Analisis Kemometrik Dan Studi In silico Profil Metabolit Ekstrak Metanol Dan Kloroform Daun Inggu (Ruta graveolens L.) Untuk Prediksi Aktivitas Sitotoksik Pada Sel Kanker Payudara MCF-7.

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Fitri, Dhea Aulia
Advisor:
Putra, Billy Harnaldo
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Ruta graveolens L., kemometrik, UHPLC-Q-Orbitrap-HRMS, in silico, MCF-7.
DOI:
-
Abstract :
Ruta graveolens L. (daun inggu) merupakan tanaman obat dari famili Rutaceae
mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, kumarin, furoquinoline
berpotensi sebagai agen antikanker. Penelitian bertujuan mengevaluasi dan
membandingkan potensi sitotoksik ekstrak metanol dan kloroform terhadap sel
kanker payudara MCF-7 melalui pendekatan kemometrik dan in silico. Ekstraksi

dilakukan secara maserasi. Profil metabolit dianalisis menggunakan UHPLC-Q-
Orbitrap-HRMS. Ekstrak metanol mengandung 558 metabolit, kloroform 543

metabolit. PCA menunjukkan pemisahan kelompok jelas. PLS-DA menghasilkan
nilai R2 tinggi. oPLS-DA mengidentifikasi senyawa penting dengan nilai VIP > 1.
Seleksi senyawa berdasarkan parameter farmakokinetik SwissADME
menggunakan aturan Lipinski. Molecular docking dilakukan terhadap reseptor
Estrogen (ER) dan reseptor Progesteron (PR) menggunakan AutoDock Vina.
Validasi dilakukan melalui re-docking. Analisis interaksi berdasarkan nilai afinitas
ikatan divisualisasikan 2D dan 3D menggunakan Discovery Studio. Tiga senyawa
terbaik terhadap ER adalah aflaquinolone, ochratoxin A, piperolactam, terhadap PR
adalah tixocortol, ochratoxin A, genistein. Ekstrak metanol memiliki keragaman
metabolit dan aktivitas biologis lebih menjanjikan dibandingkan kloroform. Daun
inggu berpotensi dikembangkan sebagai kandidat agen antikanker berbasis bahan
alam.
Download From Google Drive