penentuan pengaruh jenis pelarut terhadap perolehan kadar fenol dari rimpang lempuyang gajah ( zingiber zerumbet L.)
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putri, Regia Yurizal
Advisor:
Fitriani, Oryza Sativa
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Rimpang lempuyang gajah, spektrofotometri uv-vis
DOI:
-
Abstract :
Famili Zingiberaceae merupakan kelompok tumbuhan dari kelas lipiopsida yang
banyak di manfaatkan sebagai obat tradisional, bumbu masak , dan tanaman hias.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis pelarut ekstrak
terhadap perolehan kadar fenol dari lempuyang gajah (zingiber zerumbet L.).
sampel yang di ginakan dalam penelitian ini Adalah rimpang lempuyang gajah
yang di ambil di siulak kabupaten kerinci, provinsi jambi. Metode yang digunakan
pada penelitian ini Adalah eksperimental. Dan metode pengujian nya Adalah
kualitatif dengan pengujian warna yang di dapatkan Adalah biru kehitaman
setalah di beri FeCl3. Dan untuk kuantitatif dengann metode spektrometri UV-Vis
dan mendapatkan pelarut aseton sebesar 91,4%, diikuti etil asetat (84,0%),
iiianjangiii (78,4%), akuades (77,6%), dan kadar terendah dengan etanol (66,8%).
Dan dapat di simpulkan Metode Folin-Ciocalteu dan spektrofotometri UV-Vis
pada panjang gelombang 730 nm terbukti valid, akurat, dan dapat digunakan untuk
analisis kadar fenol total pada ekstrak tanaman.
banyak di manfaatkan sebagai obat tradisional, bumbu masak , dan tanaman hias.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis pelarut ekstrak
terhadap perolehan kadar fenol dari lempuyang gajah (zingiber zerumbet L.).
sampel yang di ginakan dalam penelitian ini Adalah rimpang lempuyang gajah
yang di ambil di siulak kabupaten kerinci, provinsi jambi. Metode yang digunakan
pada penelitian ini Adalah eksperimental. Dan metode pengujian nya Adalah
kualitatif dengan pengujian warna yang di dapatkan Adalah biru kehitaman
setalah di beri FeCl3. Dan untuk kuantitatif dengann metode spektrometri UV-Vis
dan mendapatkan pelarut aseton sebesar 91,4%, diikuti etil asetat (84,0%),
iiianjangiii (78,4%), akuades (77,6%), dan kadar terendah dengan etanol (66,8%).
Dan dapat di simpulkan Metode Folin-Ciocalteu dan spektrofotometri UV-Vis
pada panjang gelombang 730 nm terbukti valid, akurat, dan dapat digunakan untuk
analisis kadar fenol total pada ekstrak tanaman.