Karakterisasi Dan Identifikasi Senyawa Minyak Atsiri Rimpang Lempuyang Emprit (Zingiber Amaricans Bl) Dengan Metode GC-MS.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Chaira, Khonsa' Ibtihaj
Advisor:
Fitriani, Oryza Sativa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Lempuyang emprit, minyak atsiri, karakterisasi, GC-MS, zerumbon
DOI:
-
Abstract :
Minyak atsiri merupakan metabolit sekunder yang banyak dimanfaatkan karena
aktivitas biologisnya, antara lain sebagai antiinflamasi, dan antibakteri. Penelitian
ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dan mengidentifikasi kandungan senyawa
minyak atsiri rimpang lempuyang emprit (Zingiber amaricans Bl). Minyak atsiri
diperoleh melalui destilasi air. Untuk metode karakterisasi minyak atsiri meliputi
organoleptik, berat jenis, indeks bias, putaran optik, kelarutan dalam etanol,
penetapan bilangan asam, dan penetapan bilangan ester. Sedangkan metode
identifikasi kandungan minyak atsiri menggunakan GC-MS. Hasil karakterisasi
menunjukkan minyak atsiri berwarna kuning, cairan jernih, dengan aroma khas,
memiliki berat jenis 0,942 g/mL, indeks bias 1,5065, putaran optik +0,25, larut
dalam etanol, bilangan asam 5,890 mg KOH/g, dan bilangan ester 29,452 mg
KOH/g. Sedangkan hasil identifikasi kandungan senyawa minyak atsiri terdapat
senyawa zerumbon sebesar 8,4 %. Kesimpulannya adalah minyak atsiri rimpang
lempuyang emprit sudah sesuai standar kecuali pada parameter penetapan bilangan
asam, penetapan bilangan ester, dan senyawa zerumbon sebagai senyawa utama
dari rimpang lempuyang emprit.
aktivitas biologisnya, antara lain sebagai antiinflamasi, dan antibakteri. Penelitian
ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dan mengidentifikasi kandungan senyawa
minyak atsiri rimpang lempuyang emprit (Zingiber amaricans Bl). Minyak atsiri
diperoleh melalui destilasi air. Untuk metode karakterisasi minyak atsiri meliputi
organoleptik, berat jenis, indeks bias, putaran optik, kelarutan dalam etanol,
penetapan bilangan asam, dan penetapan bilangan ester. Sedangkan metode
identifikasi kandungan minyak atsiri menggunakan GC-MS. Hasil karakterisasi
menunjukkan minyak atsiri berwarna kuning, cairan jernih, dengan aroma khas,
memiliki berat jenis 0,942 g/mL, indeks bias 1,5065, putaran optik +0,25, larut
dalam etanol, bilangan asam 5,890 mg KOH/g, dan bilangan ester 29,452 mg
KOH/g. Sedangkan hasil identifikasi kandungan senyawa minyak atsiri terdapat
senyawa zerumbon sebesar 8,4 %. Kesimpulannya adalah minyak atsiri rimpang
lempuyang emprit sudah sesuai standar kecuali pada parameter penetapan bilangan
asam, penetapan bilangan ester, dan senyawa zerumbon sebagai senyawa utama
dari rimpang lempuyang emprit.