Uji toksisitas akut ekstrak daun matoa (pometia pinnata) terhadap histopatologi hati mencit putih Jantan.

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Fauziah, ifra
Advisor:
Andika, Miming
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Daun matoa, pometia pinnata toksisitas akut, LD50, mencit putih, histopatologi hati.
DOI:
-
Abstract :
Tanaman obat merupakan bahan alam yang dikembangkan sebagai obat
tradisional. Daun matoa (Pometia pinnata) telah dimanfaatkan secara tradisional
oleh masyarakat Papua, karena daun matoa mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan terpenoid yang memiliki aktivitas farmakologis, sebagai antioksidan, dan antihipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi toksisitas akut ekstrak etanol 70% daun matoa terhadap mencit
putih jantan berdasarkan nilai LD50, gejala toksik, perubahan berat badan, serta
pengaruhnya terhadap gambaran histopatologi hati. Penelitian dilakukan secara
eksperimental menggunakan 24 ekor mencit putih jantan yang dibagi menjadi
enam kelompok, yaitu satu kelompok kontrol dan lima kelompok perlakuan
dengan dosis ekstrak 24 mg/kgBB, 144 mg/kgBB, 864 mg/kgBB, 2592 mg/kgBB, dan 5184 mg/kgBB. Ekstrak diberikan secara oral satu kali pada hari pertama, dilakukan pengamatan selama 14 hari terhadap gejala klinis, perubahan berat
badan, dan dilakukan analisis histopatologi hati pada akhir uji. Nilai LD50
dihitung berdasarkan persentase kematian dan gejala toksik, serta dianalisis secara
statistik menggunakan ANOVA. Hasil menunjukkan tidak ditemukan kematian
pada semua kelompok perlakuan hingga dosis tertinggi (5184 mg/kgBB), sehingga ekstrak daun matoa digolongkan sebagai tidak toksik secara akut
(LD50 > 5000 mg/kgBB). Gejala toksik ringan seperti tremor, sesak nafas, dan
teang muncul sementara tidak menimbulkan efek sistemik berat. Hasil
histopatologi hati tidak menunjukkan adanya kerusakan signifikan pada struktur
hati, hanya ditemukan perubahan ringan pada dosis tinggi. tidak menunjukkan
efek toksik akut yang signifikan terhadap mencit putih jantan hingga dosis 5184
mg/kgBB, serta aman berdasarkan parameter nilai LD50 dan hasil dari SPSS
menunjukan nilai dari organ hati 0,831 menunjukan tidak terdapat perbedaan yang
signifikan P0,05 pada berat organ hati.
Download From Google Drive