Pengaruh Medicine Ball Chest Pass Throw Exercise Terhadap Power Otot Lengan Pada Pemain Basket Di SMA Negeri 5 Kota Bukittinggi Tahun 2025
Categorie(s):
KTI
Author(s):
Rahmi, Nadia
Advisor:
Rovendra, Erit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pemain Basket, Power Otot Lengan, Medicine Ball Chest Pass Throw
DOI:
-
Abstract :
Power adalah gabungan antara kekuatan dan kecepatan atau pengerahan gaya
otot maksimum dengan kecepatan maksimum, power atau daya adalah kemampuan
otot seseorang untuk melakukan suatu kerja dengan kekuatan maksimal dalam
waktu secepat-cepatnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
medicine ball chest pass throw exercise terhadap peningkatan power otot lengan
pada pemain basket. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan
desain penelitian quasi eksperimental. Teknik pengumpulan sampel menggunakan
metode purpossive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 15 April
sampai dengan tanggal 9 Mei tahun 2025 dengan jumlah populasi 20, dimana dalam
rancangan ini tidak ada kelompok pembanding. Metode penelitian ini dilakukan
sebanyak 12 kali perlakuan dengan dengan 1 kali rest setiap per latihan terhadap 10
orang sampel. Peningkatan power otot lengan diukur dengan melakukan Test two-
hand medicine ball put. Hasil penelitian dari pemberian medicine ball chest pass
throw exercise menunjukkan bahwa rata-rata power otot lengan sebelum intervensi
adalah 3.72 dan sesudah intervensi meningkat menjadi 4.66. Nilai P
otot maksimum dengan kecepatan maksimum, power atau daya adalah kemampuan
otot seseorang untuk melakukan suatu kerja dengan kekuatan maksimal dalam
waktu secepat-cepatnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
medicine ball chest pass throw exercise terhadap peningkatan power otot lengan
pada pemain basket. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan
desain penelitian quasi eksperimental. Teknik pengumpulan sampel menggunakan
metode purpossive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 15 April
sampai dengan tanggal 9 Mei tahun 2025 dengan jumlah populasi 20, dimana dalam
rancangan ini tidak ada kelompok pembanding. Metode penelitian ini dilakukan
sebanyak 12 kali perlakuan dengan dengan 1 kali rest setiap per latihan terhadap 10
orang sampel. Peningkatan power otot lengan diukur dengan melakukan Test two-
hand medicine ball put. Hasil penelitian dari pemberian medicine ball chest pass
throw exercise menunjukkan bahwa rata-rata power otot lengan sebelum intervensi
adalah 3.72 dan sesudah intervensi meningkat menjadi 4.66. Nilai P