Analisis Kandungan Metabolit Sekunder Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena Odorata L.) Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis.

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Arsyilla
Advisor:
Hasnita, Evi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Metabolit sekunder, Daun kirinyuh, Spektrofotometri Uv-Vis
DOI:
-
Abstract :
Analisis kandungan metabolit sekunder ekstrak daun kirinyuh
(Chromolaena odorata L.) dengan metode spektofotometri uv-vis. Tujuan
penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kandungan metabolit sekunder dalam
ekstrak daun kirinyuh Chromolaena odorata L.) secara kualitatif dan kuantitatif.
Daun kirinyuh diketahui memiliki senyawa bioaktif yang akan berpotensi sebagai
bahan obat tradisional. Ekstraksi kandungan kimia dari daun kirinyuh
(Chromolaena odorata L.) dilakukan dengan metode maserasi menggunakan
etanol 70%. Untuk menentukan senyawa metabolit sekunder pada ekstrak sampel
maka dilakukan analisis senyawa menggunakan spektrofotometri uv-vis. Untuk
teknik pengumpulan data dilakukan secara kualitatif dengan uji fitokimia dan
kuantitatif dengan uji kadar. Hasil uji kualitatif menunjukkan adanya senyawa
flavonoid, alkaloid (positif dengan pereaksi Dragendrof dan Wagner), fenolik, dan
tanin. Data yang diperoleh dari hasil analisis kandungan metabolit sekunder
ekstrak kirinyuh (Chromolaena Odorata L.) menggunakan kurva regresi linier.
Hasil penelitian ini diperoleh kadar senyawa flavonoid sebesar 1,11%, fenolik
sebesar 1,72%, alkaloid sebesar 0,64% dan tannin sebesar 0,51%. Hasil ini
mengindikasikan bahwa daun kirinyuh memiliki kandungan metabolit sekunder
yang signifikan dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan obat herbal.
Disarankan penelitian selanjutnya dilakukan pengujian dengan beberapa metode
ekstraksi atau metode instrumen lainnya, serta uji secara biologis dan
farmakologis.
Download From Google Drive