Hubungan Pengetahuan, Pola Makan Dan Stres Dengan Kejadian Dispepsia Pada Mahasiswa Farmasi UFDK Bukittinggi
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Eliawati, Risma
Advisor:
Haasnita, Evi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Dispepsia, Pengetahuan, Pola Makan, Stres
DOI:
-
Abstract :
Dispepsia adalah kumpulan gejala yang terjadi pada daerah gastroduodenal
di saluran pencernaan bagian atas ditandai rasa nyeri atau tidak nyaman seperti
terbakar di bagian epigastrium, merasakan penuh setelah makan, kembung,
sendawa, mual dan muntah. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan
pengetahuan, pola makan dan stres dengan kejadian dispepsia pada mahasiswa
farmasi UFDK Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian
ini adalah mahasiswa farmasi angkatan 2021, 2022 dan 2023 yang berjumlah 567
responden. Sampel pada penelitian ini berjumlah 187 responden yang memenuhi
kriteria inklusi, penelitian ini dilaksanakan di Universitas Fort De Kock
Bukittinggi. Teknik pengambilan data sampel pada penelitian ini menggunakan
kuesioner yang kemudian di analisis secara Non probability sampling dengan
metode Purposive Sampling menggunakan uji chi-square. Dari hasil penelitian ini
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan, didapatkan variabel yang
berhubungan dengan kejadian dispepsia yaitu pengetahuan dengan nilai (p=0.028,
OR=1.968), pola makan (p=0.001, OR=0.320) dan stres (p=0,003). Kesimpulan
dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara
pengetahuan, pola makan dan stres dengan kejadian dispepsia pada mahasiswa
farmasi Universitas Fort De Kock Bukittinggi.
di saluran pencernaan bagian atas ditandai rasa nyeri atau tidak nyaman seperti
terbakar di bagian epigastrium, merasakan penuh setelah makan, kembung,
sendawa, mual dan muntah. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan
pengetahuan, pola makan dan stres dengan kejadian dispepsia pada mahasiswa
farmasi UFDK Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian
ini adalah mahasiswa farmasi angkatan 2021, 2022 dan 2023 yang berjumlah 567
responden. Sampel pada penelitian ini berjumlah 187 responden yang memenuhi
kriteria inklusi, penelitian ini dilaksanakan di Universitas Fort De Kock
Bukittinggi. Teknik pengambilan data sampel pada penelitian ini menggunakan
kuesioner yang kemudian di analisis secara Non probability sampling dengan
metode Purposive Sampling menggunakan uji chi-square. Dari hasil penelitian ini
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan, didapatkan variabel yang
berhubungan dengan kejadian dispepsia yaitu pengetahuan dengan nilai (p=0.028,
OR=1.968), pola makan (p=0.001, OR=0.320) dan stres (p=0,003). Kesimpulan
dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara
pengetahuan, pola makan dan stres dengan kejadian dispepsia pada mahasiswa
farmasi Universitas Fort De Kock Bukittinggi.