani · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Perubahan hormon selama kehamilan dapat memicu perubahan emosional pada ibu, termasuk rasa cemas dan kemungkinan depresi. Data yang diperoleh dari Puskesmas Dangung-Dangung pada bulan Juli 2024 terdapat 126 orang ibu hamil dan dari survey awal pada 10 orang ibu hamil, sebanyak 5 orang mengalami kecemasan sedang, 4 orang mengalami kecemasan ringan dan hanya 1 orang yang tidak mengalami kecemasan. Ketidakmampuan mengelola rasa cemas selama kehamilan yang apabila tidak dapat dikelola dengan baik dapat menimbulkan komplikasi pada ibu dan janin. Salah satu terapi non formakologi untuk mengatasi kecemasan dan bisa dilakukan secara mandiri oleh ibu hamil adalah hipnosis lima jari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai efektifitas hipnosis lima jari terhadap kecemasan ibu hamil. Desain penelitian quasi-eksperimen dengan rancangan pretest postest design with control group. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Dangung-Dangung Kabupaten Lima Puluh Kota, pada tanggal 15 Oktober - 6 Desember 2024. Populasi adalah ibu hamil terdata di wilayah kerja Puskesmas Dangung-Dangung. Jumlah sampel 60 orang yang dibagi atas 2 kelompok, yaitu 30 kelompok eksperimen dan 30 kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sample. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung kecemasan ibu hamil menggunakan skala HARS, kemudian diolah dan dianalisa secara komputerisasi menggunakan uji non parametrik. Hasil penelitian didapatkan ada penurunan yang bermakna kecemasan kelompok yang dilakukan hypnosis lima jari pada ibu hamil (p = 0,000) dan tidak ada penurunan yang bermakna kecemasan kelompok kontrol p = 0,277. Disimpulkan bahwa Hipnosis lima jari efektif terhadap penurunan kecemasan ibu hamil. Disarankan pada petugas Puskesmas agar dapat memberikan penyuluhan untuk mengurangi dan mengatasi kecemasan pada ibu hamil dengan melakukan terapi hipnosis lima jari. Abstract (EN): Hormonal changes during pregnancy can trigger emotional fluctuations in women, including feelings of anxiety and potential depression. Data obtained from the Puskesmas Dangung-Dangung in July 2024 there were 126 pregnant women and from an initial survey of 10 pregnant women, 5 people experienced moderate anxiety, 4 people experienced mild anxiety and only 1 person did not experience anxiety. The inability to manage anxiety during pregnancy which, if not managed properly, can lead to complications for the mother and fetus. One of the non-pharmacological therapies to overcome anxiety and can be done independently by pregnant women is five-finger hypnosis.The purpose of this study was to assess the effectiveness of five-finger hypnosis in reducing anxiety in pregnant women. The research employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest approach and a control group. The study was conducted in the working area of Puskesmas Dangung-Dangung, Lima Puluh Kota District, from October 15 to December 6, 2024. The population consisted of pregnant women registered at Puskesmas Dangung-Dangung, with a sample size of 60 participants, divided into two groups: 30 in the experimental group and 30 in the control group. Sampling was conducted using a purposive sampling technique. Data collection was done using checklists and direct observations of maternal anxiety using the HARS scale. The data were analyzed using non-parametric statistical methods.The results showed a significant reduction in anxiety in the experimental group, which received five-finger hypnosis (p = 0.000), while no significant reduction in anxiety was found in the control group (p = 0.277). The study concluded that five-finger hypnosis is effective in reducing anxiety in pregnant women. It is recommended that Puskesmas staff provide counseling to help reduce and manage anxiety in pregnant women using five-finger hypnosis therapy.

