Pengaruh Pemberian Latihan Tabata terhadap VO2 Max Mahasiswa Universitas Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2025
Categorie(s):
KTI
Author(s):
Pratama, Rengga Putra
Advisor:
Munawarah, Siti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Mahasiswa, VO2 Max, Latihan Tabata
DOI:
-
Abstract :
Daya tahan kardiovaskular yang baik dapat meningkatkan kemampuan
kerja manusia dengan intensitas lebih besar dan waktu yang lebih lama. VO2 Max
adalah kemampuan organ pernafasan manusia untuk menghirup oksigen sebanyak
banyaknya pada saat latihan. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi
tingkat VO2 Max termasuk usia, jenis kelamin, kebugaran dan olahraga. Latihan
tabata adalah salah satu olahraga kardio yang baik untuk menigkatkan kapasitas
fisik dan VO2 Max. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh
Pemberian Latihan Tabata Terhadap VO2 Max Mahasiswa Universitas Fort De
Kock Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan
desain penelitian quasi eksperimental dengan one group pre test-post test design.
Teknik pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel
sebanyak 10 orang yang diberikan latiahan tabata. Tiap kelompok diberikan
intervensi sebanyak 12 kali perlakuan dengan 1 hari rest. VO2 Max di ukur
dengan Cooper Test. Hasil Penelitian menunjukkan standar deviasi latihan tabata
adalah 1,41 dengan P value = 0.000 < 0,05 artinya yang berarti Ho ditolak dan Ha
diterima artinya adanya pengaruh pemberian latihan Tabata terhadap VO2 Max
pada mahasiswa Universitas Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2025.
kerja manusia dengan intensitas lebih besar dan waktu yang lebih lama. VO2 Max
adalah kemampuan organ pernafasan manusia untuk menghirup oksigen sebanyak
banyaknya pada saat latihan. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi
tingkat VO2 Max termasuk usia, jenis kelamin, kebugaran dan olahraga. Latihan
tabata adalah salah satu olahraga kardio yang baik untuk menigkatkan kapasitas
fisik dan VO2 Max. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh
Pemberian Latihan Tabata Terhadap VO2 Max Mahasiswa Universitas Fort De
Kock Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan
desain penelitian quasi eksperimental dengan one group pre test-post test design.
Teknik pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel
sebanyak 10 orang yang diberikan latiahan tabata. Tiap kelompok diberikan
intervensi sebanyak 12 kali perlakuan dengan 1 hari rest. VO2 Max di ukur
dengan Cooper Test. Hasil Penelitian menunjukkan standar deviasi latihan tabata
adalah 1,41 dengan P value = 0.000 < 0,05 artinya yang berarti Ho ditolak dan Ha
diterima artinya adanya pengaruh pemberian latihan Tabata terhadap VO2 Max
pada mahasiswa Universitas Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2025.