Analisis Ketepatan Metode Perencanaan Terhadap Ketersediaan Stok Obat di Puskesmas X dan Y
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Nabila, Yodira
Advisor:
Hasanah, Rizqa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Perencanaan, Ketersediaan, Stok obat, Puskesmas Daftar
DOI:
-
Abstract :
Perencanaan merupakan proses menetapkan jenis dan jumlah obat yang dibutuhkan
dengan pola penyakit serta kebutuhan pelayanan dengan tujuan penggunaan obat secara
rasional dan meningkatkan efisiensi penggunaan obat. Pada puskesmas X dan Y masalah
yang sering terjadi yaitu tidak sesuai antara jumlah permintaan obat yang dibutuhkan dan
yang diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui informasi tentang
ketersediaan obat di puskesmas X dan Y terutama mengenai proses perencanaan obat. Jenis
penelitian yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Informan
dalam penelitian ini terdiri dari 10 orang yaitu apoteker, pengelola gudang farmasi,
imunisasi, gizi, PTM. Penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan obat di puskesmas masih
minim dan masih terdapat adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan kebutuhan
puskesmas dengan anggaran dan juga terdapatnya kekosongan obat pada laporan
ketersediaan obat. Hal tersebut sangat erat hubungannya dengan data kesesuian perencanaan
obat, tahap pemilihan obat serta tahap kompilasi pemakaian obat. Indikator konsumsi
merupakan cara yang ditempuh oleh peneliti untuk dapat mengetahui perhitungan kebutuhan
obat yang digunakan, karena konsumsi obat di pandang sebagai proyeksi jumlah kebutuhan
obat tahun selanjutnya. Disarankan agar prosedur dan tata kerja perencanaan obat dapat
disesuaikan dengan konsumsi kebutuhan obat dan agar membuat tim perencanaan serta lebih
memperhatikan koordinasi dan mekanisme penggunaan obat.
dengan pola penyakit serta kebutuhan pelayanan dengan tujuan penggunaan obat secara
rasional dan meningkatkan efisiensi penggunaan obat. Pada puskesmas X dan Y masalah
yang sering terjadi yaitu tidak sesuai antara jumlah permintaan obat yang dibutuhkan dan
yang diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui informasi tentang
ketersediaan obat di puskesmas X dan Y terutama mengenai proses perencanaan obat. Jenis
penelitian yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Informan
dalam penelitian ini terdiri dari 10 orang yaitu apoteker, pengelola gudang farmasi,
imunisasi, gizi, PTM. Penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan obat di puskesmas masih
minim dan masih terdapat adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan kebutuhan
puskesmas dengan anggaran dan juga terdapatnya kekosongan obat pada laporan
ketersediaan obat. Hal tersebut sangat erat hubungannya dengan data kesesuian perencanaan
obat, tahap pemilihan obat serta tahap kompilasi pemakaian obat. Indikator konsumsi
merupakan cara yang ditempuh oleh peneliti untuk dapat mengetahui perhitungan kebutuhan
obat yang digunakan, karena konsumsi obat di pandang sebagai proyeksi jumlah kebutuhan
obat tahun selanjutnya. Disarankan agar prosedur dan tata kerja perencanaan obat dapat
disesuaikan dengan konsumsi kebutuhan obat dan agar membuat tim perencanaan serta lebih
memperhatikan koordinasi dan mekanisme penggunaan obat.