Skripsi 2025
Detail
Peran Dinas Pengendalian Penduduk, Kelua...
Peran Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) dalam Mencegah Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2024

Oktavianis, Riska Permata Sari · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan permasalahan global yang berdampak luas pada kesehatan fisik, mental, dan sosial korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lima Puluh Kota dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala dinas, kepala bidang perlindungan perempuan dan anak, staf, organisasi nagari, tokoh masyarakat dan korban kekerasan perempuan dan anak. Analisis data dilakukan menggunakan triangulasi sumber dan metode.Hasil penelitian menunjukkan bahwa DP2KBP3A memiliki berbagai program strategis, seperti sosialisasi, edukasi, pelatihan keterampilan, dan penanganan korban kekerasan perempuan dan anak. Namun, pelaksanaan program menghadapi beberapa kendala, termasuk keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas, dan pendanaan. Meskipun demikian, dinas tetap berupaya memaksimalkan peran dan kolaborasi dengan pihak terkait untuk mencapai tujuan pencegahan kekerasan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan alokasi anggaran, penguatan kapasitas SDM, serta perluasan kerjasama lintas sektoral untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kebijakan dan program perlindungan perempuan dan anak di masa mendatang. Abstract (EN): Violence against women and children is a global issue that has widespread impacts on the physical, mental, and social health of the victims. This study aims to analyze the role of the Population Control, Family Planning, Women's Empowerment, and Child Protection Agency (DP2KBP3A) of Lima Puluh Kota Regency in preventing violence against women and children, as well as identifying the challenges faced in its implementation. The research uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through in- depth interviews, observation, and documentation. The research informants included the head of the agency, the head of the women and children protection division, staff, village organization representatives, community leaders, and victims of violence against women and children. Data analysis was carried out using source and method triangulation. The results show that DP2KBP3A has various strategic programs, such as socialization, education, skills training, and handling victims of violence against women and children. However, the implementation of these programs faces several obstacles, including limited human resources, facilities, and funding. Despite this, the agency continues to strive to maximize its role and collaborate with related parties to achieve the goal of violence prevention. This study recommends increasing budget allocation, strengthening human resource capacity, and expanding cross-sectoral cooperation to enhance violence prevention efforts. The findings are expected to serve as a reference for the development of policies and programs for the protection of women and children in the future.

Skripsi 2025
Detail
Efektivitas Metode Simulasi Cara Menyusu...
Efektivitas Metode Simulasi Cara Menyusui Yang Benar Terhadap Motivasi Ibu dalam Pemberian ASI Pada Ibu Nifas Di PBM Englisa Santia Manora Tahun 2024

Sari Ida Miharti, Riska Pebridianti · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Di Indonesia sebagai salah satu negara berkembang, persentase bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif pada tahun 2020 yaitu sebesar 40% .Tujuan penelitian mengetahui Efektivitas Metode Simulasi Cara Menyusui Yang Benar Terhadap Motivasi Ibu dalam Pemberian ASI Pada Ibu Nifas Di PBM Englisa Santia Manora Tahun 2024. Desain penelitian eksperimental menggunakan pra-eksperiment one group pre-test-post-test teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. populasi dalam penelitian ini sebanyak 45, sampel dalam penelitian ini sebanyak 45, dimana pengambilan sampel kasus dari ibu menyusui yang memeriksakan bayinya dan berada di wilayah PBM Bdn. Englisa Santia Manora, S.ST November 2024 sebanyak 45 orang. Hasil penelitian .Rata-rata motivasi sebelum di berikan simulasi cara menyusui yang benar dari 45 responden sebanyak 36,36 sesudah diberikan simulasi rata-rata 44,58 .hasil uji analisis Paired Tes motivasi ibu menyusui dalam melakukan pemberian ASI sebelum dan sesudah diberikan metode simulasi didapatkan taraf signifikan p sebesar 0,000 (p Abstract (EN): In Indonesia as one of the developing countries, the percentage of infants under 6 months who received exclusive breastfeeding in 2020 was 40%. The purpose of the study was to determine the Effectiveness of the Correct Breastfeeding Simulation Method on Mothers' Motivation in Providing Breastfeeding to Postpartum Mothers at PBM Englisa Santia Manora in 2024. The experimental research design used a pre-experiment one group pre-test-post-test sampling technique with purposive sampling. The population in this study was 45, the sample in this study was 45, where the case sample was taken from breastfeeding mothers who checked their babies and were in the PBM Bdn area. Englisa Santia Manora, S.ST November 2024 as many as 45 people. Research results. The average motivation before being given a simulation of the correct way to breastfeed from 45 respondents was 36.36 after being given a simulation the average was 44.58. The results of the Paired Test analysis of the motivation of breastfeeding mothers in giving breast milk before and after being given the simulation method obtained a significant level of p of 0.000 (p

