Pengaruh pemberian fraksi N- heksan daun mangga bacang (Mangifera foetida L) terhadap kadar sel NK pada tikus sebagai imunomodulator.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Wulandari, Eka Tri
Advisor:
Gusriyani, Sri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Mangifera foetida L, fraksi N-heksan, sel NK, imunomodulator, ELISA
DOI:
-
Abstract :
Sistem imun merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang terdiri atas
komponen seluler dan humoral. Sel Natural Killer (NK) berperan penting dalam
imunitas nonspesifik karena mampu mengenali dan menghancurkan sel abnormal.
Daun mangga bacang (Mangifera foetida L) mengandung senyawa bioaktif seperti
triterpenoid dan steroid yang berpotensi sebagai imunostimulan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi N-heksan daun mangga bacang
terhadap kadar sel NK pada tikus putih jantan. Penelitian eksperimental ini
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga kelompok, yaitu kontrol
negatif (akuades), kontrol positif (Stimuno 6,5 mg/kgBB), dan perlakuan (fraksi
N-heksan daun mangga bacang 0,28 mg/20 gBB). Perlakuan diberikan oral selama
14 hari. Kadar sel NK diukur melalui metode ELISA dari serum darah pada pre-
test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kadar sel NK pada
kelompok perlakuan dari 14,47 pg/mL menjadi 18,43 pg/mL, kontrol positif dari
13,11 pg/mL menjadi 22,16 pg/mL, sedangkan kontrol negatif hanya meningkat
dari 12,59 pg/mL menjadi 12,92 pg/mL. Analisis homogenitas tidak menunjukkan
perbedaan bermakna antar kelompok (p=0,039), diperkuat dengan uji Kruskal-
Wallis (p=0,039). Kesimpulannya, fraksi N-heksan daun mangga bacang
memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar sel NK sebagai
imunomodulator alami, sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut dalam
penelitian farmasi.
komponen seluler dan humoral. Sel Natural Killer (NK) berperan penting dalam
imunitas nonspesifik karena mampu mengenali dan menghancurkan sel abnormal.
Daun mangga bacang (Mangifera foetida L) mengandung senyawa bioaktif seperti
triterpenoid dan steroid yang berpotensi sebagai imunostimulan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi N-heksan daun mangga bacang
terhadap kadar sel NK pada tikus putih jantan. Penelitian eksperimental ini
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga kelompok, yaitu kontrol
negatif (akuades), kontrol positif (Stimuno 6,5 mg/kgBB), dan perlakuan (fraksi
N-heksan daun mangga bacang 0,28 mg/20 gBB). Perlakuan diberikan oral selama
14 hari. Kadar sel NK diukur melalui metode ELISA dari serum darah pada pre-
test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kadar sel NK pada
kelompok perlakuan dari 14,47 pg/mL menjadi 18,43 pg/mL, kontrol positif dari
13,11 pg/mL menjadi 22,16 pg/mL, sedangkan kontrol negatif hanya meningkat
dari 12,59 pg/mL menjadi 12,92 pg/mL. Analisis homogenitas tidak menunjukkan
perbedaan bermakna antar kelompok (p=0,039), diperkuat dengan uji Kruskal-
Wallis (p=0,039). Kesimpulannya, fraksi N-heksan daun mangga bacang
memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar sel NK sebagai
imunomodulator alami, sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut dalam
penelitian farmasi.