Pengaruh pemberian TENS dan Upper Body Exercise terhadap kemampuan fungsional bahu pada kasus Frozen Shoulder di Rumah Sakit Universitas Andalas tahun 2025.
Categorie(s):
KTI
Author(s):
Nazla, Gevira
Advisor:
Segita, Riri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
TENS, Upper body exercise, kemampuan fungsional, Frozen
shoulder
DOI:
-
Abstract :
Frozen shoulder merupakan gangguan pada sendi bahu yang
menyebabkan kekakuan dan keterbatasan gerak, yang berdampak negatif pada
kemampuan fungsional penderita dalam melakukan aktivitas sehari-hari.Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian TENS dan Upper Body
Exercise terhadap kemampuan fungsional pasien frozen shoulder di Rumah Sakit
Universitas Andalas.Metode:penelitian ini adalah desain Quasi Eksperimen dengan
pendekatan one group pretest-posttest, melibatkan 10 orang responden yang dipilih
melalui teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran
kemampuan fungsional dilakukan menggunakan skala SPADI, dan analisis data
dilakukan dengan uji paired sample test. Hasil:penelitian berdasarkan uji T-Test
dependent menunjukkan bahwa nilai p value 0,000 < 0,005 dengan nilai pre 37,20
dan post 17,10 yang artinya Ho ditolak berarti ada pengaruh pemberian tens dan
upper body exercise terhadap kemampuan fungsional bahu pada kasus frozen
shoulder di rumah sakit universitas andalas. Kesimpulan:penelitian ini bahwa
terdapat pengaruh Pemberian tens dan upper body exercise Terhadap kemampuan
fungsional bahu pada frozen shoulder di Rumah Sakit Universitas Andalas tahun
2025
menyebabkan kekakuan dan keterbatasan gerak, yang berdampak negatif pada
kemampuan fungsional penderita dalam melakukan aktivitas sehari-hari.Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian TENS dan Upper Body
Exercise terhadap kemampuan fungsional pasien frozen shoulder di Rumah Sakit
Universitas Andalas.Metode:penelitian ini adalah desain Quasi Eksperimen dengan
pendekatan one group pretest-posttest, melibatkan 10 orang responden yang dipilih
melalui teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran
kemampuan fungsional dilakukan menggunakan skala SPADI, dan analisis data
dilakukan dengan uji paired sample test. Hasil:penelitian berdasarkan uji T-Test
dependent menunjukkan bahwa nilai p value 0,000 < 0,005 dengan nilai pre 37,20
dan post 17,10 yang artinya Ho ditolak berarti ada pengaruh pemberian tens dan
upper body exercise terhadap kemampuan fungsional bahu pada kasus frozen
shoulder di rumah sakit universitas andalas. Kesimpulan:penelitian ini bahwa
terdapat pengaruh Pemberian tens dan upper body exercise Terhadap kemampuan
fungsional bahu pada frozen shoulder di Rumah Sakit Universitas Andalas tahun
2025