Pengaruh Cara Pengeringan terhadap Perolehan Kadar Fenol dan Flavonoid pada Ekstrak Daun Jarak Pagar (Jatropha curcas L.).

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Ijra
Advisor:
Fitriani, Oryza Sativa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Jarak pagar; Fenol; Flavonoid; Cara pengeringan; Spektrofotometri UV-Vis.
DOI:
-
Abstract :
Daun jarak pagar (Jatropha curcas L.) diketahui mengandung senyawa fenol dan
flavonoid yang memiliki aktivitas biologis, seperti antihipertensi, antiinflamasi, antipiretik, dan antidiabetes. Kandungan senyawa aktif tersebut dipengaruhi oleh
cara pengeringan yang digunakan pada proses pembuatan simplisia. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh cara pengeringan (matahari, oven, dan
kering angin) terhadap perolehan kadar fenol dan flavonoid dalam ekstrak daun
jarak pagar (Jatropha Curcas L.). Proses ekstraksi dilakukan menggunakan
metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Penetapan kadar fenol dilakukan
menggunakan pereaksi Folin-Ciocalteu dan kadar flavonoid menggunakan metode
kompleksasi aluminium klorida (AlCl3). Hasil absorbansi dikonversi menjadi
kadar (%), lalu dianalisis secara statistik menggunakan uji Anova satu arah yang
dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara
pengeringan memberikan pengaruh signifikan terhadap perolehan kadar fenol dan
flavonoid (p < 0,05). Pengeringan dengan cara kering angin menghasilkan kadar
tertinggi baik pada fenol (17,52%) maupun flavonoid (28,92%). Kesimpulannya, cara pengeringan kering angin lebih efektif dalam mempertahankan kandungan
senyawa aktif daun jarak pagar (Jatropha Curcas L.) dibandingkan dengan cara
lainnya.
Download From Google Drive