Uji aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak kulit putih semangka (Citrullus lanatus) dan daun salam (Syzygium Nervosum) dengan metode DDPH.

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Ariani, Aulia Fitri
Advisor:
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Antioksidan, DPPH, Kulit Putih Samangka, Daun Salam, IC50, FICI
DOI:
-
Abstract :
Radikal bebas dapat menimbulkan stres oksidatif yang berperan dalam proses
penuaan dan berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan dari bahan alam
dianggap lebih aman dibandingkan antioksidan sintetik. Kulit putih semangka
(Citrullus lanatus) dan daun salam (Syzygium polyanthum) diketahui
mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan
fenol yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit putih semangka dan daun

salam baik secara tunggal maupun kombinasi dengan metode DPPH (2,2-difenil-
1-pikrilhidrazil), serta mengevaluasi efek interaksi kombinasi menggunakan nilai

FICI (Fractional Inhibitory Concentration Index). Ekstraksi dilakukan dengan
maserasi menggunakan etanol 96%. Aktivitas antioksidan diukur pada panjang
gelombang 517 nm menggunakan spektrofotometer UV-Vis, kemudian nilai IC50
ditentukan melalui analisis regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
ekstrak daun salam memiliki IC50 sebesar 55,73 ppm (kategori kuat), ekstrak kulit
putih semangka 72,94 ppm (kategori kuat), dan vitamin C sebagai kontrol positif
12,11 ppm (sangat kuat). Kombinasi ekstrak kulit putih semangka dan daun salam
rasio 1:1 menghasilkan IC50 71,75 ppm dengan nilai FICI 1,134 yang tergolong
indiferen. Kombinasi rasio 1:3 menghasilkan IC50 86,90 ppm dengan nilai FICI
1,466 (indiferen), sedangkan kombinasi rasio 3:1 menghasilkan IC50 lebih tinggi
dari ekstrak tunggal dengan nilai FICI 0,478(sinergis).
Download From Google Drive