Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Daya Tahan Kardiorespirasi Pada Lansia Di Puskesmas Tigo Baleh Bukittinggi.

Categorie(s):
   KTI
Author(s):
   Azhari, Cindy
Advisor:
Utami, Rindu Febriyeni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Lansia, Daya Tahan Kardiorespirasi, Senam Aerobik Low Impact
DOI:
-
Abstract :
Lansia merupakan kelompok usia 60 tahun ke atas yang mengalami penurunan fungsi
tubuh, termasuk sistem kardiorespirasi. Penurunan daya tahan kardiorespirasi pada lansia
berdampak pada penurunan kualitas hidup. Daya tahan kardiorespirasi adalah kemampuan
tubuh dalam menggunakan oksigen secara efisien selama aktivitas fisik yang berkelanjutan.
Intervensi yang efektif untuk meningkatkannya adalah melalui latihan fisik berupa senam
aerobik low impact yang disesuaikan dengan kondisi fisik lansia. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap daya tahan kardiorespirasi
lansia di Puskesmas Tigo Baleh Bukittinggi. Desain penelitian ini desain quasi eksperimen one
group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 8 lansia yang memenuhi kriteria inklusi.
Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur tingkat daya tahan kardiorespirasi melalui Six
Minute Walking Test (6MWT). Hasil menggunakan uji Wilcoxon dan diperoleh hasil nilai p =
0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan senam aerobik low impact terhadap
peningkatan daya tahan kardiorespirasi lansia. Kesimpulan penelitian menunjukkan adanya
peningkatan signifikan daya tahan kardiorespirasi setelah dilakukan intervensi senam aerobik
low impact selama 3 minggu. Penelitian ini diharapkan bisa dijadikan alternatif latihan untuk
meningkatkan daya tahan kardiorespirasi pada lansia.
Download From Google Drive