Pengaruh Pemberian Slow Deep Breathing Dan Deep Tissue Self MassageTherapy Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Puskesmas Mandiangin Tahun 2025
Categorie(s):
KTI
Author(s):
Putri, Tasya Aldwina
Advisor:
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
slow deep breathing, deep tissue self massage, hipertensi
DOI:
-
Abstract :
Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan
darah secara abnormal dan terus menerus pada beberapa kali pemeriksaan. Tujuan
untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Slow Deep Breathing dan Deep Tissue Self
Massage Therapy Terhadap Penuruan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di
Puskesmas Mandiangin Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif
menggunakan desain penelitian quasi eksperiment. Pengumpulan sampel
menggunakan metode purpossive sampling dengan populasi 317 dan sampel 30
orang dengan 15 sampel sebagai kelompok perlakuan yang diberikan Slow Deep
Breathing dan Deep Tissue Self Massage Therapy dan 15 sampel lainnya sebagai
kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan intervensi sebanyak 12 kali
perlakuan. Tekanan darah diukur menggunakan Sphygnomanometer. Hasil
penelitian dari pemberian Slow Deep Breathing dan Deep Tissue Self Massage
Therapy pada kelompok perlakuan menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah
sistolik sebelum perlakuan adalah 146,73 mmHg dan rata-rata diastolik sebelum
perlakuan adalah 94,85 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan darah sistolik sesudah
perlakuan adalah 135,79 mmHg dan rata-rata diastolik sesudah perlakuan 84,94
mmHg dengan nilai P = 0,000 artinya terdapat pengaruh Slow Deep Breathing dan
Deep Tissue Self Massage Therapy terhadap penurunan tekanan darah.
Kesimpulan dan saran : Diharapkan lansia dengan hipertensi melakukan latihan
dengan sistematis dan berulang. Serta lansia juga diharapkan untuk menjalankan
pola hidup yang sehat.
darah secara abnormal dan terus menerus pada beberapa kali pemeriksaan. Tujuan
untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Slow Deep Breathing dan Deep Tissue Self
Massage Therapy Terhadap Penuruan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di
Puskesmas Mandiangin Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif
menggunakan desain penelitian quasi eksperiment. Pengumpulan sampel
menggunakan metode purpossive sampling dengan populasi 317 dan sampel 30
orang dengan 15 sampel sebagai kelompok perlakuan yang diberikan Slow Deep
Breathing dan Deep Tissue Self Massage Therapy dan 15 sampel lainnya sebagai
kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan intervensi sebanyak 12 kali
perlakuan. Tekanan darah diukur menggunakan Sphygnomanometer. Hasil
penelitian dari pemberian Slow Deep Breathing dan Deep Tissue Self Massage
Therapy pada kelompok perlakuan menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah
sistolik sebelum perlakuan adalah 146,73 mmHg dan rata-rata diastolik sebelum
perlakuan adalah 94,85 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan darah sistolik sesudah
perlakuan adalah 135,79 mmHg dan rata-rata diastolik sesudah perlakuan 84,94
mmHg dengan nilai P = 0,000 artinya terdapat pengaruh Slow Deep Breathing dan
Deep Tissue Self Massage Therapy terhadap penurunan tekanan darah.
Kesimpulan dan saran : Diharapkan lansia dengan hipertensi melakukan latihan
dengan sistematis dan berulang. Serta lansia juga diharapkan untuk menjalankan
pola hidup yang sehat.