Asuhan Keperawatan Keluarga Pendekatan Komplementer Pada Keluarga Tn.S Dengan Tahap Perkembangan Keluarga VI Di Wilayah Kerja Puskesmas Patamuan Padang Pariaman Tahun 2025.
Categorie(s):
Kian
Author(s):
Putri, Meri Amelia
Advisor:
Silvia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Komplementer, Keluarga, Rheumatoid Arthritis, Jahe Merah
DOI:
-
Abstract :
Keluarga adalah institusi dari suatu masyarakat yang memiliki struktur sosial dan
sistem tersendiri yang merupakan sekumpulan orang yang tinggal dalam satu rumah
yang masih mempunyai hubungan kekerabatan. Rheumatoid Arthritis merupakan
penyakit inflamasi sistem kronik yang menyebabkan tulang sendi destruksi,
deformitas, dan mengakibatkan dan mengakibatkan tidakmampuan inflamasi,
kekakuan, pembengkakan dan rasa sakit pada sendi, otot, tendon, ligamen dan
tulang. Penyakit ini dikategorikan secara luas berupa penyakit sendi, keterbatasan
fisik, gangguan tulang belakang, dan kondisi yang disebabkan oleh trauma.
Dukungan keluarga berperan penting dalam asuhan keperawatan yang diberikan.
Untuk mencapai hasil perawatan yang baik, diperlukan implementasi evidence
based nursing. Studi kasus ini bertujuan untuk mempersentasikan implementasi
evidence base nursing dengan terapi kompres hangat jahe merah, terapi rekasasi
otot progresif. Setelah intervensi diberikan, hasil pre dan post menunjukkan
sebelum diberikan intervensi didapat skala nyeri 5 dan setelah diberikan intervensi
didapatkan sakla nyeri 2. Kesimpulan : pemberian kompres hangat jahe merah yang
dilakukan 2 kali sehari dalam waktu 3 hari dengan frekuensi waktu 20-30 menit,
dan terapi terapi relaksasi dilakukan 1 kali sehari dalam waktu 3 hari dengan
frekuensi waktu 20 menit, evaluasi yang dilakukan pada hari ketiga, menunjukkan
hasil skala nyeri menurun dan nyeri pada sendi berkurang.
sistem tersendiri yang merupakan sekumpulan orang yang tinggal dalam satu rumah
yang masih mempunyai hubungan kekerabatan. Rheumatoid Arthritis merupakan
penyakit inflamasi sistem kronik yang menyebabkan tulang sendi destruksi,
deformitas, dan mengakibatkan dan mengakibatkan tidakmampuan inflamasi,
kekakuan, pembengkakan dan rasa sakit pada sendi, otot, tendon, ligamen dan
tulang. Penyakit ini dikategorikan secara luas berupa penyakit sendi, keterbatasan
fisik, gangguan tulang belakang, dan kondisi yang disebabkan oleh trauma.
Dukungan keluarga berperan penting dalam asuhan keperawatan yang diberikan.
Untuk mencapai hasil perawatan yang baik, diperlukan implementasi evidence
based nursing. Studi kasus ini bertujuan untuk mempersentasikan implementasi
evidence base nursing dengan terapi kompres hangat jahe merah, terapi rekasasi
otot progresif. Setelah intervensi diberikan, hasil pre dan post menunjukkan
sebelum diberikan intervensi didapat skala nyeri 5 dan setelah diberikan intervensi
didapatkan sakla nyeri 2. Kesimpulan : pemberian kompres hangat jahe merah yang
dilakukan 2 kali sehari dalam waktu 3 hari dengan frekuensi waktu 20-30 menit,
dan terapi terapi relaksasi dilakukan 1 kali sehari dalam waktu 3 hari dengan
frekuensi waktu 20 menit, evaluasi yang dilakukan pada hari ketiga, menunjukkan
hasil skala nyeri menurun dan nyeri pada sendi berkurang.