Pembuatan dan Evaluasi Sediaan Handbody Gel Dari Sari Buah Pepaya (Carica Papaya (L.)) Kombinasi Sari Lidah Buaya (Aloe Vera (L.) Burm.F)
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Padhila, Nailatul
Advisor:
Rahmadasmi, Nola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Formulasi; Handbody Gel; Sari Buah Pepaya; Sari Lidah Buaya; Mutu Fisik
DOI:
-
Abstract :
menjadi perhatian utama di negara tropis seperti Indonesia. Saat ini masih
tergolong sedikit penelitian handbody dalam bentuk gel terlebih
pemanfaatan berbahan alam yaitu, kombinasi sari buah pepaya dan lidah
buaya dalam kosmetik dan kecantikan. Pengembangan handbody gel
berbasis bahan alami, seperti buah pepaya (Carica Papaya (L.)) dan lidah
buaya (Aloe Vera (L.) Burm.F) diharapkan memberikan solusi efektif dan
aman untuk perawatan kulit terutama melembabkan kulit, memenuhi
kebutuhan produk kecantikan yang alami dan terjangkau. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui apakah kombinasi dari sari buah pepaya
(Carica Papaya (L.)) dan sari lidah buaya (Aloe Vera (L.) Burm.F)dapat
diformulasikan dalam sediaan handbody gel. Metode yang digunakan
eksperimental dengan pengujian determinasi, preparasi, ekstraksi, pembuatan handbody gel dan evaluasi mutu fisik, terdapat 13 formulasi, F0 (basis), F1, F2, dan F3 (dengan sari buah pepaya (5%, 10%, 15%), F4, F5
dan F6 (dengan sari lidah buaya 5%, 10%, 15%), serta F7, F8, F9, F10, F11, dan F12 (dengan kombinasi sari buah pepaya dan sari lidah buaya 1:1, 2:1, 1:2, 1:1, 3:1, 1:3). Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan pengujian
stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga belas formulasi
yang mengandung zat aktif memiliki karakteristik yang baik pada uji mutu
fisik dan menunjukkan tidak adanya pengaruh yang signifikan (P>0,05)
pada pengujian stabilitas freeze and thaw. Berdasarkan hasil evaluasi sifat
fisik sediaan handbody gel yang memiliki stabilitas yang baik adalah F10
(kombinasi sari buah pepaya 2,5% dan sari lidah buaya 2,5%) menunjukkan
selama masa pengujian cenderung stabil.
tergolong sedikit penelitian handbody dalam bentuk gel terlebih
pemanfaatan berbahan alam yaitu, kombinasi sari buah pepaya dan lidah
buaya dalam kosmetik dan kecantikan. Pengembangan handbody gel
berbasis bahan alami, seperti buah pepaya (Carica Papaya (L.)) dan lidah
buaya (Aloe Vera (L.) Burm.F) diharapkan memberikan solusi efektif dan
aman untuk perawatan kulit terutama melembabkan kulit, memenuhi
kebutuhan produk kecantikan yang alami dan terjangkau. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui apakah kombinasi dari sari buah pepaya
(Carica Papaya (L.)) dan sari lidah buaya (Aloe Vera (L.) Burm.F)dapat
diformulasikan dalam sediaan handbody gel. Metode yang digunakan
eksperimental dengan pengujian determinasi, preparasi, ekstraksi, pembuatan handbody gel dan evaluasi mutu fisik, terdapat 13 formulasi, F0 (basis), F1, F2, dan F3 (dengan sari buah pepaya (5%, 10%, 15%), F4, F5
dan F6 (dengan sari lidah buaya 5%, 10%, 15%), serta F7, F8, F9, F10, F11, dan F12 (dengan kombinasi sari buah pepaya dan sari lidah buaya 1:1, 2:1, 1:2, 1:1, 3:1, 1:3). Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan pengujian
stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga belas formulasi
yang mengandung zat aktif memiliki karakteristik yang baik pada uji mutu
fisik dan menunjukkan tidak adanya pengaruh yang signifikan (P>0,05)
pada pengujian stabilitas freeze and thaw. Berdasarkan hasil evaluasi sifat
fisik sediaan handbody gel yang memiliki stabilitas yang baik adalah F10
(kombinasi sari buah pepaya 2,5% dan sari lidah buaya 2,5%) menunjukkan
selama masa pengujian cenderung stabil.