Skripsi 2025
Detail
Efektivitas kompres air jahe hangat terh...
Efektivitas kompres air jahe hangat terhadap intensitas nyeri pinggang ibu hamil TM III di wilayah kerja puskesmas koto tinggi tahun 2024.

Nurul Amalina, Yelsi Nasindora · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Nyeri pinggang merupakan masalah yang paling sering dikeluhkan oleh ibu hamil terutama pada Trimester III di wilayah Kerja Puskesmas Koto Tinggi. Intensitas nyeri pinggang cenderung meningkat seiring dengan pertambahan usia kehamilan, karena nyeri ini disebabkan oleh pergeseran pusat gravitasi wanita dan perubahan postur tubuh yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas kompres air jahe hangat terhadap intensitas nyeri pinggang pada ibu hamil Trimester III. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen one group pre test-posttest design melibatkan 29 responden di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata nyeri pinggang sebelum diberikan intervensi kompres air jahe hangat yaitu 6.69 dengan standar deviasi 0,806 dan sesudah pemberian kompres air jahe hangat yaitu 3.07 dengan standar deviasi 0,799. Berdasarkan uji statistik hasil uji wilcoxon didapatkan bahwa kompres air jahe hangat lebih efektif menggurangi nyeri pinggang pada ibu hamil Trimester III dengan nilai ρ-value = 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya efektivitas pemberian kompres air jahe hangat terhadap penurunan intensitas nyeri pinggang pada ibu hamil Trimester III. Diharapkan bidan dapat mengaplikasikan kompres air jahe hangat ini dalam mengatasi nyeri pinggang pada ibu hamil. Abstract (EN): Lower back pain is the most common complaint among pregnant women, especially in the third trimester, in the working area of Koto Tinggi Health Center. The intensity of lower back pain tends to increase with the progression of pregnancy, as this pain is caused by the shift in the woman's center of gravity and changes in body posture. This study aims to examine the effectiveness of warm ginger water compress on the intensity of lower back pain in third trimester pregnant women. This research is an experimental study with a one-group pre-test post-test design involving 29 respondents in the working area of Koto Tinggi Health Center. The results showed that the average lower back pain before the intervention of warm ginger water compress was 6.69 with a standard deviation of 0.806, and after the intervention, it was 3.07 with a standard deviation of 0.799. Based on the Wilcoxon statistical test, it was found that warm ginger water compress is more effective in reducing lower back pain in third trimester pregnant women with a p-value of 0.000. The conclusion of this study is that there is an effectiveness of warm ginger water compress in reducing the intensity of lower back pain in third trimester pregnant women. It is hoped that midwives can apply this warm ginger water compress in managing lower back pain in pregnant women.

Skripsi 2025
Detail
Pengaruh Pemberian Sirup Curduma (Curcum...
Pengaruh Pemberian Sirup Curduma (Curcuma, Madu, Kurma) Terhadap Peningkatan Berat Badan Anak Balita Usia 2-3 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Gedang Kota Sungai Penuh Tahun 2024.

