Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Cegah Stunting (Cesting) Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Silago Tahun 2024.
- Penulis
- Zulni Zarfina
- Pembimbing
- Resty Noflidaputri
- Jenis repository
- Skripsi
- Tahun
- 2025
- Fakultas
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Program studi
- S1 Kebidanan
- Metode penelitian
- —
- Jenis metode
- —
- Variabel
- —
- Sumber dana
- —
- Lokasi/wilayah penelitian
- — (Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat)
- Dipublikasikan
- 03 Februari 2026
Abstrak
Masalah kurang gizi dan stunting merupakan dua masalah yang saling berhubungan. Kejadian balita pendek atau stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita didunia saat ini. Data (World Health Organization, 2022) menunjukkan 5,7% balita di dunia mengalami gizi lebih, 6,7% mengalami gizi kurang dan gizi buruk, serta 22,2% atau 149,2 juta menderita stunting (malnutrisi kronik). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui cegah stunting (cesting) terhadap pengetahuan dan sikap ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Silago Tahun 2024. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen research dan desain penelitian ini adalah pra eksperiment pre test dan post test menggunakan rancangan one group pre test post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita stunting, sebanyak 160 orang, diperoleh sampel sebanyak 47 responden, cara pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah teknik purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan rata-rata pengetahuan ibu balita stunting pretest yaitu sebanyak 8.72 dan rata-rata posttest yaitu sebanyak 12.19 dengan hasil P Value = 0.000 < 0,05, menunjukan bahwa pengetahuan ibu balita stunting terdapat peningkatan. Hasil penelitian didapatkan rata-rata sikap ibu balita stunting pretest yaitu rata-rata sebanyak 34.00 dan rata-rata posttest yaitu rata-rata sebanyak 38.62 dengan hasil P Value = 0.000 < 0,05, menunjukan bahwa sikap ibu balita stunting terdapat peningkatan. Berdasarkan hasil diatas disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap ibu. Diharapkan penelitian ini mampu menambah referensi baru bagi ibu balita dalam peningkatan pengetahuan dan sikap sehingga stunting dapat di cegah. Disarankan bagi puskesmas untuk memberikan pendidikan kesehatan berupa penyuluhan atau semacamnya sehingga bisa meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita. Abstract (EN): Malnutrition and stunting are two interrelated problems. The incidence of stunting is one of the nutritional problems experienced by toddlers in the world today. Data (World Health Organization, 2022) shows 5.7% of toddlers in the world are overnourished, 6.7% are undernourished and malnourished, and 22.2% or 149.2 million suffer from stunting (chronic malnutrition). The purpose of this study was to determine the effect of health education through preventing stunting (cesting) on the knowledge and attitudes of mothers in the Silago Health Center Working Area in 2024. This type of research is experimental research and This research design is a pre-experiment pre test and post test using the one group pre test post test design. Population in this study were all mothers of stunted toddlers, totaling 160 people, obtained a sample of 47 people. people, obtained a sample of 47 respondents, the sampling method used by researchers is purposive sampling technique. The results showed that the average knowledge of mothers of knowledge of mothers of stunting toddlers pretest was 8.72 and the average posttest was as much as 12.19 with the results of P Value = 0.000