Pengaruh Latihan Plyometric Hurdle Hopping Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Pemain Bulu Tangkis Di GOR-DA Kabupaten Agam Tahun 2025.
Categorie(s):
KTI
Author(s):
Priyayi, Dwi Atma
Advisor:
Utami, Rindu Febriyeni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Plyometric hurdle hopping, daya ledak otot tungkai, bulutangkis
DOI:
-
Abstract :
Bulu Tangkis merupakan salah satu olahraga yang paling banyak dimainkan.
Bagi bangsa Indonesia olahraga bulu tangkis merupakan olahraga untuk semua
lapisan masyarakat, karena dapat dimainkan oleh anak-anak, dewasa, laki-laki
atau perempuan. Plyometrik adalah latihan peregangan pemendekan atau
peregangan neuromuskular reaktif. Plyometric gerakan dari rangsangan
peregangan otot secara mendadak supaya terjadi kontraksi yang lebih kuat.
Penurunan prestasi di bidang olahraga bulu tangkis dipengaruhi oleh daya ledak
otot tungkai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Latihan
Plyometric Hurdle Hopping Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Pemain
Bulu Tangkis di GOR-DA Kabupaten Agam Tahun 2025. Jenis penelitian ini
adalah kuantitatif menggunakan desain penelitian quasi eksperiment dan
pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan sampel
menggunakan metode purpossive sampling dengan populasi 40 dan sampel 8
orang sesuia kriteria inklusi yang diberikan Plyometric Hurdle Hopping sebanyak
12 kali perlakuan. Daya Ledak diukur menggunakan Vertical Jump. Hasil
penelitian dari pemberian Plyometric Hurdle Hopping sebelum perlakuan dengan
nilai rata-rata 30,88 dan sesudah perlakuan dengan nilai rata-rata 69,25, dengan
nilai P= 0,000 artinya terdapat pengaruh Latihan Plyometric Hurdle Hopping
Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Pemain Bulu Tangkis di GOR-DA
Kabupaten Agam Tahun 2025. Diharapkan pemain Bulu Tangkis selalu berperan
aktif dan menjalani program latihan dengan sistematis dan berulang.
Bagi bangsa Indonesia olahraga bulu tangkis merupakan olahraga untuk semua
lapisan masyarakat, karena dapat dimainkan oleh anak-anak, dewasa, laki-laki
atau perempuan. Plyometrik adalah latihan peregangan pemendekan atau
peregangan neuromuskular reaktif. Plyometric gerakan dari rangsangan
peregangan otot secara mendadak supaya terjadi kontraksi yang lebih kuat.
Penurunan prestasi di bidang olahraga bulu tangkis dipengaruhi oleh daya ledak
otot tungkai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Latihan
Plyometric Hurdle Hopping Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Pemain
Bulu Tangkis di GOR-DA Kabupaten Agam Tahun 2025. Jenis penelitian ini
adalah kuantitatif menggunakan desain penelitian quasi eksperiment dan
pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan sampel
menggunakan metode purpossive sampling dengan populasi 40 dan sampel 8
orang sesuia kriteria inklusi yang diberikan Plyometric Hurdle Hopping sebanyak
12 kali perlakuan. Daya Ledak diukur menggunakan Vertical Jump. Hasil
penelitian dari pemberian Plyometric Hurdle Hopping sebelum perlakuan dengan
nilai rata-rata 30,88 dan sesudah perlakuan dengan nilai rata-rata 69,25, dengan
nilai P= 0,000 artinya terdapat pengaruh Latihan Plyometric Hurdle Hopping
Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Pemain Bulu Tangkis di GOR-DA
Kabupaten Agam Tahun 2025. Diharapkan pemain Bulu Tangkis selalu berperan
aktif dan menjalani program latihan dengan sistematis dan berulang.