Vedjia Medhyna, Ririt Oktami · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Kekurangan gizi (malnutrisi) adalah suatu penyebab kematian dan kesakitan pada anak-anak. Kekurangan gizi bisa disebabkan oleh kurangnya asupan gizi atau ketidakmampuan tubuh untuk menyerap zat gizi yang akan berpengaruh pada berat badan. Metode penelitian ini kuantitatif dengan desain Pre Eksperimental dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Data dikumpulkan menggunakan metode wawancara dan observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan November - Desember 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak balilta usia 2-3 tahun yang mengalami masalah nafsu makan atau status gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Desa Gedang bulan Juli-September 2024 yang berjumlah 24 orang, dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling, dan didapat sampel sebanyak 24 orang. Variabel dalam penelitian ini adalah kenaikan berat badan.. Kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Paired T test. Dari hasil penelitian diketahui Rata-rata berat badan Balita sebelum pemberian sirup curduma (curcuma,madu, kurma) pada anak Balita usia 2-3 tahun sebesar 11,2 kg. Rata-rata berat badan Balita sesudah pemberian sirup curduma (curcuma,madu, kurma) pada anak Balita usia 2-3 tahun sebesar 12,5 kg dengan nilai P-Value (0,000) < α (0,05). Ada pengaruh pemberian sirup curduma (curcuma,madu, kurma) terhadap peningkatan berat badan anak Balita usia 2-3 di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Gedang Kota Sungai Penuh tahun 2024 dengan (P value 0,000 Abstract (EN): Malnutrition is a major cause of death and illness in children. Malnutrition can be caused by insufficient nutrient intake or the body’s inability to absorb nutrients, which affects body weight. This research is quantitative with a Pre-Experimental design using the Nonequivalent Control Group Design. Data was collected using interviews and observations with an observation sheet as the instrument. This research was conducted from November to December 2024. The population in this study consisted of all toddlers aged 2-3 years who had problems with appetite or were undernourished in the working area of Gedang Village Health Center from July to September 2024, totaling 24 children, with a total sampling technique, resulting in a sample of 24 children. The variables in this study are weight gain. The data were analyzed using univariate and bivariate analysis with the Paired T-test. The results showed that the average weight of toddlers before the administration of curduma syrup (curcuma, honey, dates) was 11.2 kg. The average weight of toddlers after the administration of curduma syrup was 12.5 kg with a P-value of (0.000) < α (0.05). There is an effect of administering curduma syrup (curcuma, honey, dates) on the weight gain of toddlers aged 2-3 years in the working area of Gedang Village Health Center, Sungai Penuh City in 2024 (P- value 0.000 < 0.05). It is hoped that the Gedang Village Health Center will continue to monitor and increase the weight of toddlers through non-pharmacological methods, one of which is by administering curduma syrup (curcuma, honey, dates), which has been proven effective in increasing toddlers' weight.

Skripsi 2025
Detail
Pengaruh Pemberian Edukasi Melalui Audio...
Pengaruh Pemberian Edukasi Melalui Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di SMAN 1 Siberut Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2024.

Wahyuni, Yelsa Perian Marsyah · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Kesehatan reproduksi remaja merupakan masalah global yang mendesak, dengan isu utama seperti kehamilan remaja, kematian ibu remaja, dan infeksi menular seksual, serta kurangnya akses pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif. Di Indonesia tercatat sekitar 2,5 juta kehamilan remaja. Di Sumatera Barat, angka kehamilan remaja menunjukkan peningkatan, terutama di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Media edukasi berupa video terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi (Sari et al., 2022; Ahmad et al., 2023). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media audio-visual berbentuk video dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja di SMAN 1 Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Penelitian ini menggunakan desain pre- eksperimen dengan pendekatan one group pre-post dan teknik pengambilan sampel Multistage Cluster Sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 64 siswa dari kelas X E1, X E2 dan X E3. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Analisa univariat menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja dari 64 responden, 28 orang siswa (43,75%) memiliki pengetahuan cukup, dan 24 orang siswa (37,5%) memiliki pengetahuan kurang sebelum intervensi, menjadi sebanyak 61 orang siswa (95,3%) dengan pengetahuan baik dan 3 orang siswa (4,7%) dengan pengetahuan cukup setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,005), yang berarti ada pengaruh signifikan pemberian edukasi melalui audio-visual terhadap peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terkait kesehatan reproduksi, terutama di daerah dengan keterbatasan akses pendidikan kesehatan yang memadai.

