Hubungan Tingkat pengetahuan Masyarakat Dengan Ketepatan DAGUSIBU Obat di Kenagarian Ranah Sungai Magelang Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Ghaizani, Intan
Advisor:
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Dagusibu obat, Ketepatan, Pengetahuan
DOI:
-
Abstract :
Di Sumatera Barat, persentase rata-rata pengetahuan keluarga dalam
menentukan, memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat berada
pada kategori rendah (57,53%) begitu pula dengan persentase perilaku yang masih
rendah yaitu (59,38%). Melihat hal tersebut dapat dikatakan bahwa di Indonesia
masih rendah pengetahuan, perilaku, dan praktik terkait obat-obatan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat dengan
ketepatan dagusibu obat di Kenagarian Ranah Sungai Magelang Kabupaten
Pasaman Barat. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian yang
digunakan yaitu deskriptif. Penelitian telah dilaksanakan bulan November tahun
2024 dengan populasi sebanyak 1068 orang serta sampel sebanyak 100 orang.
Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan
data menggunakan lembar kuesioner, analisis data meliputi univariat dan bivariat.
Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh orang memiliki pengetahuan yang
kurang baik tentang DAGUSIBU obat (64%). Secara rinci, lebih dari separuh orang
memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang dapatkan obat (55%), gunakan
obat (58%), simpan obat (51%) dan buang obat (65%). Lebih dari separuh orang
dengan ketepatan DAGUSIBU obat yang tidak tepat yaitu sebanyak 70 orang
(70%). Secara rinci, lebih dari separuh orang yang tidak tepat dalam hal gunakan
obat (85%) dan simpan obat (72%). Namun, lebih dari separuh orang Kenagarian
Ranah Sungai Magelang yang tepat dalam hal dapatkan obat (76%) dan buang obat
(59%). Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan ketepatan
masyarakat tentang DAGUSIBU obat (P-value = 0,001 dan OR 6,75). Disimpulkan
terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan ketepatan masyarakat
Kenagarian Ranah Sungai Magelang tentang DAGUSIBU obat. Diharapkan bagi
masyarakat untuk aktif bertanya kepada petugas kesehatan tentang DAGUSIBU
obat serta menerapkan DAGUSIBU obat dengan tepat.
menentukan, memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat berada
pada kategori rendah (57,53%) begitu pula dengan persentase perilaku yang masih
rendah yaitu (59,38%). Melihat hal tersebut dapat dikatakan bahwa di Indonesia
masih rendah pengetahuan, perilaku, dan praktik terkait obat-obatan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat dengan
ketepatan dagusibu obat di Kenagarian Ranah Sungai Magelang Kabupaten
Pasaman Barat. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian yang
digunakan yaitu deskriptif. Penelitian telah dilaksanakan bulan November tahun
2024 dengan populasi sebanyak 1068 orang serta sampel sebanyak 100 orang.
Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan
data menggunakan lembar kuesioner, analisis data meliputi univariat dan bivariat.
Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh orang memiliki pengetahuan yang
kurang baik tentang DAGUSIBU obat (64%). Secara rinci, lebih dari separuh orang
memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang dapatkan obat (55%), gunakan
obat (58%), simpan obat (51%) dan buang obat (65%). Lebih dari separuh orang
dengan ketepatan DAGUSIBU obat yang tidak tepat yaitu sebanyak 70 orang
(70%). Secara rinci, lebih dari separuh orang yang tidak tepat dalam hal gunakan
obat (85%) dan simpan obat (72%). Namun, lebih dari separuh orang Kenagarian
Ranah Sungai Magelang yang tepat dalam hal dapatkan obat (76%) dan buang obat
(59%). Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan ketepatan
masyarakat tentang DAGUSIBU obat (P-value = 0,001 dan OR 6,75). Disimpulkan
terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan ketepatan masyarakat
Kenagarian Ranah Sungai Magelang tentang DAGUSIBU obat. Diharapkan bagi
masyarakat untuk aktif bertanya kepada petugas kesehatan tentang DAGUSIBU
obat serta menerapkan DAGUSIBU obat dengan tepat.