Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Beras Hitam (Oryza sativa L. indica) dengan Metode DPPH
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Ilahi, Utari Putri
Advisor:
Yesti, Yulia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
beras hitam, DPPH, antioksidan, IC50, fraksinasi
DOI:
-
Abstract :
Beras hitam (Oryza sativa L. indica) merupakan pangan fungsional yang kaya
antosianin, flavonoid, dan fenolik yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak dan fraksi be-
ras hitam dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrihidrazil). Metode penelitian ek-
sperimen dengan jenis kuantitatif dengan sampel beras hitam yang dilakukan di la-
boratorium Kimia Farmasi Universitas Fort De Kock Bukitinggi pada bulan Maret
sampai Agustus 2025. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan terhadap vitamin C,
ekstrak, fraksi air, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksan dengan metode DPPH, pada
panjang gelombang 516 nm dengan parameter IC50. Hasil penelitian menunjukkan
vitamin C sebagai pembanding memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan
nilai (IC50 11,06 ppm), ekstrak etanol menunjukkan aktivitas kategori kuat (IC50
57,60 ppm), fraksi etil asetat kategori sangat kuat (IC50 32,48 ppm), fraksi air kate-
gori kuat (IC50 68,41 ppm), dan fraksi n-heksan kategori sangat lemah (IC50 1.115
ppm). Perbedaan aktivitas antar fraksi dipengaruhi oleh kandungan senyawa aktif dan
sifat kepolaran pelarut yang digunakan. Kesimpulannya, beras hitam berpotensi se-
bagai sumber antioksidan alami yang bermanfaat bagi kesehatan sehingga dapat
dikembangkan sebagai fitofarmaka.
antosianin, flavonoid, dan fenolik yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak dan fraksi be-
ras hitam dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrihidrazil). Metode penelitian ek-
sperimen dengan jenis kuantitatif dengan sampel beras hitam yang dilakukan di la-
boratorium Kimia Farmasi Universitas Fort De Kock Bukitinggi pada bulan Maret
sampai Agustus 2025. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan terhadap vitamin C,
ekstrak, fraksi air, fraksi etil asetat dan fraksi n-heksan dengan metode DPPH, pada
panjang gelombang 516 nm dengan parameter IC50. Hasil penelitian menunjukkan
vitamin C sebagai pembanding memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan
nilai (IC50 11,06 ppm), ekstrak etanol menunjukkan aktivitas kategori kuat (IC50
57,60 ppm), fraksi etil asetat kategori sangat kuat (IC50 32,48 ppm), fraksi air kate-
gori kuat (IC50 68,41 ppm), dan fraksi n-heksan kategori sangat lemah (IC50 1.115
ppm). Perbedaan aktivitas antar fraksi dipengaruhi oleh kandungan senyawa aktif dan
sifat kepolaran pelarut yang digunakan. Kesimpulannya, beras hitam berpotensi se-
bagai sumber antioksidan alami yang bermanfaat bagi kesehatan sehingga dapat
dikembangkan sebagai fitofarmaka.