Skripsi 2025
Detail
Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan...
Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Intra-Uterine Device (IUD) pada Pasangan Usia Subur ( PUS ) di Kecamatan Koto Besar

Nita Tri Putri, Riri Yinara · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Penggunaan kontrasepsi memiliki keefektifan sebesar 98-99% dengan 5 tahun penggunaan, namun penggunaan IUD masih 5,07% di Dharmasraya. Kecilnya penggunaan IUD disebabkan oleh beberapa faktor seperti tingkat pengetahuan, kepemilikan JKN, dukungan suami dan dukungan tenaga kesehatan Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasi analitik. Pengumpulan data penelitian dilakukan pada November 2024 dengan sampel yang digunakan adalah wanita usia subur yang merupakan akseptor KB aktif di kabupaten Dharmasraya sebanyak 122 sampel dengan teknik pemilihan sampel stratified random sampling. Data penelitian berasal dari kuesioner tingkat pengetahuan, kepemilikan JKN, skala likert dukungan suami dan skala likert dukungan tenaga kesehatan dengan menggunakan analisis chi- square (p

Skripsi 2025
Detail
Hubungan Gaya Hidup dengan Nyeri Dismeno...
Hubungan Gaya Hidup dengan Nyeri Dismenore pada Remaja Putri di SMAN 1 Tilatang Kamang Kabupaten Agam Tahun 2024.

Novi Wulansari, Yaznida Yazid · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Masalah yang sering muncul pada saat menstruasi yaitu nyeri. Berdasarkan laporan data Provinsi Sumatera Barat permasalahan disminore pada remaja pada tahun 2023 yaitu 78,1% remaja putri ketika mengalami menstruasi merasakan nyeri haid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Gaya Hidup Dengan Nyeri dismenore Pada Remaja Putri di SMAN I Tilatang Kamang Kabupaten Agam Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain penelitian crossectional study. Populasi adalah seluruh siswi yang ada di SMAN I Tilatang Kamang Kabupaten Agam berjumlah 326 dengan jumlah sampel 77 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Penelitian telah dilakukan pada bulan September – November 2024. Data yang digunakan adalah data primer yaitu dengan melakukan wawancara kepada responden, analisis data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik terdapat hubungan aktivitas fisik (p = 0,012), pola makan (p = 0,001) dan tingkat stress (p = 0,015) dengan Nyeri dismenore Pada remaja putri. Sedangkan tidak terdapat hubungan perokok pasif dengan Nyeri dismenore Pada remaja putri. Kesimpulan terdapat hubungan gaya hidup berdasarkan aktivitas fisik, pola makan dan tingkat stress dengan Nyeri dismenore Pada remaja putri. Sedangkan tidak ada hubungan gaya hidup berdasarkan perokok pasif dengan Nyeri dismenore Pada remaja putri. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat melakukan upaya pencegahan dismenore seperti melakukan penyuluhan gizi dan melakukan senam bersama dikalangan remaja. Abstract (EN): A common issue during menstruation is pain. According to reports from West Sumatra Province, in 2023, the problem of dysmenorrhea among adolescents was observed in 78.1% of female adolescents who experienced menstrual pain. This study aims to determine the relationship between lifestyle and the incidence of dysmenorrhea in female adolescents at SMAN I Tilatang Kamang, Agam District, in 2024. This research used an analytical approach with a cross-sectional study design. The population was all female students at SMAN I Tilatang Kamang, Agam District, totaling 326 students, with a sample size of 77 individuals. The sampling technique used was simple random sampling. The research was conducted between September and November 2024. The data used was primary data collected through interviews with respondents, and data analysis was conducted univariately and bivariately using the Chi-Square test. The results of the statistical tests showed a relationship between physical activity (p = 0.012), eating patterns (p = 0.001), and stress levels (p = 0.015) with the incidence of dysmenorrhea in female adolescents. However, no relationship was found between passive smoking and dysmenorrhea in female adolescents. The conclusion is that there is a relationship between lifestyle based on physical activity, eating patterns, and stress levels with the incidence of dysmenorrhea in female adolescents. However, there is no relationship between lifestyle based on passive smoking and dysmenorrhea in female adolescents. It is recommended that health workers take preventive measures against dysmenorrhea, such as providing nutrition counseling and conducting exercise sessions among adolescents.

