Pengaruh Fraksi Etil Asetat Daun Alpukat (Persea Americana Mill.) Terhadap Profil Darah Lengkap Pada Tikus Sebagai Imunomodulator.
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Anggriana, Ani
Advisor:
Gusriyani, Sri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Persea americana Mill., fraksi etil asetat, profil darah lengkap,
imunomodulator.
DOI:
-
Abstract :
Daun alpukat (Persea americana Mill.) mengandung flavonoid dan tanin yang
berpotensi sebagai imunomodulator. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi
pengaruh fraksi etil asetat daun alpukat terhadap profil darah lengkap tikus putih
jantan galur Wistar serta menentukan dosis yang optimal. Desain penelitian
menggunakan true experimental dengan metode pre-post test control. Tikus dibagi
dalam empat kelompok, yaitu kontrol, dosis 150 mg, 300 mg, dan 600 mg yang
diberikan secara oral selama 14 hari. Parameter hematologi yang diukur meliputi
hemoglobin, eritrosit, hematokrit, trombosit, limfosit, dan monosit. Analisis data
dilakukan dengan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pemberian fraksi etil asetat daun alpukat pada dosis 150, 300, dan 600 mg tidak
memberikan perbedaan bermakna (p>0,05) pada kadar hemoglobin, eritrosit,
trombosit, limfosit, dan monosit. Namun, terdapat perbedaan signifikan (p
berpotensi sebagai imunomodulator. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi
pengaruh fraksi etil asetat daun alpukat terhadap profil darah lengkap tikus putih
jantan galur Wistar serta menentukan dosis yang optimal. Desain penelitian
menggunakan true experimental dengan metode pre-post test control. Tikus dibagi
dalam empat kelompok, yaitu kontrol, dosis 150 mg, 300 mg, dan 600 mg yang
diberikan secara oral selama 14 hari. Parameter hematologi yang diukur meliputi
hemoglobin, eritrosit, hematokrit, trombosit, limfosit, dan monosit. Analisis data
dilakukan dengan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pemberian fraksi etil asetat daun alpukat pada dosis 150, 300, dan 600 mg tidak
memberikan perbedaan bermakna (p>0,05) pada kadar hemoglobin, eritrosit,
trombosit, limfosit, dan monosit. Namun, terdapat perbedaan signifikan (p