Pengaruh Pemberian Infra Red dan Seated Exercion Exercise Terhadap Pengurangan Nyeri Osteoarhtritis Genu di Rumah Sakit Otak Bukittinggi Tahun 2025.
Categorie(s):
KTI
Author(s):
Zalenda, Mutia Amora
Advisor:
Munawarah, Siti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
infrared, seated exercion exercise, osteoarthritis
DOI:
-
Abstract :
Gangguan yang sering terjadi pada lansia yang dapat mempengaruhi aktivitas
hidup sehari hari disertai dengan timbulnya berbagai penyakit dan penurunan
fungsi tubuh, penyakit degeneratif yang sering terjadi pada proses penuaan salah
satunya yaitu Osteoarthritis. Infra Red merupakan jenis terapi menggunakan
gelombang elektromagnetik memberikan sinar hangat yang dapat
meningkatkan vasodilatasi sehingga memperlancar metabolisme untuk
mengurangi nyeri. Seated Exercion Exercise merupakan salah satu latihan
yang dilakukan dalam posisi duduk, latihan ini metode yang efektif untuk
meningkatkan mobilitas dan mengurangi nyeri pada pasien Osteoarthritis.
Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Infra Red dan Seated Exercion
Exercise Terhadap Pengurangan Nyeri Osteoarhtritis Genu di Rumah
Sakit Otak Bukittinggi Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif
menggunakan desain penelitian quasi eksperiment. Pengumpulan sampel
menggunakan metode purpossive sampling dengan populasi 407 dan sampel 10
orang yang diberikan Infra Red dan Seated Exercion Exercise selama 4
minggu dengan frekuensi 2 kali dalam seminggu. Nyeri diukur menggunakan
Visual Analoge Scale (VAS). Hasil penelitian yaitu ada pengaruh pemberian
Infra Red dan Seated Exercion Exercise Terhadap Pengurangan Nyeri
Osteoarhtritis Genu di Rumah Sakit Otak Bukittinggi dengan nilai p value =
0,000 < (0,05). Kesimpulan dan saran : Diharapkan lansia dengan nyeri
Osteoarhtritis melakukan latihan dengan sistematis dan berulang.
hidup sehari hari disertai dengan timbulnya berbagai penyakit dan penurunan
fungsi tubuh, penyakit degeneratif yang sering terjadi pada proses penuaan salah
satunya yaitu Osteoarthritis. Infra Red merupakan jenis terapi menggunakan
gelombang elektromagnetik memberikan sinar hangat yang dapat
meningkatkan vasodilatasi sehingga memperlancar metabolisme untuk
mengurangi nyeri. Seated Exercion Exercise merupakan salah satu latihan
yang dilakukan dalam posisi duduk, latihan ini metode yang efektif untuk
meningkatkan mobilitas dan mengurangi nyeri pada pasien Osteoarthritis.
Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Infra Red dan Seated Exercion
Exercise Terhadap Pengurangan Nyeri Osteoarhtritis Genu di Rumah
Sakit Otak Bukittinggi Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif
menggunakan desain penelitian quasi eksperiment. Pengumpulan sampel
menggunakan metode purpossive sampling dengan populasi 407 dan sampel 10
orang yang diberikan Infra Red dan Seated Exercion Exercise selama 4
minggu dengan frekuensi 2 kali dalam seminggu. Nyeri diukur menggunakan
Visual Analoge Scale (VAS). Hasil penelitian yaitu ada pengaruh pemberian
Infra Red dan Seated Exercion Exercise Terhadap Pengurangan Nyeri
Osteoarhtritis Genu di Rumah Sakit Otak Bukittinggi dengan nilai p value =
0,000 < (0,05). Kesimpulan dan saran : Diharapkan lansia dengan nyeri
Osteoarhtritis melakukan latihan dengan sistematis dan berulang.