Skripsi 2025
Detail
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Dukungan...
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Suami Terhadap Kunjungan Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Batu Hampar Tahun 2024

Vitria Komala Sari, Rini Cynthia Dewi · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Data kunjungan nifas pada tahun 2023 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Batu Hampar pada KF1 84%, KF2 76%, KF3 67% dan KF4 61% dari data terlihat terjadinya penurunan kunjungan nifas pada KF1 ke KF2, KF2 ke KF 4, dari KF3 ke KF 4. Faktor-faktor seperti pengetahuan ibu tentang pentingnya kunjungan nifas, sikap ibu, dan dukungan suami serta keluarga diduga berperan dalam rendahnya angka kunjungan ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan suami terhadap kujungan nifas di wilayah kerja Puskesmas Batu Hampar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 146 ibu nifas yang memiliki bayi berusia 6-8 minggu yang diambil dengan teknik total sampling. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi, bivariat menggunakan chi- square. Hasil univariat menunjukkan sebagian besar dari responden memiliki tingkat pengetahuan rendah sebanyak 94 responden (64,4%), sebagian besar dari responden memiliki sikap negatif yaitu 87 responden (59,6%), sebagian besar dari responden tidak mendapatkan dukungan suami yaitu sebanyak 107 responden (73,3%) dan hampir seluruh dari responden melaksanakan kunjungan nifas tidak lengkap yaitu 126 responden (86,3%). Hasil bivariate didapatkan nilai p-value 0,000 artinya ada hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap kunjungan nifas. Hasil bivariate didapatkan nilai p-value 0,06, artinya tidak ada hubungan antara dukungan suami dengan kunjungan nifas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap kunjungan nifas, namun tidak adanya hubungan antara dukungan suami dengan kunjungan nifas di wilayah kerja Puskesmas Batu Hampar tahun 2024. Tenaga kesehatan diharapkan memberikan pendidikan kesehatan pada ibu tentang kunjungan masa nifas sehingga ibu memahami pentingnya kunjungan nifas dan melakukan kunjungan nifas sesuai jadwal. Abstract (EN): Data on postpartum visits in 2023 in the UPTD work area of Batu Hampar Health Center at KF1 84%, KF2 76%, KF3 67% and KF4 61% from the data shows a decrease in postpartum visits from KF1 to KF2, KF2 to KF 4, from KF3 to KF 4. Factors such as the mother's knowledge about the importance of postpartum visits, the mother's attitude, and the support of her husband and family are thought to play a role in this low number of visits. The aim of this research is to determine the relationship between husbands' knowledge, attitudes and support for postpartum visits in the Batu Hampar Community Health Center working area. This research is a descriptive analytical research approach cross-sectional. The sample consisted of 146 postpartum mothers who had babies aged 6-8 weeks who were taken using the technique total sampling. Univariate data analysis uses frequency distribution, bivariate uses chi-square. Univariate results show that the majority of respondents have a low level of knowledge, namely 94 respondents (64.4%), the majority of respondents have a negative attitude, namely 87 respondents (59.6%), the majority of respondents do not get support from their husbands, namely 107 respondents. (73.3%) and almost all respondents carried out incomplete postpartum visits, namely 126 respondents (86.3%). Bivariate results obtained values p-value 0.000 means there is a relationship between knowledge and attitudes towards postpartum visits. Bivariate results obtained values p-value 0.06, meaning there is no relationship between husband's support and postpartum visits. The conclusion of this research is that there is a relationship between knowledge and attitudes towards postpartum visits, but there is no relationship between husband's support and postpartum visits in the Batu Hampar Community Health Center work area in 2024. Health workers It is hoped that they will provide health education to mothers about postpartum visits so that mothers understand the importance of postpartum visits and carry out postpartum visits according to schedule.

Skripsi 2025
Detail
Faktor risiko tinggi dalam kehamilan den...
Faktor risiko tinggi dalam kehamilan dengan kejadian berat badan lahir rendah ( BBLR ) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Pati Tahun 2024.

