Determinan Terjadinya Anemia Pada Ibu Post Sectio Caesarea Pada Hari Ke 7-10 Di Rsud Sungai Dareh Tahun 2024

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Sumiyati, Eni
Advisor:
Mardiah, Ainal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Post SC, Anemia, Ibu
DOI:
-
Abstract :
Masalah yang di hadapi oleh ibu nifas adalah anemia. Anemia pada masa nifas
ditandai dengan kadar Hemoglobin kurang dari 11 gr%. Kejadian anemia pada
tahun 2023 menjadi 38 orang dari 546 ibu post Sectio Casesarea. Tujuan
penelitian menganalisis Determinan Terjadinya Anemia Pada Ibu Post Sectio
Caesarea Pada Hari Ke 7-10 Di RSUD Sungai Dareh. Penelitian telah
dilaksanakan pada bulan Desember 2024. Penelitian dilakukan di Poli Kebidanan
RSUD Sungai Dareh Tahun 2024. Desain penelitian crossectional study. Populasi
sebanyak 30 ibu Post Sectio Caesarea Pada Hari Ke 7-10 Di RSUD Sungai Dareh
pada bulan Desember. Sampel sebanyak 30 ibu teknik sampling yang digunakan
adalah Total sampling. Analisa data diolah dengan menggunakan program
komputerisasi yaitu dengan analisa univariat dan analisa bivariate dengan uji
chisquare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh yaitu 20
(66,7%) responden tidak mengalami anemia, 26 (86,7%) responden tidak
mengalami anemia, 21 (70%) responden mengkonsumsi tablet Fe secara lengkap,
21 (70%) responden memiliki jarak kehamilan berisiko, 21 (70%) responden tidak
memiliki perdarahan. Analisa bivariate diperoleh: tidak ada hubungan antara
anemia kehamilan (p = 0,584), jarak kehamilan (p = 1000) dengan kejadian
anemia pada Ibu Post Sectio Caesarea. Dan ada hubungan antara konsumsi Fe
(p=0,000) dan perdarahan (p = 0,030) dengan kejadian anemia pada Ibu Post
Sectio Caesarea. Disimpulkan ada hubungan konsumsi FE dan perdarahan dengan
kejadian anemia pada Ibu Post Sectio Caesarea . Diharapkan ibu post SC
memiliki pengetahuan yang baik tentang faktor-faktor penyebab anemia pada ibu
nifas sehingga anemia pada ibu postpartum bisa dicegah dan dideteksi lebih awal.
Download From Google Drive