Asuhan Keperawatan Keluarga Berbasis Komplementer Pada Keluarga Tn.F Dengan Tahap Perkembangan Keluarga VI Diwilayah Kerja Puskesmas Lasi Tahun 2025.

Categorie(s):
   Kian
Author(s):
   Fatin, Nisa Nurliana
Advisor:
Maryana, Rina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Gastrophageal Reflux Disease (GERD), Terapi Komplementer
DOI:
-
Abstract :
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat terdiri dari kepala
keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal disuatu tempat dibawah
satu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Kesehatan keluarga diartikan sebagai
suatu lembaga social primer dalam promosi kesehatan dan keswjahteraan. Menurut
Kemenkes RI (2022), penyakit gastrophageal reflux disease atau GERD adalah
peradangan atau perdarahan mukosa lambung yang dapat bersifat akut, kronis, serta
difusi (local). Sedangkan di provinsi Sumatra Barat dari 10 penyakit terbanyak di
provinsi Sumatra Barat dengan jumlah 78.097 kasus. Hal ini menjadikan gastritis
sebagai penyakit yang patut diperhatikan diwilayah Sumatera Barat. Berdasarkan dari
data yan diperoleh dari puskesmas lasi tahun 2024 didapatkan sebanyak 125orang
penderita GERD.
Tujuan : Mampu memberikan Asuhan Keperawatan Keluarga Berbasis
Komplementer Pada Keluaga Tn. F Dengan Tahap Perkembangan Keluarga VI di
Wilayah Kerja Puskesmas Lasi Tahun 2025
Metode : Pengumpulan data menggunakan hasil studi kasus yang dilakukan pada
keluarga dengan masalah utama nyeri akut .
Hasil : Asuhan keperawatan komplementer dengan gastrophageal reflux disease
didapatkan diagnosa yaitu nyeri akut, manajemen kesehatan keluarga tidak efektif,
perfusi perifer tidak efektif dimana masalah yang muncul pada keluarga Tn. F sudah
sesuai dengan kriteria hasil yang diharapkan dengan jangka waktu yang ditentukan.
Kesimpulan : Masalah keperawatan komplementer pada keluarga Tn. F dengan
nyeri akut dapat tercapai dan teratasi dengan baik.
Download From Google Drive