Asuhan Keperawatan Keluarga Pendekatan Komplementer Pada Keluarga Tn.F dengan Tahap Perkembangan Keluarga IV di Wilayah Kerja Puskesmas Kamang Magek Kabupaten Agam Tahun 2025.

Categorie(s):
   Kian
Author(s):
   Handayani, Meri
Advisor:
Febrina, Wiwit
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Gastritis, Komplementer, Akupresur
DOI:
-
Abstract :
Gastritis atau yang biasa dikenal dengan penyakit maag oleh masyarakat
merupakan salah satu penyakit yang umumnya diderita oleh kalangan remaja dan
dewasa muda dan biasanya disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa faktor yang
sering menjadi faktor utama pencetus gastritis adalah pengaturan pola makan yang
kurang atau tidak baik seperti sering mengonsumsi makanan atau minuman yang
bersifat mengiritasi (sangat asam, sangat pedas atau sangat berbumbu), makan yang
terlalu banyak dan cepat, melakukan diet yang tidak tepat, gaya hidup yang serba
instan sehingga sering mengonsumsi makanan cepat saji. Berdasarkan dari laporan
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat tahun 2020, gastritis berada pada posisi
ke-2 dari 10 penyakit terbanyak di Provinsi Sumatera Barat yaitu 285.282 kasus
(15,8%). (Kemenkes RI 2021). Terapi Komplementer yang dapat diberikan pada
penderita yang mengalami nyeri pada gastritis salah satunya adalah Rebusan Air
Kunyi. Kunyit merupakan tanaman dari golongan Zingiberaceae yang berupa
semak dan bersifat tahunan (prennial) yang tersebar di seluruh daerah tropis. Kunyit
memiliki kandungan senyawa zat aktif utama berupa kurkuminoid dan minyak
atsiri. Selain itu terapi komplementer yang diberikan pada pasien gastritis adalah
terapi akupresur merupakan salah satu bentuk fisioterapi dengan memberikan
penekanan dan stimulsi pada titik-titik tertentu pada tubuh untuk menurunkan nyeri.
Tujuan diberikan terapi akupresur adalah memperbaiki sirkulasi darah pada otot
sehingga mengurangi nyeri dan inflamasi, meredakan nyeri dan membuat tubuh
menjadi rileks.
Download From Google Drive