Nurul Amalina, Yani Putri Rama · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan

Tingginya angka kejadian BBLR tahun 2024 di Kabupaten Lima Puluh Kota terdapat di UPTD Puskesmas Tanjung Pati yang berjumlah 14 bayi perkelahiran hidup.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Faktor risiko tinggi dalam kehamilan dengan kejadian berat badan lahir rendah ( BBLR ) di wilayah UPTD Puskesmas Tanjung Pati tahun 2024. Penelitian ini kuantitatif menggunakan metode analitik observasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil risiko tinggi yang memiliki usia kehamilan ≥28 minggu, berjumlah 143 orang dan Sampel 64 orang. Teknik pengambilan sampel secara random sampling,pengumpulan data dengan cara bertanya langsung kepada responden menggunakan lembar ceklis. Analisa data berupa univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan (43,8%) memiliki usia beresiko. (45,3%) memiliki paritas beresiko (32,8%) mengalami kurang energi kronis, (48,4%) mengalami anemia, (21,9%) mempunyai riwayat hipertensi,(4,7%) mempunyai kelainan jumlah janin, (21,9%) mempunyai kelainan besar janin, (26,6%) memiliki bayi BBLR. Hasil uji statistik usia dengan kejadian BBLR p=0,042, KEK dengan kejadian BBLR p=0,039, riwayat hipertensi dengan kejadian BBLR p=0,003, kelainan jumlah janin dengan kejadian BBLR p=0,003, kelainan besar janin dengan kejadian BBLR p=0,000 paritas dengan kejadian BBLR p=0,333,anemia dengan kejadian BBLR p=0,485. Kesimpulan ada hubungan usia, KEK, riwayat hipertensi, kelainan jumlah janin, kelainan besar janin dengan kejadian BBLR, tidak ada hubungan paritas, anemia dengan kejadian BBLR. Diharapkan Puskesmas dapat menjalankan program-program seperti penyuluhan yang dapat mengidentifikasi dan meningkatkan motivasi ibu dalam memelihara kehamilan yang sehat dan mewaspadai faktor-faktor resiko kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah, serta dapat menyusun sebuah perencanaan program yang akan membantu menurunkan angka kejadian ibu hamil risiko tinggi dan BBLR. Abstract (EN): The high incidence of Low Birth Weight (LBW) in 2024 in Lima Puluh Kota Regency is particularly notable at the UPTD Tanjung Pati Health Center, with 14 LBW cases per live birth. The aim of this study is to determine the high-risk factors in pregnancy associated with the incidence of LBW in the working area of UPTD Tanjung Pati Health Center in 2024. This research is quantitative, using an analytical observational method with a cross- sectional approach. The population of this study consists of high-risk pregnant women with a gestational age of ≥28 weeks, totaling 143 individuals, with a sample size of 64 individuals. The sampling technique used was random sampling, and data collection was carried out through direct interviews with respondents using a checklist. Data analysis was performed using univariate and bivariate analyses with the chi-square test. The results of the study showed that 43.8% had a risky age, 45.3% had a risky parity, 32.8% experienced Chronic Energy Deficiency (KEK), 48.4% were anemic, 21.9% had a history of hypertension, 4.7% had abnormalities in the number of fetuses, 21.9% had abnormalities in fetal size, and 26.6% had LBW babies. The chi-square test results showed significant associations between age and LBW incidence (p=0.042), KEK and LBW incidence (p=0.039), history of hypertension and LBW incidence (p=0.003), abnormalities in the number of fetuses and LBW incidence (p=0.003), abnormalities in fetal size and LBW incidence (p=0.000). However, there was no significant association between parity and LBW incidence (p=0.333), or between anemia and LBW incidence (p=0.485). The conclusion is that age, KEK, history of hypertension, abnormalities in the number of fetuses, and abnormalities in fetal size are associated with LBW incidence, while parity and anemia are not. It is recommended that the health center implement programs such as counseling that can identify and motivate mothers to maintain a healthy pregnancy and be aware of the risk factors for LBW, as well as develop a program plan to help reduce the incidence of high-risk pregnancies and LBW.

Skripsi 2025
Detail