Uji Toksisitas dan Uji Aktivitas Antikanker Pada Sel MCF-7 Dari Ekstrak dan Fraksi Kayu Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk)

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Amanda, Yovi
Advisor:
Nanda
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Spatholobus littoralis Hassk, MCF-7, Toksisitas, Sitotoksik
DOI:
-
Abstract :
Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita di
Indonesia. Terbatasnya efektivitas dan efek samping dari terapi konvensional
mendorong pengembangan alternatif berbasis bahan alam. Salah satu tanaman yang
berpotensi sebagai agen antikanker adalah kayu bajakah (Spatholobus littoralis
Hassk). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas toksisitas ekstrak etanol
dan fraksi-fraksi kayu bajakah terhadap larva Artemia salina serta aktivitas
antikanker terhadap sel kanker payudara MCF-7. Uji toksisitas dilakukan dengan
metode BSLT dan uji aktivitas antikanker dilakukan secara in vitro menggunakan
metode WST-8. Hasil uji skrining fitokimia pada ekstrak etanol dan fraksi etil asetat
menunjukkan adanya senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, tanin, terpenoid,
steroid, dan saponin. Hasil uji kadar air dan kadar abu ekstrak etanol berturut- turut
didapatkan sebesar 8,9% dan 4,28%. Hasil uji toksisitas menunjukkan nilai LC50
dari ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi etanol berturut
sebesar 884 g/mL, 412 g/mL, 377 g/mL, 393 g/mL. Berdasarkan analisis nilai
LC50 ekstrak dan fraksi bersifat toksik. Fraksi etil asetat memiliki nilai LC50 paling

rendah sehingga dilanjutkan pada uji sitotoksik terhadap sel kanker payudara MCF-
7. Pada uji sitotoksik fraksi etil asetat mampu menghambat pertumbuhan sel kanker

dengan LC50 377 g/mL dengan kategori cukup aktif.
Download From Google Drive