Pengaruh Pemberian Edukasi Cidera Olahraga Dengan Menggunakan Metode Audio Visual Di MTSN Bukittinggi
Categorie(s):
KTI
Author(s):
Sakti, Syautri Tiara
Advisor:
Syah, Irhas
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Edukasi, Audio Visual, Cidera Olahraga
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang : Cedera olahraga atau yang dikenal dengan Sport Injuries
merupakan segala macam bentuk cidera yang terjadi baik pada saat berlatih
(latihan), maupun pada waktu berolahraga (bertanding) ataupun setelah
pertandingan. Tujuan Penelitian : Bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pemberian edukasi cidera olahraga dengan menggnakan metode audio visual di
MTSN Bukittinggi. Metode Penelitian : desain penelitian yang digunakan pada
Quasi Experiment dengan pendekatan one group pretest and posttest `dengan
sampel 64 orang lansia. Penelitian dilakukan selama 1 minggu. Teknik
pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, yaitu sesuai dengan
kriteria nklusi dan eksklusi. Hasil : hasil penelitian setelah diberikan edukasi cidera
olahraga dengan menggunakan metode audio visual ditemukan sebagian besar
(93,75%) responden menunjukkan pengetahuan yang baik tentang penanganan
pertama cedera olahraga dan hanya sebagian kecil (6,25%) dengan pengetahuan
cukup. Kesimpulan : Ada terdapat pengaruh Pemberian edukasi cidera olahraga
dengan menggunakan metode audio visual
merupakan segala macam bentuk cidera yang terjadi baik pada saat berlatih
(latihan), maupun pada waktu berolahraga (bertanding) ataupun setelah
pertandingan. Tujuan Penelitian : Bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pemberian edukasi cidera olahraga dengan menggnakan metode audio visual di
MTSN Bukittinggi. Metode Penelitian : desain penelitian yang digunakan pada
Quasi Experiment dengan pendekatan one group pretest and posttest `dengan
sampel 64 orang lansia. Penelitian dilakukan selama 1 minggu. Teknik
pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, yaitu sesuai dengan
kriteria nklusi dan eksklusi. Hasil : hasil penelitian setelah diberikan edukasi cidera
olahraga dengan menggunakan metode audio visual ditemukan sebagian besar
(93,75%) responden menunjukkan pengetahuan yang baik tentang penanganan
pertama cedera olahraga dan hanya sebagian kecil (6,25%) dengan pengetahuan
cukup. Kesimpulan : Ada terdapat pengaruh Pemberian edukasi cidera olahraga
dengan menggunakan metode audio visual