Neila Sulung, Siti Munawarah, Vezia Vrilly Raza · 2017 · Karya Tulis Ilmiah · Fakultas Ilmu Kesehatan, D3 Fisioterapi
Plantar fascitis adalah suatu peradangan pada plantar fascia yang disebabkan oleh penguluran yang berlebihan pada plantar fascia yang dapat menyakibatkan kerobekan kemudian timbul suatu iritasi pada plantar fascia. Plantar faciitis disebabkan oleh trauma, arthritis, overuse dan juga tipe kaki. Di Indonesia angka kejadian plantar fasitis setiap tahunnya meningkat 25%. Pada tahun 2012 didapatkan data 220.000 kasus setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian stretching dan kinesiotaping terhadap penurunan nyeri pada karyawan ramayana penderita plantar faciitis di kota payakumbuh tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan test dalam satu kelompok (one-Group pretest-postest). Penelitian telah dilakukan pada akhir bulan Juli sampai awal Agustus 2015 dengan jumlah populasi 104. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 5 orang karyawan Ramayana penderita Plantar Fascitis. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi yaitu pengukuran nyeri responden dengan menggunakan uji t-dependent test. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata nyeri responden sebelum Intervensi adalah 6.13 dan rata-rata nyeri sesudah intervensi adalah 5.67. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata nyeri sebelum dan setelah pemberian stretching dan kinesiotaping dengan beda rata-rata 0.467 dan p = 0,02 dengan Standar Deviasi 0,139. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi stretching dan kinesiotaping dapat menurunkan nyeri pada karyawan Ramayana penderita plantar fasciitis. Untuk itu diharapkan kepada peneliti berikutnya untuk dapat melakukan penelitian lebih lanjut tentang pemanfaatan intervensi fisioterapi terhadap pengurangan nyeri pada penderita plantar fascitis khususnya karyawan mall. Abstract (EN): Plantar fascitis is a inflamation in plantar fascia that caused by overstretch of plantar fascia resulted in scrap and inflamation if plantar fascia. It is caused by trauma, arthtitis, overuse and type of foot. In Indonesia, the amount people who get plantar fascitis increase 25% in a year. At 2012, its about 220.000 cases each year. The goal of this research is to know the effect of giving stetching and kinesiotaping toward decreasing of pain to the ramayana‟s employee who suffer plantar fascitis at ramayana departement strore payakumbuh in 2016. This is a quasi experiment research where the test is done in one group (Onegroup pretest-postest). This research had done on the fourt week of July until the beginning of August. There are 104 population. The sampling technique that is used is purposive sampling so there are 5 samples, they are Ramayana‟s employee who suffer plantar fasciitis. The data is collected through observation by measuring the pain in the sample through dependent test. Based on the research, it is known that most of the pain before Intervension is 6.13 and after intervention is 5.67. The result of statistics analysis shows that there are differentiation pain before and after stretching and kinesisotaping for about 0.467 and p=0,02 and the deviation standard 0,139. So it can be concluded that the stretching and kinesiotaping can decrease the pain in the Ramayana‟s employee that suffer plantar fasciitis. So that it is hoped to the next researcher to do further research about intervension to increace pain with patient who suffer plantar fascitis especially mall employee.