Adriani, Evi Hasnita, Dewi Sarah Parinduri · 2025 · Tesis · Fakultas Ilmu Kesehatan, S2 Kesehatan Masyarakat
Dalam era digitalisasi layanan kesehatan, implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi salah satu aspek krusial di layanan di fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas. Tujuan penelitian mengetahui Analisis Penyelenggaraan Rekam Medis Elektronik Di Puskesmas Kabupaten Bungo Tahun 2025. Penelitian dilaksanakan bulan Mei - Juni 2025. Desain penelitian Sequental Explanatory pendekatan Mix Methode. Populasi 59 responden menggunakan teknik total sampling. Informan 8 orang. Teknik pengolahan data kuantatif menggunakan analisis univariat, bivariate uji chisquare dan multivariat uji regresi logistic sedangkan untuk kualitatif dilakukan dengan metode Collaizi. Hasil penelitian menunjukkan variabel masa kerja dan persepsi signifikan terhadap penyelenggaraan RME yaitu p-value < 0,05. Kemudian bila dilihat dari nilai OR paling besar, variabel masa kerja yang paling mempengaruhi penyelenggaraan RME dengan OR yaitu 0,151. Artinya semakin lama masa kerja maka semakin baik dalam menyelenggarakan RME sebesar 15,1% begitu sebaliknya. Hasil Kualitatif diperoleh penyelenggaraan RME belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan sarana prasarana, sistem yang belum berjalan di seluruh unit, dan hambatan teknis seperti gangguan server. Secara umum, RME dinilai mampu meringankan beban kerja petugas, mengurangi kesalahan pencatatan, dan meningkatkan kepuasan pasien, meskipun diperlukan peningkatan infrastruktur dan pemanfaatan penuh di semua lini layanan agar dampak positifnya maksimal. Disimpulkan bahwa masa kerja paling mempengaruhi RME. Dimana masa kerja yang lebih singkat dan persepsi positif berpengaruh dalam penyelenggaraan RME yang lebih optimal. Abstract (EN): In the era of digitalized healthcare services, the implementation of Electronic Medical Records (EMR) has become a crucial aspect of services at healthcare facilities, including community health centers. The purpose of this study was to analyze the implementation of Electronic Medical Records in Bungo Regency Community Health Centers in 2025. The study was conducted from May to June 2025. The research design used a sequential explanatory mixed methods approach. The population was 59 respondents using a total sampling technique. 8 informants. Quantitative data processing techniques used univariate analysis, bivariate chi-square test, and multivariate logistic regression test, while qualitative data processing was carried out using the Collaizi method. The results of the study indicate that the variables of tenure and perception are significant for the implementation of EMR, with a p-value