Penetapan Kadar Asam Salisilat Pada Facial Wash Acne Yang Beredar Di Kota Bukittinggi Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Ayuningtias, Tasya
Advisor:
Fitriani Oryza Sativa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Asam Salisilat; Facial Wash Acne; Spektrofotometri UV-Vis
DOI:
-
Abstract :
Asam salisilat merupakan salah satu bahan aktif yang umum digunakan dalam
produk perawatan kulit berjerawat. Penggunaan asam salisilat secara berlebihan
dapat menimbulkan efek samping seperti iritasi kulit. Berdasarkan Peraturan
BPOM No. 17 Tahun 2022, kadar asam salisilat dalam produk kosmetik kategori
pembersih wajah dibatasi maksimal sebesar 2%. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui kandungan asam salisilat pada facial wash acne dan untuk mengetahui
kadar asam salisilat yang terkandung dalam produk facial wash acne yang beredar
di Kota Bukittinggi menggunakan metode uji warna dan spektrofotometri UV-Vis.
Sebanyak sepuluh sampel facial wash acne dianalisis, yang terdiri dari sembilan
produk tanpa notifikasi BPOM dan satu produk yang telah terdaftar BPOM. Uji
kualitatif dilakukan menggunakan larutan FeCl3, dan hanya tiga sampel, sampel 2,
8, dan 10 yang menunjukkan reaksi positif berupa warna ungu, yang menandakan
adanya asam salisilat. Ketiga sampel tersebut kemudian diuji secara kuantitatif.
Hasil analisis menunjukkan kadar asam salisilat pada sampel 2 sebesar 2,55%,
sampel 8 sebesar 5,83%, dan sampel 10 sebesar 7,44%. Maka dapat disimpulkan
bahwa seluruh sampel tidak memenuhi ketentuan kadar maksimal yang ditetapkan
BPOM.
Download From Google Drive