Uji Aktivitas Mengkelat Logam Fraksi Air Terhidrolisis HCL Ekstrak Etanol Beras Hitam (OryzaSativa L.indica) Dengan Metode FIC (Ferrous Ion Chelating)

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Reydisah
Advisor:
Yesti, Yulia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Beras hitam, Mengkelat logam, Ferrous Ion Chelating (FIC), Fraksi air, Hidrolisis
DOI:
-
Abstract :
Beras hitam (Oryza sativa L. indica) merupakan salah satu bahan pangan lokal
yang kaya akan senyawa bioaktif, khususnya antosianin dan fenolik, yang
berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen
dengan analisis kuantitatif dengan tujuan untuk menentukan nilai chelating ability
aktivitas mengkelat logam fraksi air terhidrolisis HCl ekstrak etanol beras hitam
menggunakan metode Ferrous Ion Chelating (FIC). Sampel diekstraksi
menggunakan pelarut etanol, kemudian dipartisi untuk memperoleh fraksi air dan
selanjutnya dilakukan proses hidrolisis. Aktivitas mengkelat logam diuji dengan
metode FIC. Nilai chelating ability ditentukan berdasarkan kurva hubungan
konsentrasi dengan persentase pengkelatan ion Fe2+ . Hasil penelitian
menunjukkan bahwa fraksi air beras hitam memiliki nilai chelating ability sebesar
407,26 ppm, sedangkan fraksi air terhidrolisis menunjukkan nilai chelating ability
sebesar 376 ppm. Nilai tersebut menunjukkan bahwa fraksi air terhidrolisis
memiliki kemampuan pengkelatan ion besi yang lebih kuat dibandingkan fraksi
air beras hitam. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan perbedaan signifikan
antara kedua fraksi (p = 0,01), yang menandakan bahwa proses hidrolisis
berpengaruh nyata dalam meningkatkan aktivitas mengkelat logam. Dapat
disimpulkan bahwa fraksi air beras hitam, terutama setelah perlakuan hidrolisis,
berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami yang memenuhi
standar kualitas simplisia dan ekstrak nabati, sehingga layak dijadikan bahan baku
obat tradisional maupun suplemen kesehatan.
Download From Google Drive