Asuhan Keperawatan Keluarga Ny.T Dengan Stroke Berbasis Komplementer Tahap Perkembangan VI Di Wilayah Kerja Puskesmas Aua Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2025.

Categorie(s):
   KIAN
Author(s):
   Hayran, Nusabretda
Advisor:
Putri, Yelmi Reni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Stroke, Penurunan Kekuatan Otot, Asuhan Keperawatan Keluarga, Terapi Komplementer
DOI:
-
Abstract :
Latar Belakang : Keluarga merupakan sekumpulan orang yang memiliki hubungan
perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, memelihara budaya dan
meningkatkan perkembangan fisik, psikologis, emosional dan sosialnya dalam setiap angota
keluarga.Stroke merupakan masalah kesehatan yang utama dan banyak ditemukan di masyarakat,
terjadinya stroke dikarenakan tersumbatnya aliran darah ke otak sehingga terjadi gangguan
neurologis yang dapat menyebabkan kematian, kelumpuhan anggota gerak, kecacatan, gangguan
bicara, gangguan proses fikir atau daya ingat. Hasil dari Riskesdas (2020) prevalensi stroke di
Indonesia berdasarkan diagnosis dokter sebesar (10,9%) atau 2.120.362 orang. Sedangkan
penderita Stroke di Provinsi Sumatera Barat tahun 2020 sebanyak 8.557 kasus, Berdasarkan
Laporan Puskesmas Aua Birugo Tigo Baleh Tahun 2025 sebanyak 71 penderita stroke dari bulan
Januari 2025 sampai dengan Juni 2025. Setelah dilakukan wawancara dari beberapa penderita
sebanyak 10 orang mengalami penyakit stroke. Dari 10 orang tersebut 5 diantaranya rutin
mengontrol kehatan ke Puskesmas, dan 3 diantaranya mengalami lumpuh total dan 2 diantaranya
tidak mau mengontrol kesehatan yang berkaitan dengan penyakit. Upaya untuk menangani
kesehatan keluarga dengan mudah yaitu dengan pemberian komplementer terapi genggam bola
yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot melalui latihan sederhana namun terstruktur.
Tujuan : Mampu memberikan Asuhan Keperawatan Keluarga Ny.T Dengan Stroke Berbasis
Komplementer Tahap Perkembangan VI Di Wilayah Kerja Puskesmas Aua Birugo Tigo Baleh
Kota Bukittinggi Tahun 2025. Metode : Pengumpulan data menggunakan studi kasus dilakukan
pada keluarga dengan masalah utama Penurunan Kekukatan Otot. Hasil : Asuhan keperawatan
komplementer dengan stroke didapatkan diagnosa yaitu manajemen kesehatan keluarga tidak
efektif, gangguan mobilitas fisik dan gangguan rasa nyaman. Kesimpulan : masalah
keperawatan keluarga pada Ny.T dengan stroke non hemoragik dapat tercapai sehingga dapat
teratasi dengan baik. Saran : diharapkan karya tulis ini dapat digunakan sebagai bahan acuan
komplementer terhadap kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kesehatan bagi keluarga.
Download From Google Drive