Logo Repository App UFDK Repository UFDK Universitas Fort De Kock
← Kembali
Hubungan Gaya Hidup dengan Nyeri Dismenore pada Remaja Putri di SMAN 1 Tilatang...
Buka Dokumen (Google Drive)
Skripsi 2025

Hubungan Gaya Hidup dengan Nyeri Dismenore pada Remaja Putri di SMAN 1 Tilatang Kamang Kabupaten Agam Tahun 2024.

Penulis
Yaznida Yazid
Pembimbing
Novi Wulansari
Jenis repository
Skripsi
Tahun
2025
Fakultas
Fakultas Ilmu Kesehatan
Program studi
S1 Kebidanan
Metode penelitian
—
Jenis metode
—
Variabel
—
Sumber dana
—
Lokasi/wilayah penelitian
— (Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat)
Dipublikasikan
03 Februari 2026

Abstrak

Masalah yang sering muncul pada saat menstruasi yaitu nyeri. Berdasarkan laporan data Provinsi Sumatera Barat permasalahan disminore pada remaja pada tahun 2023 yaitu 78,1% remaja putri ketika mengalami menstruasi merasakan nyeri haid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Gaya Hidup Dengan Nyeri dismenore Pada Remaja Putri di SMAN I Tilatang Kamang Kabupaten Agam Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain penelitian crossectional study. Populasi adalah seluruh siswi yang ada di SMAN I Tilatang Kamang Kabupaten Agam berjumlah 326 dengan jumlah sampel 77 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Penelitian telah dilakukan pada bulan September – November 2024. Data yang digunakan adalah data primer yaitu dengan melakukan wawancara kepada responden, analisis data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik terdapat hubungan aktivitas fisik (p = 0,012), pola makan (p = 0,001) dan tingkat stress (p = 0,015) dengan Nyeri dismenore Pada remaja putri. Sedangkan tidak terdapat hubungan perokok pasif dengan Nyeri dismenore Pada remaja putri. Kesimpulan terdapat hubungan gaya hidup berdasarkan aktivitas fisik, pola makan dan tingkat stress dengan Nyeri dismenore Pada remaja putri. Sedangkan tidak ada hubungan gaya hidup berdasarkan perokok pasif dengan Nyeri dismenore Pada remaja putri. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat melakukan upaya pencegahan dismenore seperti melakukan penyuluhan gizi dan melakukan senam bersama dikalangan remaja. Abstract (EN): A common issue during menstruation is pain. According to reports from West Sumatra Province, in 2023, the problem of dysmenorrhea among adolescents was observed in 78.1% of female adolescents who experienced menstrual pain. This study aims to determine the relationship between lifestyle and the incidence of dysmenorrhea in female adolescents at SMAN I Tilatang Kamang, Agam District, in 2024. This research used an analytical approach with a cross-sectional study design. The population was all female students at SMAN I Tilatang Kamang, Agam District, totaling 326 students, with a sample size of 77 individuals. The sampling technique used was simple random sampling. The research was conducted between September and November 2024. The data used was primary data collected through interviews with respondents, and data analysis was conducted univariately and bivariately using the Chi-Square test. The results of the statistical tests showed a relationship between physical activity (p = 0.012), eating patterns (p = 0.001), and stress levels (p = 0.015) with the incidence of dysmenorrhea in female adolescents. However, no relationship was found between passive smoking and dysmenorrhea in female adolescents. The conclusion is that there is a relationship between lifestyle based on physical activity, eating patterns, and stress levels with the incidence of dysmenorrhea in female adolescents. However, there is no relationship between lifestyle based on passive smoking and dysmenorrhea in female adolescents. It is recommended that health workers take preventive measures against dysmenorrhea, such as providing nutrition counseling and conducting exercise sessions among adolescents.

Kata Kunci

Dismenorea aktivitas fisik pola makan tingkat stress perokok pasif