Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Keberhasilan Terapi Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sijunjung Tahun 2024
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Zalti, Olivia Kurnia
Advisor:
Hasnita, Evi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Diabetes melitus tipe 2, Keberhasilan terapi, Tingkat kepatuhan
DOI:
-
Abstract :
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang memerlukan
manajemen jangka panjang. Kondisi ini membutuhkan penanganan yang
berkesinambungan melalui terapi medis, perubahan gaya hidup, serta dukungan
lingkungan. Keberhasilan terapi pada pasien DM tipe 2 dipengaruhi oleh berbagai
faktor, baik faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan terapi pasien
diabetes melitus tipe 2. Penelitian dilakukan sejak bulan Desember tahun 2024.
Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain crosssectional. Populasi pada
penelitian ini sebanyak 250 orang dan sampel sebanyak 72 orang. Pengambilan
sampel menggunakan teknik non-probability sampling. Pengumpulan data
menggunakan lembar kuesioner, analisis data meliputi univariat dan bivariat. Hasil
analisis statistik univariat terhadap 72 pasien diketahui sebagian besar memiliki
pola tidur yang baik (86,1%), motivasi diri yang baik (80,6%), dukungan keluarga
yang baik (70,8%), pola makan yang baik (70,8%). Sebagian besar berada pada
kategori usia belum lansia (< 60 tahun) sebanyak 37 orang (51,4%), berjenis
kelamin perempuan (91,7%), berpendidikan tinggi (79,2%), berstatus bekerja
(52,8%), tidak patuh minum obat (58,3%) dan tidak berhasil dalam menjalani terapi
diabetes melitus tipe 2 (54,2%). Hasil analisis statistik menggunakan uji chi-square
diketahui terdapat hubungan antara pola tidur (Pvalue = 0,035), motivasi diri (Pvalue
= 0,019), dukungan keluarga (Pvalue= 0,032), pola makan (Pvalue= 0,032) dan tingkat
kepatuhan (Pvalue = 0,000) dengan keberhasilan terapi diabetes melitus tipe 2 di
Puskesmas Sijunjung. Diharapkan bagi pasien untuk untuk disiplin dalam
mengonsumsi obat diabetes untuk mendukung keberhasilan terapi pasien diabetes
melitus tipe 2 khususnya di Wilayah Kerja Puskesmas Sijungjung.
manajemen jangka panjang. Kondisi ini membutuhkan penanganan yang
berkesinambungan melalui terapi medis, perubahan gaya hidup, serta dukungan
lingkungan. Keberhasilan terapi pada pasien DM tipe 2 dipengaruhi oleh berbagai
faktor, baik faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan terapi pasien
diabetes melitus tipe 2. Penelitian dilakukan sejak bulan Desember tahun 2024.
Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain crosssectional. Populasi pada
penelitian ini sebanyak 250 orang dan sampel sebanyak 72 orang. Pengambilan
sampel menggunakan teknik non-probability sampling. Pengumpulan data
menggunakan lembar kuesioner, analisis data meliputi univariat dan bivariat. Hasil
analisis statistik univariat terhadap 72 pasien diketahui sebagian besar memiliki
pola tidur yang baik (86,1%), motivasi diri yang baik (80,6%), dukungan keluarga
yang baik (70,8%), pola makan yang baik (70,8%). Sebagian besar berada pada
kategori usia belum lansia (< 60 tahun) sebanyak 37 orang (51,4%), berjenis
kelamin perempuan (91,7%), berpendidikan tinggi (79,2%), berstatus bekerja
(52,8%), tidak patuh minum obat (58,3%) dan tidak berhasil dalam menjalani terapi
diabetes melitus tipe 2 (54,2%). Hasil analisis statistik menggunakan uji chi-square
diketahui terdapat hubungan antara pola tidur (Pvalue = 0,035), motivasi diri (Pvalue
= 0,019), dukungan keluarga (Pvalue= 0,032), pola makan (Pvalue= 0,032) dan tingkat
kepatuhan (Pvalue = 0,000) dengan keberhasilan terapi diabetes melitus tipe 2 di
Puskesmas Sijunjung. Diharapkan bagi pasien untuk untuk disiplin dalam
mengonsumsi obat diabetes untuk mendukung keberhasilan terapi pasien diabetes
melitus tipe 2 khususnya di Wilayah Kerja Puskesmas Sijungjung.