Nurhayati, Risanawati · 2025 · Skripsi · Fakultas Ilmu Kesehatan, S1 Kebidanan
Salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan ibu adalah dengan memperluas pelayanan antenatal care ( ANC ). Berdasarkan profil kesehatan Indonesia, pencapaian K6 di Indonesia masih belum mencapai target Renstra tahun 2023 (80 %) dan di Puskesmas Silaping 36,5 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan kunjungan ANC di Wilayah Kerja Puskesmas Silaping Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini telah dilakasanakan pada bulan November dan Desember Tahun 2024 yang bertempat di wilayah kerja Puskesmas Silaping Kabupaten Pasaman Barat. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester tiga yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Silaping, teknik pengambilan sampel dalam penelitian adalah probability sampling. Hasil analisis bivariat, hubungan usia dengan kunjungan ANC p value 0,000, hubungan paritas dengan kunjungan ANC p value 0,000, hubungan antara pengetahuan dan kunjungan ANC p value 0,002, hubungan antara dukungan keluarga dengan kunjungan ANC p value 0,000, hubungan antara sikap dan kunjungan ANC p value 0,003, hubungan antara ekonomi ddan kunjungan ANC p value 0,004, hubungan antara jarak dan kunjungan ANC p value 0,003. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara usia, paritas, pengetahuan, ekonomi, dukungan keluarga, sikap, jarak dengan kunjungan ANC. Petugas kesehatan di Puskesmas Silaping perlu melakukan peningkatan penyuluhan, dan menjadi motivator yang baik kepada ibu hamil sehingga cakupan kunjungan ANC bisa tercapai Abstract (EN): One of the efforts to reduce maternal mortality and morbidity is by expanding antenatalcare (ANC) services. According to Indonesia's health profile, the achievement of K6 ANC visits has not yet met the 2023 Strategic Plan target (80%), with only 36.5% coverage at Silaping Community Health Center. This study aims to identify the factors associated with ANC visits in the working area ofSilaping CommunityHealthCenter, West PasamanRegency, in2024. This is a quantitative study with a cross-sectional design, conducted in November and December 2024 in the working area of Silaping Community Health Center. The study population consists of all third-trimester pregnant women residing in the area, with samples selected using a probability sampling technique. Bivariate analysis results show the following relationships with ANC visits: age (p-value = 0.000), parity (p-value = 0.000, knowledge (p-value = 0.002), family support (p- value = 0.000), attitude (p-value = 0.003, economic status (p-value = 0.004), distance to healthcare facilities (p-value = 0.003). The findings conclude that age, parity, knowledge, economic status, family support, attitude, and distance are significantly associated with ANC visits. Health workers at Silaping Community Health Center need to enhance educational outreach and act as motivators for pregnant women to increase ANC visit coverage.