Pengaruh Pemberian Infra Red Dan Pelvic Tilting Exercise Untuk Meningkatkan Aktivitas Fungsional Pada Kasus Low Back Pain etc Ischialgia Di Rumah Sakit Otak Bukittinggi Tahun 2025.
Categorie(s):
KTI
Author(s):
Putri, Aprilia Dwi
Advisor:
Rovendra, Erit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Infra Red, Pelvic Titing Exercise, Aktivitas Fungsional Pada
Kasus, Low Back Pain Etc Ischialgia.
DOI:
-
Abstract :
Ischialgia adalah rasa sakit dimulai dari punggung bawah
hingga menjalar ke tungkai dan terkadang menjalar sampai kaki. Ischialgia terjadi
karena adanya penekanan pada saraf ischiadicus hal ini terjadi karena adanya
diskus yang mengalami herniasi atau bisa juga karena adanya tonjolan tulang yang
ditandai dengan rasa sakit, sensasi yang berubah, dan/atau kelemahan pada kaki.
Tujuan penelitian : Untuk Mengetahui Pengaruh Pemberian Infra Red Dan
Pelvic Titing Exercise Untuk Meningkatkan Aktivitas Funsional Pada Kasus Low
Back Pain Etc Ischialgia Di Rumah Sakit Otak Bukittinggi. Metode penelitian :
Desain penelitian yang digunakan pada metode quasi experiment dengan
pendekatan one group pre dan posttest dengan sampel sebanyak 20 orang.
Penelitian ini dilakukan selama 4 minggu. Teknik dalam pengambilan sampel
dengan cara purposive sampling, yaitu sesuai dengan kriteria insklusi dan ekslusi.
Hasil : menunjukkan bahwa rata-rata setelah diberikan Infra Red dan Pelvic
Titing Exercise,yaitu 9,00. Kesimpulan : Disimpulkan terdapat pengaruh
pemberian Infra Red dan Pelvic Titing Exercise terhadap penignkatan aktivtas
fungsional Di Rumah Sakit Otak Bukittinggi tahun 2025.
hingga menjalar ke tungkai dan terkadang menjalar sampai kaki. Ischialgia terjadi
karena adanya penekanan pada saraf ischiadicus hal ini terjadi karena adanya
diskus yang mengalami herniasi atau bisa juga karena adanya tonjolan tulang yang
ditandai dengan rasa sakit, sensasi yang berubah, dan/atau kelemahan pada kaki.
Tujuan penelitian : Untuk Mengetahui Pengaruh Pemberian Infra Red Dan
Pelvic Titing Exercise Untuk Meningkatkan Aktivitas Funsional Pada Kasus Low
Back Pain Etc Ischialgia Di Rumah Sakit Otak Bukittinggi. Metode penelitian :
Desain penelitian yang digunakan pada metode quasi experiment dengan
pendekatan one group pre dan posttest dengan sampel sebanyak 20 orang.
Penelitian ini dilakukan selama 4 minggu. Teknik dalam pengambilan sampel
dengan cara purposive sampling, yaitu sesuai dengan kriteria insklusi dan ekslusi.
Hasil : menunjukkan bahwa rata-rata setelah diberikan Infra Red dan Pelvic
Titing Exercise,yaitu 9,00. Kesimpulan : Disimpulkan terdapat pengaruh
pemberian Infra Red dan Pelvic Titing Exercise terhadap penignkatan aktivtas
fungsional Di Rumah Sakit Otak Bukittinggi tahun 2025.