Pengaruh Pembuatan Krim Lulur Beras Ketan Hitam (Oryzae sativa L.var glutinous) Kombinasi Sari Wortel (Daucus carota L.) terhadap Stabilitas Mutu Fisik Sediaan

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Amanda, Zafira
Advisor:
Rahmadasmi, Nola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Beras ketan hitam, Wortel, Krim lulur, Stabilitas fisik, Mutu sediaan.
DOI:
-
Abstract :
Lulur merupakan salah satu sediaan kosmetik tradisional yang digunakan untuk
mengangkat sel kulit mati sekaligus menjaga kesehatan kulit. Beras ketan hitam
(Oryza sativa L. var. glutinous) diketahui kaya antosianin dan amilopektin yang
berfungsi sebagai eksfolian alami, sedangkan wortel (Daucus carota L.)
mengandung -karoten dan vitamin E yang berperan sebagai antioksidan dan
pelembap kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi
scrub beras ketan hitam dan sari wortel dalam formulasi krim lulur terhadap
stabilitas mutu fisik sediaan. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental
dengan merancang 13 formula, yaitu basis krim (F0), variasi konsentrasi scrub
beras ketan hitam (F1F3), variasi konsentrasi sari wortel (F4F6), serta kombinasi
keduanya (F7F12). Evaluasi mutu fisik dilakukan melalui uji organoleptik,
homogenitas, pH, viskositas, tipe krim, daya tercuci, stabilitas sentrifugasi, serta uji
penyimpanan suhu ruang dan metode freeze and thaw. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi kriteria stabilitas fisik dasar tanpa
terjadi pemisahan fase. Penambahan scrub beras ketan hitam memengaruhi warna
menjadi abu kehitaman serta menyebabkan pengendapan partikel pada uji
sentrifugasi, terutama pada konsentrasi tinggi. Sementara itu, sari wortel
memberikan warna jingga alami dan meningkatkan viskositas krim, sehingga
memperbaiki kestabilan krim. Kombinasi keduanya menghasilkan variasi
organoleptik yang menarik dengan stabilitas fisik yang masih dapat diterima.
Kombinasi scrub beras ketan hitam dan sari wortel dapat diformulasikan menjadi
krim lulur dengan mutu fisik stabil, sediaan krim lulur yang memiliki stabilitas
paling baik adalah F9 (kombinasi scrub beras ketan hitam 10% dan sari wortel 10%)
selama masa pengujian cenderung stabil, meskipun diperlukan penambahan agen
suspensi untuk memperbaiki homogenitas distribusi butiran scrub.
Download From Google Drive